Ad Placeholder Image

Pola Minum yang Tepat Saat Buka Puasa dan Sahur untuk Cegah Dehidrasi

3 menit
Ditinjau oleh  dr. Budiyanto, MARS   24 Februari 2026

Pola Minum yang Tepat Saat Buka Puasa dan Sahur untuk Cegah Dehidrasi

Pola Minum yang Tepat Saat Buka Puasa dan Sahur untuk Cegah DehidrasiPola Minum yang Tepat Saat Buka Puasa dan Sahur untuk Cegah Dehidrasi

DAFTAR ISI


Bukan sekadar melepas dahaga, cara minum yang tepat penting untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi dan mencegah dehidrasi selama puasa.

Jika kebutuhan cairan tidak terpenuhi dengan baik, tubuh bisa terasa lemas, pusing, dan sulit fokus. Karena itu, penting untuk mengatur pola minum dengan benar dari waktu berbuka hingga sahur agar tubuh tetap segar dan puasa berjalan lancar.

Mengapa Tubuh Rentan Dehidrasi saat Puasa?

Beberapa penyebab tubuh rentan dehidrasi saat puasa, antara lain:

  • Tidak minum dalam waktu lama.
  • Cuaca panas yang meningkatkan pengeluaran cairan melalui keringat.
  • Aktivitas fisik yang padat.
  • Konsumsi minuman berkafein seperti kopi atau teh berlebihan.

Jika tidak dicegah, dehidrasi dapat menyebabkan lemas, pusing, mulut kering, hingga sulit berkonsentrasi.

Dukung anak berpuasa, Ini 7 Rekomendasi Vitamin Anak untuk Menjaga Kesehatan saat Puasa.

Berapa Kebutuhan Cairan Tubuh saat Puasa?

Meski waktu minum terbatas, kebutuhan cairan harian tubuh tetap harus terpenuhi. Hal ini penting untuk menjaga fungsi organ dan keseimbangan cairan tubuh.

Secara umum, kebutuhan cairan orang dewasa adalah sekitar 2 – 3 liter per hari. Namun, kondisi ini juga dipengaruhi oleh kondisi kesehatan seseorang, lingkungan atau iklim, aktivitas fisik, hingga pola makan.

Pola Minum yang Tepat saat Buka Puasa

Setelah seharian tidak minum, tubuh membutuhkan cairan untuk menggantikan yang hilang. Namun, minum terlalu banyak sekaligus tidak dianjurkan karena bisa membuat perut tidak nyaman.

  • Mulai dengan 1–2 gelas air putih saat berbuka
  • Minum secara perlahan, tidak langsung banyak.
  • Lanjutkan minum setelah makan malam.
  • Hindari minuman terlalu manis secara berlebihan.

Ketahui Hukum Puasa Tapi Tidak Sahur Tetap Sah Simak Tips Agar Kuat.

Pola Minum yang Tepat saat Sahur

Sahur adalah waktu penting untuk mempersiapkan tubuh agar tetap terhidrasi sepanjang hari. Oleh karena itu, jangan melewatkan minum air putih saat sahur. Tips pola minum saat sahur:

  • Minum 2 gelas air putih saat sahur.
  • Minum sebelum imsak.
  • Jangan hanya minum sedikit karena bisa membuat cepat haus.

Jenis Minuman Terbaik untuk Mencegah Dehidrasi saat Puasa

Selain jumlah, jenis minuman juga memengaruhi hidrasi tubuh. Pilih minuman yang membantu menjaga keseimbangan cairan.

Minuman yang dianjurkan:

  • Air putih (pilihan terbaik).
  • Air kelapa.
  • Sup atau makanan berkuah.
  • Jus buah tanpa gula berlebihan.

Minuman yang sebaiknya dibatasi:

  • Kopi.
  • Teh berlebihan.
  • Minuman bersoda.
  • Minuman sangat manis.

Untuk dukung kesehatan, Ini 5 Pilihan Vitamin untuk Menjaga Daya Tahan Tubuh Selama Puasa.

Kapan Harus ke Dokter?

Dehidrasi ringan biasanya dapat diatasi dengan minum cukup air. Namun, pada kondisi tertentu, dehidrasi bisa menjadi serius dan membutuhkan penanganan medis. Segera konsultasikan ke dokter jika mengalami:

  • Pusing berat.
  • Lemas berlebihan.
  • Jarang buang air kecil.
  • Urine sangat pekat.
  • Pingsan.

Menjaga pola minum yang tepat saat buka puasa dan sahur adalah kunci agar tubuh tetap sehat dan terhindar dari dehidrasi selama menjalani puasa.

Jika ingin berkonsultasi terkait kesehatan selama puasa, kamu bisa berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis penyakit dalam di Halodoc.

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc. 

  • Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
  • Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
Referensi: 
Cleveland Clinic. Diakses pada 2026. 6 Tips for Fasting Safely.
Healthline. Diakses pada 2026. 10 Steps to Effective and Safe Fasting.