• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Pasang Ring Jantung, Cecep Reza Meninggal saat Tidur

Pasang Ring Jantung, Cecep Reza Meninggal saat Tidur

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta - Salah satu artis Tanah Air, Cecep Reza meninggal akibat penyakit jantung.  Setelah pemasangan ring, Cecep Reza dikabarkan meninggal ketika sedang tidur. Penyakit jantung yang menjadi penyebabnya tutup usia disebut sudah diidapnya sejak lama. Namun, kepergian Cecep Reza terjadi tepat sepekan setelah operasi pemasangan ring jantung. 

Setelah operasi tersebut, ia sempat dinyatakan sembuh setelah menjalani. Namun, kenyataan berkehendak lain. Hanya satu minggu setelah ia menjalani operasi jantung, artis sinetron yang terkenal dengan peran nakalnya ini dinyatakan meninggal pada usia muda, yaitu 31 tahun. 

Serangan Jantung di Usia Muda

Penyakit jantung dulu begitu identik dengan usia lanjut, sehingga lebih akrab disapa dengan penyakit tua. Namun, semakin berkembangnya zaman dan terjadinya pergeseran pola hidup, penyakit jantung juga bisa terjadi pada usia muda. Seperti halnya Cecep yang turut mengalami serangan jantung sebelum meninggal. Bahkan, penyakit jantung tidak melulu dikaitkan dengan riwayat keluarga, melalui faktor risiko seseorang bisa terserang penyakit yang mematikan ini. 

Baca juga: 3 Jenis Serangan Jantung yang Perlu Diwaspadai

Beberapa faktor yang meningkatkan risiko terjadinya serangan jantung di usia muda termasuk tekanan darah tinggi, pola hidup dan pola makan yang tidak sehat, kolesterol tinggi, memiliki berat badan berlebih atau obesitas, stres, hingga melakukan kebiasaan buruk seperti merokok. 

Waspada, karena serangan jantung bisa terjadi setiap saat meski tidak disertai gejala sebelumnya, jadi pastikan kamu selalu membiasakan pola hidup sehat. Tanyakan semua masalah kesehatan langsung pada dokter ahli melalui aplikasi Halodoc untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat. Kini, kamu bisa bertanya pada dokter ahli kapan pun dan di mana pun. 

Serangan Jantung dan Penyebab Lain Orang Meninggal ketika Tidur

Ternyata, serangan jantung menjadi salah satu penyebab penyakit yang dapat membuat orang meninggal ketika sedang tidur, seperti yang dialami oleh Cecep. Tidak hanya itu, beberapa penyakit ini memiliki risiko yang sama tingginya dalam menyebabkan kematian ketika pengidapnya sedang terlelap. Apa saja?

  • Sleep Apnea

Gangguan tidur ini terjadi ketika seseorang mengalami henti napas lebih dari satu kali ketika tidur. Apabila masalah ini bertambah parah, tubuh akan gagal menarik napas lagi setelah mengalami kondisi tertahan yang menyebabkan sistem pernapasan terhenti, sehingga mengakibatkan kematian pada seseorang ketika sedang tidur. Obesitas, masalah jantung, termasuk gagal jantung menjadi faktor risiko seseorang mengalami sleep apnea. 

Baca juga: Bagaimana Mengenali Gejala Serangan Jantung?

  • Keracunan Karbon Monoksida

Dari luar tubuh, ada pula hal yang menyebabkan seseorang meninggal ketika sedang tidur, yaitu keracunan karbon monoksida. Gas ini tidak memiliki bau dan warna, kebanyakan berasal dari pemanas air, panggangan, kompor, hingga tidur dalam keadaan mesin mobil yang menyala. Jika seseorang menghirup gas ini secara berlebihan, bisa mengakibatkan kematian. 

  • Penggumpalan Darah

Penggumpalan darah pada kebanyakan kasus tidak menyebabkan kondisi medis yang membahayakan, karena akan mengalami proses penguraian dengan sendirinya. Namun, apabila gumpalan yang terjadi terlalu besar akan menghalangi aliran darah. Apabila aliran yang mengalami hambatan adalah pembuluh darah yang menuju jantung atau otak bisa mengakibatkan kematian ketika tidur. 

Baca juga: 4 Penyebab Serangan Jantung yang Tidak Disadari

Demi menjaga tubuh agar selalu sehat dan terhindar dari berbagai jenis penyakit, yaitu miliki gaya hidup yang sehat, atur pola makan agar bebas dari obesitas, istirahat yang cukup, dan hindari kebiasaan merokok.

Referensi: 
WebMD. Diakses pada 2019. High Cholesterol in Children.
New Health Advisor. Diakses pada 2019. Dying in Your Sleep. 
American Heart Association. Diakses pada 2019. About Heart Attacks.