Advertisement

Mata Merah Sebelah Kiri? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

5 menit
Ditinjau oleh  dr. Budiyanto, MARS   30 Mei 2025

Secara medis, mata merah juga dikenal sebagai injeksi konjungtiva.

Mata Merah Sebelah Kiri? Ini Penyebab dan Cara MengatasinyaMata Merah Sebelah Kiri? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

DAFTAR ISI

  1. Gejala Mata Merah Sebelah Kiri yang Perlu Diwaspadai
  2. Berbagai Penyebab Mata Merah Sebelah Kiri
  3. Langkah-Langkah Pengobatan Mata Merah Sebelah Kiri
  4. Tips Pencegahan Mata Merah Sebelah Kiri
  5. Kapan Harus ke Dokter?
  6. Hubungi Dokter Ini untuk Mengatasi Mata Merah Sebelah Kiri

Mata merah sebelah kiri adalah kondisi umum yang bisa membuat khawatir. Secara medis, kondisi ini dikenal sebagai injeksi konjungtiva, terjadi ketika pembuluh darah kecil di permukaan mata (konjungtiva) melebar dan meradang.

Kondisi ini membuat mata tampak merah atau merah muda. Mata merah sebelah kiri berarti kondisi ini hanya terjadi pada mata kiri.

Meskipun seringkali tidak berbahaya, penting untuk mengetahui penyebabnya agar bisa mendapatkan penanganan yang tepat.

Gejala Mata Merah Sebelah Kiri yang Perlu Diwaspadai

Selain warna merah pada mata, beberapa gejala lain yang mungkin menyertai mata merah sebelah kiri meliputi:

  • Mata terasa gatal
  • Mata berair
  • Sensasi seperti ada pasir di mata
  • Penglihatan kabur
  • Sensitif terhadap cahaya (fotofobia)
  • Keluar kotoran mata (belekan)
  • Kelopak mata bengkak

Kombinasi gejala ini dapat membantu mengidentifikasi penyebab mata merah sebelah kiri.

Berbagai Penyebab Mata Merah Sebelah Kiri

Berikut adalah beberapa penyebab umum mata merah sebelah kiri:

  1. Mata Kering: Kondisi ini terjadi ketika mata tidak menghasilkan cukup air mata atau air mata terlalu cepat menguap. Mata kering dapat menyebabkan iritasi dan kemerahan.
  2. Alergi: Reaksi alergi terhadap serbuk sari, debu, bulu hewan peliharaan, atau zat lainnya dapat menyebabkan mata merah, gatal, dan berair.
  3. Konjungtivitis (Pinkeye): Peradangan pada konjungtiva yang disebabkan oleh infeksi virus, bakteri, atau alergi. Konjungtivitis sangat menular.
  4. Blefaritis: Peradangan pada kelopak mata yang dapat menyebabkan mata merah, gatal, dan sensasi berpasir.
  5. Ulkus Kornea: Luka terbuka pada kornea yang sering disebabkan oleh infeksi bakteri atau virus. Ulkus kornea dapat sangat menyakitkan dan mengancam penglihatan jika tidak diobati.
  6. Pendarahan Subkonjungtiva: Pecahnya pembuluh darah kecil di bawah konjungtiva, menyebabkan bercak merah terang di mata. Kondisi ini seringkali tidak berbahaya dan akan hilang dengan sendirinya.
  7. Uveitis: Peradangan pada lapisan tengah mata (uvea). Uveitis dapat terkait dengan infeksi atau penyakit autoimun dan memerlukan penanganan medis segera.

Baca selengkapnya: Waspada, Ini Berbagai Hal Sepele Penyebab Mata Merah.

Langkah-Langkah Pengobatan Mata Merah Sebelah Kiri

Pengobatan mata merah sebelah kiri tergantung pada penyebabnya. Beberapa langkah umum yang dapat dilakukan meliputi:

  • Kompres dingin: Mengompres mata dengan kain bersih yang dibasahi air dingin dapat membantu mengurangi peradangan dan rasa tidak nyaman.
  • Obat tetes mata: Gunakan obat tetes mata yang dijual bebas (seperti air mata buatan) untuk membantu melumasi mata dan meredakan iritasi. Untuk alergi, obat tetes mata antihistamin dapat membantu.
  • Kebersihan kelopak mata: Jika penyebabnya adalah blefaritis, bersihkan kelopak mata secara teratur dengan sabun lembut dan air hangat.
  • Antibiotik atau antivirus: Jika penyebabnya adalah infeksi bakteri atau virus, dokter mungkin meresepkan antibiotik atau antivirus dalam bentuk obat tetes mata atau salep.
  • Obat antiinflamasi: Dalam kasus uveitis, dokter mungkin meresepkan obat tetes mata steroid atau obat oral untuk mengurangi peradangan.

Penting untuk berkonsultasi dengan dokter mata untuk diagnosis dan pengobatan yang tepat.

Tips Pencegahan Mata Merah Sebelah Kiri

Beberapa langkah pencegahan yang dapat membantu mengurangi risiko mata merah sebelah kiri meliputi:

  • Menjaga kebersihan mata: Cuci tangan secara teratur dan hindari menyentuh mata dengan tangan kotor.
  • Hindari alergen: Jika kamu memiliki alergi, hindari paparan terhadap alergen yang dapat memicu mata merah.
  • Gunakan pelindung mata: Saat bekerja di lingkungan yang berdebu atau berpotensi menyebabkan cedera mata, gunakan kacamata pelindung.
  • Istirahatkan mata: Jika kamu bekerja di depan komputer dalam waktu lama, istirahatkan mata secara teratur dengan mengikuti aturan 20-20-20 (setiap 20 menit, lihat objek sejauh 20 kaki selama 20 detik).
  • Jaga kelembapan udara: Gunakan humidifier untuk menjaga kelembapan udara, terutama di ruangan ber-AC.

Alami mata merah? Begini 7 Cara Ampuh untuk Mengatasi Mata Merah.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera konsultasikan dengan dokter spesialis mata jika kamu mengalami mata merah sebelah kiri disertai dengan gejala berikut:

  • Nyeri mata yang parah
  • Penglihatan berkurang atau kabur
  • Sensitif terhadap cahaya yang ekstrem
  • Mata merah tidak membaik setelah beberapa hari perawatan di rumah
  • Riwayat cedera mata

Gejala-gejala ini bisa menandakan kondisi yang lebih serius yang memerlukan penanganan medis segera.

Hubungi Dokter Ini untuk Mengatasi Mata Merah Sebelah Kiri

Jika kamu mengalami mata merah sebelah kiri yang tidak kunjung membaik, sebaiknya segera hubungi dokter spesialis mata.

Dokter spesialis mata di Halodoc sudah berpengalaman lebih dari 10 tahun, sehingga mereka mampu memberikan penanganan yang tepat.

Jangan khawatir, sebab mereka telah menerima ulasan positif dari pasien-pasien sebelumnya yang mereka tangani.

Berikut ini dokter yang bisa kamu hubungi:

1. dr. Febria Restissa Sp.M

Kamu bisa berkonsultasi pada dr. Febria Restissa Sp.M, seorang lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya pada tahun 2011 dan 2018. 

Ia juga tergabung dalam Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI) dengan nomor STR 1621603323130387 dan kini menjalani praktik di Tangerang, Banten. 

Dengan pengalaman sebagai dokter mata selama 14 tahun, dr. Febria Restissa Sp.M mampu menjawab pertanyaan kamu seputar penanganan gangguan mata, termasuk mata merah sebelah kiri. 

Tak hanya itu, ia juga bisa memberikan konsultasi seputar infeksi mata, gangguan retina, mata bintitan, maupun penglihatan buram.

Chat dr. Febria Restissa Sp.M mulai dari Rp 59.000,- di Halodoc.

2. dr. Cynthia Dewi M M.Biomed, Sp.M

Dokter rekomendasi berikutnya adalah dr. Cynthia Dewi M M.Biomed, Sp.M, alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Udayana pada tahun 2007 dan 2019. 

Saat ini, dr. Cynthia Dewi M M.Biomed, Sp.M berpraktik di Tabanan, Bali, dan merupakan anggota dari Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI). 

Dengan pengalaman selama 17 tahun, dr. Cynthia Dewi M M.Biomed, Sp.M dapat memberikan saran tentang perawatan mata merah secara akurat. 

Selain itu, dr. Cynthia Dewi M M.Biomed, Sp.M juga mampu memberikan konsultasi mengenai mata bintitan, pembuluh darah pecah, penglihatan buram, dan infeksi mata.

Chat dr. Cynthia Dewi M M.Biomed, Sp.M mulai dari Rp 59.000,- di Halodoc

Dokter spesialis mata tersebut siap membantu kamu dalam mengatasi gangguan mata merah sebelah kiri yang kamu alami.

Dengan Halodoc, kamu bisa berkonsultasi dengan dokter kapan saja dan di mana saja.

Tak perlu khawatir jika dokter sedang offline atau tidak tersedia. Sebab, kamu tetap bisa membuat janji konsultasi di lain waktu melalui aplikasi Halodoc.Tunggu apa lagi? Ayo, hubungi dokter di Halodoc sekarang juga!

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2025. Pink eye (conjunctivitis).
Cleveland Clinic. Diakses pada 2025. Pink Eye (Conjunctivitis).
American Academy of Ophthalmology. Diakses pada 2025. Conjunctivitis: What Is Pink Eye?.