• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Penyebab Ginjal Dapat Alami Pembengkakan

Penyebab Ginjal Dapat Alami Pembengkakan

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia
undefined

Halodoc, Jakarta - Pernah mengalami gangguan pada proses buang air kecil seperti sulit atau jadi jarang buang air kecil? Sebaiknya tidak mengabaikan kondisi ini karena bisa menjadi gejala dari pembengkakan ginjal. Di dalam dunia medis, kondisi ini disebut hidronefrosis yang terjadi akibat penumpukan urine, yaitu ketika urine tidak mampu mengalir dari ginjal ke kandung kemih. 

Hidronefrosis bisa terjadi pada salah satu ginjal, namun tidak menutup kemungkinan dua ginjal bisa mengalaminya. Pembengkakan ginjal ini bukan penyakit utama, biasanya ia hadir karena adanya penyakit lain yang sedang menyerang tubuh. Jika ditangani sesegera mungkin penyakit ini jarang bisa menyebabkan komplikasi. Namun, jika tidak mendapat perawatan tepat, ia bisa berpotensi menyebabkan infeksi saluran kemih serta luka parut pada ginjal yang kemudian mengarah pada gagal ginjal.

Baca juga: Sakit Ginjal Tanpa Cuci Darah, Mungkinkah? 

Gejala Pembengkakan Ginjal

Tidak hanya mengganggu proses buang air kecil, kondisi ini bisa sebabkan gejala lain, yakni: 

  • Rasa sakit pada perut dan panggul;

  • Mual dan muntah;

  • Sulit mengosongkan kandung kemih;

  • Sakit saat buang air kecil;

  • Hematuria;

  • Jarang mengeluarkan urine, atau urine keluar dengan aliran yang lemah.

  • Gejala infeksi saluran kemih, dengan tanda urine berwarna gelap, aliran urine lemah, menggigil, demam, atau rasa terbakar saat mengeluarkan urine.

Sementara itu, jika bayi yang alami kondisi ini maka akan jarang ditemui gejala. Namun, ketika bayi mengalami demam tanpa penyebab jelas, perlu dicurigai sebagai gejala hidronefrosis. Pada beberapa orang dewasa pun kondisi ini bisa saja tidak menyebabkan sama sekali. 

Punya beberapa gejala di atas? Segera periksakan diri ke rumah sakit untuk melakukan diagnosis sehingga perawatan yang tepat bisa dilakukan. Buat janji dengan dokter kini bisa lebih mudah dilakukan dengan aplikasi Halodoc. Tanpa perlu antre, kamu bisa langsung datang ke rumah sakit dan melakukan pemeriksaan. 

Baca juga: 5 Tanda Awal Gagal Ginjal yang Perlu Diketahui 

Apa Saja Penyakit Penyebab Pembengkakan Ginjal?

Pembengkakan ginjal umumnya terjadi akibat kembalinya cairan urine ke ginjal dan aliran yang tersumbat menjadi penyebab umum dari komplikasi ini. Namun, beberapa penyakit dan kondisi lain juga bisa sebabkan kondisi ini, yaitu:

  • Batu Ginjal. Akibat batu ginjal, maka ginjal membengkak karena batu dapat menghalangi urine menuju ureter. Ketika batu ginjal menghalangi urine yang sedang mengalir ke ureter, urine kembali lagi menuju ginjal sehingga terjadilah pembengkakan. 

  • Penyakit Ginjal Bawaan. Umumnya, mereka yang memiliki penyakit ginjal bawaan akan menderita kelainan pada ginjal mereka, bisa pada satu sisi atau kedua ginjalnya. Kondisi ini bisa terjadi karena seseorang lahir dengan satu ginjal, atau karena adanya kista pada ginjal. 

Baca juga: Ini Cara Sederhana untuk Cegah Penyakit Ginjal 

  • Penggumpalan Darah. Tidak hanya di arteri atau vena, gumpalan darah juga bisa terbentuk di ginjal. Munculnya gumpalan darah ini akan menyebabkan ginjal tidak mampu berfungsi sebagai mestinya sehingga saat mengeluarkan urine jadi terhalang. 

  • Kehamilan. Nyatanya ibu hamil juga berisiko mengalami hidronefrosis atau pembengkakan pada ginjal. Hal ini karena selama hamil akan terjadi peningkatan hormon progesteron yang kemudian memengaruhi secara tidak langsung terhadap ureter. Akibat yang muncul adalah penurunan tonus (kemampuan otot untuk tetap berkontraksi) ureter yang menyebabkan aliran urine terganggu. 

  • Infeksi Saluran Kencing. Saat alami infeksi saluran kemih, maka peradangan pada saluran kemih terjadi sehingga aliran urine terganggu. Aliran urine yang terganggu ini kemudian memicu terjadinya refluks urine sehingga menyebabkan hidronefrosis.

Referensi:
National Kidney Foundation. Diakses pada 2019. Hydronephrosis.
NHS Choices UK. Diakses pada 2019. Hydronephrosis.