• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • 4 Makanan yang Harus Dihindari Anak saat Alami Cacar Air

4 Makanan yang Harus Dihindari Anak saat Alami Cacar Air

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani

Halodoc, Jakarta - Sering terjadi pada anak-anak, cacar air adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus varicella zoster. Selain mengonsumsi obat dari dokter secara rutin, proses penyembuhan cacar air juga dapat dipercepat dengan perawatan rumahan yang tepat.

Namun, anak yang alami cacar air mungkin akan mengalami gejala yang lebih parah jika tidak mematuhi pantangan. Salah satu pantangan yang perlu dipatuhi adalah soal makanan. Lalu, makanan pantangan apa yang harus dihindari anak saat alami cacar air?

Baca juga: Ini Perbedaan Cacar pada Orang Dewasa dan Anak-Anak

Pantangan Makanan yang Harus Dihindari saat Cacar Air

Gejala khas cacar air pada anak adalah ruam atau bintil-bintil merah berisi cairan. Bintil tersebut dapat tumbuh di berbagai bagian tubuh. Termasuk di sekitar mulut dan bagian dalamnya, seperti gusi, lidah, tenggorokan, dan pipi bagian dalam. 

Dalam studi yang dipublikasikan di Journal of Clinical Pediatric Dentistry, jumlah ruam dan bintil akibat cacar air yang muncul akan bergantung pada tingkat keparahan infeksi. Jika termasuk ringan, biasanya bintil tidak muncul di dalam mulut. Namun, pada kasus yang parah, bintil bisa tumbuh dalam jumlah banyak di dalam mulut. 

Semakin banyak bintil yang tumbuh di dalam mulut, anak yang terkena cacar air akan semakin malas makan, karena kesulitan mengunyah dan menelan. Oleh karena itu, cara terbaik untuk mengatasi rasa sakit akibat bintil cacar air di dalam mulut adalah mematuhi beberapa pantangan makanan. Jika pantangan makanan tertentu dilanggar, gejala cacar air mungkin akan menjadi lebih parah dan bintil jadi muncul lebih banyak.

Baca juga: Cara Mengatasi Cacar Air pada Bayi

Selain itu, pantangan makanan juga perlu dipatuhi untuk mencegah komplikasi cacar air, yang bisa menyebabkan terjadinya peradangan pada organ tubuh lainnya, misalnya organ pencernaan. Berikut beberapa makanan pantangan yang perlu dihindari:

1. Makanan Tinggi Lemak Jenuh

Makanan dengan kandungan lemak jenuh tinggi, seperti daging, susu full cream, adalah makanan pantangan pertama yang sebaiknya dihindari ketika anak sedang sakit cacar air. Makanan ini dapat meningkatkan peradangan pada tubuh, sehingga ruam yang dialami anak akan semakin parah dan proses penyembuhannya semakin lama.

Selain menghindari konsumsi makanan pantangan ini, anak yang mengidap cacar air juga dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang dingin untuk mengurangi rasa sakit pada tenggorokan. Jika ingin memberikan es krim atau milkshake pada anak, lebih baik pilih es krim dan susu yang rendah lemak atau bahkan tidak mengandung lemak sama sekali.

2. Makanan Asam

Bintil cacar air yang muncul pada tenggorokan bisa menyebabkan peradangan, sehingga tenggorokan bisa terasa sangat kering dan perih ketika menelan makanan. Oleh karena itu, hindari konsumsi makanan asam, seperti misalnya buah jeruk. Sebab, makanan dengan asam yang tinggi akan menyebabkan tenggorokan dan mulut teriritasi semakin parah. Tentunya, ini akan memperlambat proses penyembuhan.

Selain menjadikan makanan yang mengandung asam tinggi sebagai pantangan saat anak terkena cacar air, perhatikan juga makanan kemasan atau minuman ringan yang akan dikonsumsi anak. Jauhkan makanan tersebut jika mengandung asam sitrat, karena akan membuat gejala memburuk, sama seperti ketika mengonsumsi makanan yang kadar asamnya tinggi.

Baca juga: Cacar Air Penyakit Sekali Seumur Hidup, Benarkah?

3. Makanan Pedas dan Asin

Rasa pedas dan asin dalam makanan bisa menyebabkan iritasi pada tenggorokan dan mulut. Saat anak terkena cacar air, makanan-makanan yang terlalu pedas atau asin harus dijadikan pantangan. Sebagai gantinya, berikanlah sup sayuran sehat dengan kaldu sayur yang memiliki kadar natrium lebih rendah, dibandingkan dengan kaldu ayam.

4. Makanan yang Mengandung Arginin

Arginin adalah sejenis protein yang bisa memengaruhi proses replikasi virus cacar air di dalam tubuh. Dalam studi yang dipublikasikan di jurnal Antiviral Chemistry & Chemotherapy, dikemukakan bahwa asam amino arginin memicu proses sintesis protein yang dimanfaatkan oleh virus untuk berkembang biak.

Ketika virus penyebab cacar air bereplikasi, jumlah virus yang menginfeksi permukaan kulit menjadi semakin banyak, sehingga gejala pun jadi semakin parah. Kondisi ini bisa menyebabkan anak yang sakit cacar makin lama sembuhnya. Makanan mengandung arginin yang perlu dihindari saat sakit cacar air di antaranya adalah cokelat, kacang tanah, dan kismis. 

Itulah beberapa makanan pantangan yang perlu dihindari anak yang terkena cacar air. Jika setelah melakukan perawatan rumahan dan menghindari makanan pantangan, gejala cacar air anak tak kunjung membaik, download saja aplikasi Halodoc untuk bertanya pada dokter, kapan dan di mana saja.

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2020. Chickenpox Diet: Foods to Eat, Foods to Avoid.
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Chickenpox - Symptoms and causes.