• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Menstruasi Lancar dengan Konsumsi Makanan Ini

Menstruasi Lancar dengan Konsumsi Makanan Ini

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim

Halodoc, Jakarta - Menstruasi kerap menjadi masalah yang mengganggu sebagian besar wanita. Pasalnya, tidak semua wanita menjalani menstruasi yang normal, seperti periode yang lancar dan tanpa masalah yang berarti seperti kram perut hingga mual dan muntah. Bahkan, beberapa wanita mengaku menstruasi kerap menjadi momok, karena rasa sakitnya yang dapat mengganggu aktivitas. 

Pada kasus terlambatnya menstruasi, faktor hormonal disinyalir menjadi penyebab utamanya. Namun, beberapa alasan seperti stres, makan berlebihan, kurangnya aktivitas fisik juga bisa memengaruhi periode menstruasi. 

Makanan Pelancar Menstruasi

Sebagian wanita memutuskan mengonsumsi obat agar menstruasi bisa datang tepat waktu. Akan tetapi, sebenarnya kamu tidak harus selalu bergantung pada obat. Ada beberapa makanan sehat yang bisa membantu melancarkan menstruasi kamu. Apa saja? 

  • Kacang Almond

Kacang almond dan kenari menjadi camilan yang pas jika kamu ingin mendapatkan menstruasi lancar tanpa adanya gejala yang menyiksa setelahnya. Laman NDTV Food mengungkapkan, kedua jenis kacang ini kaya serat dan protein yang baik untuk melancarkan menstruasi dan meningkatkan kesuburan.

Baca juga: Menstruasi Tidak Teratur, Apa yang Harus Dilakukan?

  • Kunyit

Bahan rempah satu ini memang sangat kaya manfaat. Selain sebagai penyedap dan penguat rasa masakan, kunyit berperan sebagai stimulator aliran darah di rahim dan daerah panggul. Efek antispasmodiknya membantu memperluas rahim, yang menjadi tanda hadirnya menstruasi. Mengonsumsi kunyit dengan air panas atau susu bisa membantu melancarkan menstruasi. 

  • Nanas

Nanas menjadi buah dengan kandungan bromelain enzim yang dipercaya memengaruhi estrogen dan hormon lainnya. Studi yang diterbitkan dalam Journal of the Pakistan Medical Association menunjukkan bahwa bromelain membantu mengurangi peradangan. Ini artinya, nanas membantu memerangi penyebab terlambatnya menstruasi karena peradangan atau inflamasi. 

Baca juga: Wanita Perlu Tahu, Ini 2 Jenis Gangguan Menstruasi

  • Vitamin C

Vitamin C atau asam askorbat, dapat membantu menginduksi menstruasi. Vitamin C disinyalir mampu meningkatkan kadar estrogen dan menurunkan kadar progesteron. Ini akan membuat rahim mengalami kontraksi dan memicu terjadinya menstruasi. 

Kamu bisa mendapatkan asupan vitamin C dari beberapa jenis buah-buahan, seperti jeruk, lemon, atau buah beri. Bisa juga dengan mengonsumsi sayuran seperti brokoli, bayam, dan tomat. Apabila kamu memilih untuk makan suplemen, waspada penggunaannya yang terlalu berlebihan, karena bisa mengakibatkan efek samping yang membahayakan. 

  • Teh Peterseli

Dilansir dari Healthline, peterseli memiliki kandungan vitamin C yang tinggi serta apiol yang dapat membantu merangsang kontraksi uterus. Namun, apiol bisa memicu dampak negatif pada ibu hamil dan menyusui serta memiliki masalah ginjal, jadi konsumsinya tidak dianjurkan.

Baca juga: Siklus Menstruasi Tidak Normal, Kapan Harus ke Dokter?

Menstruasi yang tidak lancar dapat mengganggu dan membuat tidak nyaman. Perut terasa kembung dan penuh, sehingga aktivitas menjadi tidak maksimal. Kalau kamu sudah merasa tidak nyaman dengan terlambatnya menstruasi dan tidak terbantu dengan konsumsi makanan tadi, saatnya kamu memeriksakan kondisi kesehatanmu. 

Kalau kamu belum sempat ke rumah sakit, kamu bisa bertanya pada dokter apa tindakan penanganan yang bisa dilakukan untuk membuat menstruasi menjadi lancar kembali. Pakai saja aplikasi Halodoc, jadi kamu bisa chat dengan dokter setiap saat tanpa harus keluar rumah. Aplikasi Halodoc juga bisa kamu pakai agar lebih mudah kala berobat ke rumah sakit terdekat.

Referensi: 
NDTV Food. Diakses pada 2020. Top 7 Foods that Induce Menstruation: Induce Periods, the Natural Way.
Healthline. Diakses pada 2020. 12 Natural Ways to Induce a Period.
Journal of the Pakistan Medical Association. Diakses pada 2020. Therapeutic Uses of Pineapple-Extracted Bromelain in Surgical Care.