
Mengenal 4 Tahap Tidur yang Terjadi Setiap Malam
Tidur memiliki empat tahap yang berlangsung setiap malam, dan masing-masing berperan penting dalam memulihkan energi, memperbaiki sel tubuh, serta menjaga kesehatan otak.

DAFTAR ISI
- Ini 4 Fase Tidur yang Dialami Setiap Hari
- Ciri-Ciri Fase REM Sleep
- Fungsi Penting REM Sleep untuk Kesehatan
- Berapa Lama Durasi REM Sleep yang Ideal?
- Tips Meningkatkan Kualitas REM Sleep
- Gangguan yang Memengaruhi REM Sleep
- Kapan Harus ke Dokter?
Tidur adalah kebutuhan mendasar manusia. Kualitas tidur yang baik sangat penting untuk kesehatan fisik dan mental.
Proses tidur terdiri dari beberapa fase yang berbeda, masing-masing dengan peran dan karakteristiknya sendiri.
Yuk, bahas secara rinci 4 fase tidur yang dialami setiap hari, dengan penekanan khusus pada fase REM (Rapid Eye Movement) dan apa itu REM sleep.
Ini 4 Fase Tidur yang Dialami Setiap Hari
Setiap malam, tubuh melewati siklus tidur yang terdiri dari empat fase utama. Memahami fase-fase ini dapat membantu kita mengoptimalkan kualitas tidur. Keempat fase tersebut adalah:
Tahap 1: Transisi dari Terjaga ke Tidur
Fase ini adalah periode transisi singkat antara terjaga dan tidur.
Otot mulai rileks, detak jantung dan pernapasan melambat. Tahap ini berlangsung sekitar 5-10 menit.
Tahap 2: Tidur Ringan
Pada tahap ini, tubuh semakin rileks, suhu tubuh menurun, dan gelombang otak melambat. Tidur ringan berlangsung sekitar 20 menit.
Tahap 3: Tidur Nyenyak
Tahap ini adalah fase tidur yang paling dalam dan penting untuk pemulihan fisik. Pada tahap ini, gelombang otak sangat lambat, dan tubuh sulit dibangunkan.
Tidur nyenyak sangat penting untuk merasa segar di pagi hari.
Tahap 4: REM (Rapid Eye Movement)
REM adalah singkatan dari Rapid Eye Movement, yang berarti gerakan mata cepat. REM sleep adalah fase tidur di mana aktivitas otak sangat mirip dengan saat kita terjaga.
Selama fase REM, mata bergerak cepat dari sisi ke sisi di bawah kelopak mata yang tertutup.
Fase REM ditandai dengan gerakan mata yang cepat, aktivitas otak yang meningkat, dan mimpi yang jelas. Pernapasan menjadi lebih cepat dan tidak teratur, dan detak jantung meningkat. Fase REM penting untuk pembelajaran, memori, dan regulasi emosi.
Menurut Kemenkes RI, tidur yang berkualitas, termasuk fase REM yang cukup, sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh dan pikiran. Kurang tidur dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, seperti penurunan konsentrasi, gangguan mood, dan peningkatan risiko penyakit kronis.
Kamu perlu tahu juga, Inilah Alasan Gangguan Tidur Membahayakan Kesehatan
Ciri-Ciri Fase REM Sleep
Fase REM sleep (rapid eye movement) merupakan salah satu tahap tidur yang paling kompleks dan aktif. Pada fase ini, tubuh tampak istirahat total, tetapi otak bekerja sangat aktif. Berikut ciri-ciri fase REM sleep yang lebih lengkap:
1. Gerakan mata yang sangat cepat
Inilah ciri paling khas. Bola mata bergerak cepat ke berbagai arah di balik kelopak mata. Gerakan ini terjadi karena otak sedang memproses visualisasi mimpi dan aktivitas memori.
2. Aktivitas otak meningkat drastis
Gelombang otak selama REM sangat mirip dengan kondisi saat terjaga. Itulah mengapa fase ini disebut “tidur aktif”. Pusat memori, emosi, dan kreativitas bekerja sangat intens pada tahap ini.
3. Mimpi yang sangat jelas dan vivid
Sebagian besar mimpi kompleks, beralur, atau penuh emosi terjadi di fase REM. Ini karena bagian otak pengolah emosi (amigdala) dan pusat memori bekerja kuat saat REM.
4. Otot tubuh sangat rileks (Atonia)
Pada fase ini, tubuh mengalami kondisi atonia, yaitu otot-otot lumpuh sementara. Ini adalah mekanisme alami agar kamu tidak menggerakkan tubuh mengikuti mimpi, sehingga terhindar dari cedera.
5. Pernapasan dan detak jantung tidak teratur
Selama REM, aktivitas sistem saraf meningkat sehingga detak jantung dapat naik turun. Pernapasan menjadi cepat, dangkal, atau tidak beraturan, mirip seperti ketika kamu sedang beraktivitas atau mengalami emosi kuat.
6. Peningkatan aliran darah ke otak
Otak membutuhkan energi lebih banyak pada fase ini sehingga aliran darah meningkat. Ini mendukung proses pemulihan kognitif dan pembentukan memori.
7. Waktu REM bertambah di siklus tidur terakhir
Pada malam hari, durasi REM semakin panjang menjelang pagi. Itulah sebabnya mimpi pagi hari terasa lebih vivid dan mudah diingat.
Fungsi Penting REM Sleep untuk Kesehatan
Fase REM bukan sekadar waktu tubuh beristirahat, ini adalah tahap pemulihan otak yang sangat penting.
REM sleep berperan besar dalam kognisi, mood, hingga kesehatan saraf. Berikut beberapa fungsinya yang lebih lengkap:
1. Konsolidasi memori
Pada fase REM, otak mengolah dan menyortir informasi baru yang didapat sepanjang hari. Kenangan penting diperkuat, sedangkan informasi tidak penting dibuang.
Karena itu, tidur REM yang cukup berhubungan dengan kemampuan mengingat yang lebih baik.
2. Mendukung pembelajaran dan kreativitas
REM membantu otak menghubungkan ide-ide yang berbeda sehingga meningkatkan kemampuan memecahkan masalah dan berpikir kreatif. Inilah alasan banyak orang menemukan solusi atau ide baru setelah tidur.
3. Regulasi emosi
Selama REM, otak memproses pengalaman emosional dan meredam stress reactivity. Ini membantu menjaga kestabilan mood, mengurangi kecemasan, dan mencegah overacting terhadap hal-hal kecil di siang hari.
4. Perkembangan otak anak
Durasi REM pada bayi dan anak jauh lebih lama dibanding orang dewasa. REM sleep berfungsi membentuk sinapsis baru, mendukung perkembangan bahasa, kognitif, dan kemampuan sensori-motorik.
5. Pemulihan sistem saraf
Fase REM membantu menjaga keseimbangan neurotransmitter, memperbaiki jaringan saraf, dan meningkatkan fungsi kognitif jangka panjang.
6. Mendukung kesehatan mental
Kurang REM dikaitkan dengan meningkatnya risiko depresi, gangguan kecemasan, dan sulit mengontrol emosi. Fase ini seperti “reset emosional” tubuh.
Kamu alami sulit tidur di malam hari? Coba pakai aromatherapy, sebab Tak Hanya Wangi, Ini 5 Manfaat Aromaterapi bagi Kesehatan Tubuh.
Berapa Lama Durasi REM Sleep yang Ideal?
Durasi REM sleep bervariasi pada setiap orang, tetapi biasanya terjadi beberapa kali dalam semalam, dengan durasi yang semakin panjang setiap siklusnya.
Secara umum, fase REM menyumbang sekitar 20-25% dari total waktu tidur orang dewasa.
Idealnya, seseorang membutuhkan sekitar 90-120 menit REM sleep setiap malam.
Tips Meningkatkan Kualitas REM Sleep
Berikut adalah beberapa tips yang dapat membantu meningkatkan kualitas REM sleep:
- Jaga jadwal tidur yang teratur: Tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap hari, bahkan di akhir pekan.
- Ciptakan lingkungan tidur yang nyaman: Pastikan kamar tidur gelap, tenang, dan sejuk.
- Hindari kafein dan alkohol sebelum tidur: Zat-zat ini dapat mengganggu siklus tidur.
- Olahraga teratur: Aktivitas fisik dapat meningkatkan kualitas tidur, tetapi hindari berolahraga terlalu dekat dengan waktu tidur.
- Kelola stres: Teknik relaksasi seperti meditasi dan yoga dapat membantu mengurangi stres dan meningkatkan kualitas tidur.
Gangguan yang Memengaruhi REM Sleep
Beberapa gangguan tidur dapat memengaruhi fase REM, seperti:
- Insomnia: Kesulitan untuk tidur atau tetap tertidur.
- Sleep apnea: Gangguan pernapasan saat tidur.
- Narkolepsi: Gangguan neurologis yang menyebabkan rasa kantuk berlebihan di siang hari dan serangan tidur yang tiba-tiba.
- REM sleep behavior disorder (RBD): Gangguan di mana seseorang bertindak seperti sedang bermimpi selama fase REM.
Mau tahu apa saja obat yang aman untuk atasi insomnia? Simak selengkapnya, Jenis Obat yang Aman untuk Mengatasi Insomnia
Kapan Harus ke Dokter?
Jika mengalami masalah tidur yang berkelanjutan atau mengganggu aktivitas sehari-hari, segera konsultasikan dengan psikiater.
Psikiater dapat membantu mengidentifikasi penyebab masalah tidur dan merekomendasikan pengobatan yang sesuai.
Konsultasi dengan dokter kini lebih mudah dan praktis melalui Halodoc.
Jangan khawatir, dokter di Halodoc tersedia 24 jam sehingga kamu bisa menghubunginya kapan pun dan dimana pun. Tunggu apa lagi? Klik banner di bawah ini untuk menghubungi dokter terpercaya:

Kamu bisa beli obat online atau produk kesehatan lainnya dengan praktis dan mudah di Apotek Online Halodoc.
Toko Kesehatan Halodoc Produknya 100% asli dan tepercaya. Tanpa perlu antre, obat bisa diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat dari lokasi kamu berada.
Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga dan dapatkan obat dari apotek 24 jam terdekat!


