• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Pola Hidup untuk Pengidap Hernia Hiatus

Pola Hidup untuk Pengidap Hernia Hiatus

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia

Halodoc, Jakarta - Batuk, muntah, mengejan saat buang air besar, dan mengangkat benda yang terlalu berat adalah beberapa aktivitas yang bisa memberikan banyak tekanan pada otot di sekitar lambung. Aktivitas tersebut diduga menjadi penyebab dari hernia hiatus. Akibat aktivitas tadi, maka ini memungkinkan lambung untuk mendesak dan mendorong masuk melalui diafragma, sehingga terjadilah hernia hiatus.

Apabila bagian yang menonjol masih kecil, hiatus hernia umumnya tidak menyebabkan bahaya. Namun jika ia semakin membesar, makanan dan asam lambung bisa kembali ke kerongkongan dan menimbulkan sensasi terbakar di dada. Ada beberapa pola hidup juga yang harus dilakukan pengidap hernia hiatus saat mengalaminya.

Baca juga: Ketahui 7 Gejala Awal dari Hernia Hiatus

Pola Hidup Sehat Meringankan Hernia Hiatus

Pengidap hernia hiatus paling sering mengalami acid reflux. Oleh karena itu, beberapa perubahan pola makan dan pola hidup lain bisa membantu mengurangi gejala penyakit ini. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat makan, yaitu:

  • Pastikan kamu mengonsumsinya dalam porsi kecil tapi sering. Langkah ini bisa membantu meringankan gejala dibandingkan dengan makan dengan porsi besar 3 kali sehari.

  • Hindari konsumsi makanan berat atau makanan ringan beberapa jam sebelum tidur.

  • Hindari membungkuk atau berbaring setelah makan.

  • Hindari jenis makanan yang bisa sebabkan heartburn, seperti makanan pedas, cokelat, makanan yang mengandung tomat, kafein, bawang bombay, buah-buahan sitrus, dan alkohol.

Sementara itu, beberapa pola hidup lain yang bisa diterapkan, antara lain:

  • Mempertahankanlah berat badan yang ideal;

  • Berhenti merokok;

  • Tinggikan posisi kepala ketika tidur sekitar 15 cm;

  • Jangan mengangkat beban berat sendirian, dan minta bantuan kepada orang lain; 

  • Hindari mengejan atau memberi tekanan pada dinding perut.

Baca juga:   5 Tes untuk Diagnosis Hernia Hiatus

Langkah Pengobatan Hernia Hiatus

Hernia jenis ini terkadang bisa menyebabkan bagian lambung terjepit sehingga peredaran darah ke lambung terhambat. Jika kondisi ini terjadi, maka ia membutuhkan operasi. Gejala lain yang terjadi bersamaan dengan hernia berupa sakit dada, yang harus dievaluasi secara tepat. Gejala gastroesophageal reflux disease (GERD), seperti heartburn juga perlu diobati. 

Ada beberapa obat yang bisa diberikan untuk pengidap hernia hiatus, seperti: 

  • Antasida untuk menetralkan asam lambung;

  • H2-receptor blocker, yang menurunkan produksi asam lambung;

  • Proton Pump Inhibitors, untuk mencegah produksi asam lambung, sehingga memberikan waktu untuk penyembuhan pada esofagus.

Jika kondisinya tergolong membahayakan, maka hernia hiatus membutuhkan operasi. Ini biasanya dilakukan saat obat tidak membantu meredakan heartburn dan refluks asam (acid reflux), maupun adanya komplikasi seperti peradangan berat atau penyempitan dari esofagus. Pembedahan dilakukan untuk memperbaiki hernia hiatus seperti mengembalikan lambung ke dalam rongga perut, mengecilkan celah pada diafragma (hiatus), operasi rekonstruksi pada sfingter esofagus, maupun mengangkat kantung hernia.

Tindakan pembedahan yang dilakukan bisa dilakukan secara laparoskopi (dengan alat operasi khusus dan kamera kecil yang dimasukkan melalui sayatan kecil pada perut) ataupun dengan trakeostomi (insisi, sayatan besar maupun standar pada dada atau perut)

Komplikasi Hiatus Hernia

Jika seseorang yang mengidap hernia hiatus tidak mendapatkan perawatan yang tepat, maka kondisi ini memicu peradangan atau timbul luka, baik pada lapisan kerongkongan (esofagus), maupun lambung. Akibatnya, hal ini menimbulkan perdarahan pada saluran pencernaan.

Baca juga:  Alasan Obesitas Bisa Sebabkan Hernia Hiatus

Itulah pola hidup sehat, pengobatan, dan komplikasi dari hernia hiatus. Jika kamu merasakan gejala yang mirip dengan penyakit hernia hiatus, segera periksakan diri ke rumah sakit terdekat. Kamu juga bisa membuat janji dengan dokter di Halodoc supaya lebih praktis.

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2020. Hiatal Hernia. 
Mayo Clinic.Diakses pada 2020. Hiatal Hernia. 
NHS. Diakses pada 2020. Hiatus Hernia.