Advertisement

Mengenal Manfaat dan Prosedur Pemeriksaan Troponin T

6 menit
Ditinjau oleh  dr. Budiyanto, MARS   17 November 2025

Pemeriksaan troponin T penting untuk mendiagnosis serangan jantung, dan masalah jantung lainnya.

Mengenal Manfaat dan Prosedur Pemeriksaan Troponin TMengenal Manfaat dan Prosedur Pemeriksaan Troponin T

DAFTAR ISI


Tes troponin adalah pemeriksaan laboratorium untuk mengukur kadar troponin dalam darah. Troponin adalah protein yang muncul dalam darah hanya ketika otot jantung mengalami kerusakan. Salah satu jenis protein yang kadarnya akan meningkat saat jantung rusak adalah troponin T.

Nah, dokter bisa melakukan pemeriksaan kadar troponin T untuk membantu mendeteksi apakah kamu mengalami serangan jantung.

Dengan tes tersebut, dokter juga bisa segera memberikan pengobatan yang tepat pada pengidap. Yuk, simak manfaat dan prosedur pemeriksaan troponin T berikut ini!

Mengenal Pemeriksaan Troponin T dan Manfaatnya

Troponin adalah sejenis protein yang ditemukan di otot jantung. Dalam keadaan normal, protein tersebut biasanya tidak ditemukan dalam darah.

Ketika terjadi kerusakan pada otot jantung, troponin akan ‘bocor’ dan muncul dalam aliran darah. Seiring meningkatnya kerusakan, jumlah troponin yang dilepaskan dalam darah menjadi lebih banyak.

Sebenarnya ada tiga jenis troponin, yaitu troponin C, I, dan T. Ketiga jenis ini terdapat pada otot jantung dan rangka.

Namun, dua jenis troponin jantung yang lebih mudah terdeteksi setelah kerusakan otot jantung adalah:

  • Troponin I (cTnI). Jenis troponin ini spesifik untuk otot jantung.
  • Troponin T (cTnT). Troponin T memang ada pada otot jenis lain di tubuh, tapi jumlahnya sangat terbatas. Protein tersebut di otot jantung juga memiliki struktur yang sedikit berbeda dengan otot lain di tubuh.

Nah, manfaat pemeriksaan troponin T adalah untuk mendeteksi penyakit jantung yang dialami seseorang.

Kadar troponin yang tinggi dalam darah biasanya berarti orang tersebut sedang atau baru saja mengalami serangan jantung.

Kadar protein tersebut biasanya meningkat tajam dalam waktu 3-12 jam setelah serangan jantung dan mencapai puncaknya sekitar 24 jam setelah hal itu terjadi. Mereka juga akan tetap tinggi selama beberapa hari. 

Serangan jantung terjadi ketika aliran darah ke jantung tersumbat. Penyumbatan ini bisa berakibat fatal. Namun, diagnosis dan pengobatan yang cepat dapat menyelamatkan hidup pengidap. 

Selain mendiagnosis serangan jantung, pemeriksaan troponin T juga bermanfaat untuk memantau angina. Ini adalah suatu kondisi yang membatasi aliran darah ke jantung dan menyebabkan nyeri dada. Angina terkadang juga menyebabkan serangan jantung.

Apa saja gejala serangan jantung yang perlu diwaspadai? Baca di sini: Bukan Cuma Nyeri Dada, Ini 13 Gejala Serangan Jantung Lainnya

Mengapa Perlu Pemeriksaan Troponin?

Pemeriksaan troponin diperlukan untuk:

  • Mendeteksi serangan jantung: Kadar troponin yang tinggi dalam darah seringkali menjadi indikasi kuat terjadinya serangan jantung.
  • Mengevaluasi nyeri dada: Jika seseorang mengalami nyeri dada, pemeriksaan troponin dapat membantu dokter menentukan apakah nyeri tersebut disebabkan oleh masalah jantung atau bukan.
  • Menilai kerusakan otot jantung: Pemeriksaan ini membantu menilai tingkat kerusakan otot jantung akibat kondisi seperti miokarditis (peradangan otot jantung).
  • Memantau kondisi jantung: Pada pasien dengan penyakit jantung yang sudah ada, pemeriksaan troponin dapat digunakan untuk memantau kondisi dan respons terhadap pengobatan.
  • Diagnosis Banding: Membantu membedakan penyebab nyeri dada lainnya seperti angina tidak stabil.

Prosedur Pemeriksaan Troponin

Berikut prosedur pemeriksaannya:

  • Pemeriksaan troponin T dilakukan dengan cara mengambil sampel darah dari pasien. 
  • Petugas medis profesional akan memasukkan jarum kecil ke pembuluh darah di lengan pasien, kemudian sejumlah kecil darah akan dikumpulkan ke dalam tabung reaksi atau vial.
  • Setelah itu, sampel akan dianalisis di laboratorium. Bila kadar troponin cukup tinggi, itu adalah pertanda kerusakan jantung yang jelas. 

Tes ini troponin T bisa dilakukan setelah kamu didiagnosis mengidap serangan jantung dan dirawat di rumah sakit.

Pengujian biasanya diulang dua kali atau lebih dalam periode 24 jam. Ini dilakukan untuk melihat apakah ada perubahan kadar troponin dari waktu ke waktu.

Kadar troponin I biasanya akan tetap tinggi setidaknya 5-7 hari setelah serangan jantung. Sedangkan kadar troponin T bisa bertahan lebih lama dan akan tetap tinggi hingga tiga minggu setelah serangan jantung.

Dada sakit sebelah kanan, benarkah sakit jantung? Baca di sini: Dada Sakit Sebelah Kanan Tanda Awal Serangan Jantung, Benarkah?

Bagaimanakah Hasil Pemeriksaan Troponin Dibaca?

Hasil pemeriksaan troponin biasanya dilaporkan sebagai kadar troponin dalam darah. Nilai normal troponin bervariasi tergantung pada laboratorium yang digunakan, tetapi umumnya, kadar troponin yang sangat rendah dianggap normal.

  • Kadar normal: Kadar troponin yang normal umumnya sangat rendah, dan peningkatan di atas nilai normal menunjukkan adanya kerusakan otot jantung.
  • Kadar tinggi: Kadar troponin yang tinggi menunjukkan adanya kerusakan pada otot jantung. Semakin tinggi kadarnya, semakin besar kemungkinan terjadi kerusakan yang signifikan.

Dokter akan mempertimbangkan kadar troponin bersama dengan gejala dan hasil pemeriksaan lainnya untuk membuat diagnosis.

Faktor-Faktor yang Dapat Mempengaruhi Troponin

Beberapa faktor dapat memengaruhi kadar troponin dalam darah, antara lain:

  • Usia: Kadar troponin cenderung meningkat seiring bertambahnya usia.
  • Penyakit ginjal: Pasien dengan penyakit ginjal kronis mungkin memiliki kadar troponin yang lebih tinggi.
  • Obat-obatan: Beberapa obat dapat memengaruhi kadar troponin.
  • Kondisi medis lain: Kondisi seperti sepsis, gagal jantung, dan stroke juga dapat menyebabkan peningkatan kadar troponin.

Itulah penjelasan mengenai pemeriksaan troponin T. Bila kamu tiba-tiba mengalami nyeri dada, atau nyeri di bagian tubuh lain, seperti lengan, punggung, hingga leher, konsultasikan saja langsung pada dokter spesialis penyakit dalam di Halodoc. Dokter dapat membantu memberikan saran dan pengobatan yang paling sesuai untuk kondisimu.

Jangan khawatir, dokter di Halodoc tersedia 24 jam sehingga kamu bisa menghubunginya kapan pun dan dimana pun. Tunggu apa lagi? Klik banner di bawah ini untuk menghubungi dokter terpercaya:

Kamu bisa beli obat online atau produk kesehatan lainnya dengan praktis dan mudah di Apotek Online Halodoc

Toko Kesehatan Halodoc Produknya 100% asli dan tepercaya. Tanpa perlu antre, obat bisa diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat dari lokasi kamu berada. 

Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang juga dan dapatkan obat dari apotek 24 jam terdekat!

Referensi:
Medline Plus. Diakses pada 2025. Troponin Test.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2025. Troponin Test.

FAQ

1. Apakah troponin adalah penanda yang bisa berubah hanya karena kurang tidur?

Ya. Beberapa studi menunjukkan bahwa kurang tidur ekstrem dapat meningkatkan stres kardiovaskular ringan sehingga troponin adalah biomarker yang bisa naik meski tidak ada serangan jantung.

2. Benarkah troponin adalah biomarker yang juga dipengaruhi oleh latihan intensitas tinggi?

Benar. Setelah olahraga berat, sebagian orang mengalami kenaikan troponin sementara, sehingga troponin adalah indikator yang bisa berubah tanpa adanya kerusakan jantung permanen.

3. Apakah troponin adalah protein yang dapat menurun lebih lambat pada orang dengan gangguan ginjal?

Iya. Pada pasien gangguan ginjal, pembuangan troponin lebih lambat, sehingga troponin adalah biomarker yang dapat tetap tinggi meski jantung tidak sedang mengalami cedera akut.

4. Apakah troponin adalah penanda yang sensitivitasnya bisa dipengaruhi oleh suhu tubuh?

Ya. Perubahan suhu ekstrem dapat memengaruhi kestabilan otot jantung dan metabolisme sel, sehingga troponin adalah indikator yang bisa menunjukkan variasi kecil pada kondisi tersebut.

5. Apakah troponin adalah protein yang dapat menunjukkan stres jantung akibat infeksi virus tertentu?

Bisa. Pada beberapa infeksi seperti influenza berat atau COVID-19, sel jantung dapat mengalami stres ringan sehingga troponin adalah penanda yang kadang meningkat meski tanpa gejala jantung khas.