Advertisement

Prurigo si Darah Manis yang Buat Bekas Luka Susah Hilang

4 menit
Ditinjau oleh  dr. Erlian Dimas SpDVE   29 Desember 2025

Prurigo atau darah manis adalah kondisi kulit gatal kronis yang memicu bekas luka permanen akibat garukan dan sensitivitas saraf.

Prurigo si Darah Manis yang Buat Bekas Luka Susah HilangPrurigo si Darah Manis yang Buat Bekas Luka Susah Hilang

DAFTAR ISI


Memang sangat sulit rasanya menahan keinginan untuk menggaruk kulit yang gatal. Jika dilakukan terlalu berlebihan, menggaruk dapat menimbulkan luka lecet. Seiring berjalannya waktu, luka lecet tersebut membuat kulit tampak lebih gelap dibanding kulit sekitarnya.

Pada pengidap darah manis, bekas luka kehitaman akan sulit hilang. Meski tampak mengganggu, bekas luka kehitaman yang sulit hilang akan pudar dengan sendirinya, jika tidak muncul luka baru di area yang sama. Lantas, apa penyebab dan bagaimana cara mengatasinya?

Apa Itu Darah Manis?

Dalam dunia medis, “darah manis” dikenal sebagai prurigo. Prurigo bukanlah penyakit yang disebabkan oleh kadar gula darah tinggi atau diabetes.

Istilah “darah manis” sendiri adalah sebutan populer untuk kondisi kulit yang sangat gatal dan menimbulkan bintil-bintil. Gatal yang hebat dapat memicu garukan terus-menerus, yang pada akhirnya menyebabkan luka dan bekas luka.

Ketahui Penyebab Prurigo

Hingga kini, belum diketahui apa yang menjadi penyebab dari darah manis. Tanda kehitaman atau koreng pada kulit biasanya akan muncul setelah kamu terus-menerus menggaruk area kulit yang sama. Meski demikian, kondisi tersebut diduga terjadi akibat penebalan ujung saraf kulit.

Ketika terus-menerus digaruk, saraf kulit menjadi semakin sensitif, sehingga gatal justru terjadi secara berkepanjangan. Hal tersebut memicu infeksi, sehingga luka menjadi semakin parah, dan menimbulkan bekas luka yang sulit hilang. Berikut ini beberapa kondisi yang dapat memicu gatal terus-menerus: 

1. Gigitan Serangga

Meskipun gigitan serangga bukan menjadi penyebab langsung dari prurigo, tetapi rasa gatal akibat gigitan serangga menimbulkan hasrat ingin menggaruk sampai rasa gatal hilang.

Alih-alih rasa gatal hilang, menggaruknya justru memicu infeksi yang lebih parah, hingga meninggalkan bekas luka.

Ketahui informasi lebih dalam mengenai Gigitan Serangga – Gejala, Penyebab, dan Pengobatan agar kamu bisa melakukan pencegahan.

2. Stres Berkepanjangan

Pengidap stres cenderung memiliki keinginan untuk menggaruk kulit. Otak sendiri terhubung dengan ujung saraf kulit.

Saat muncul rasa cemas berlebihan, tubuh pun meresponnya secara berlebihan. Salah satunya adalah dengan menimbulkan sensasi rasa terbakar atau gatal pada kulit. 

3. Mengidap Penyakit Tertentu

Ada beberapa jenis penyakit yang dapat meningkatkan risiko mengalami prurigo. Dilansir dari British Association of Dermatology, sekitar 80 persen pengidap prurigo mengalami masalah kesehatan, seperti asma, demam, eksim, atau dermatitis herpetiformis.

Ciri-Ciri Prurigo yang Perlu Diketahui

Nah, ciri-ciri seseorang mengalami prurigo atau darah manis adalah:

  • Bintil atau benjolan gatal: Muncul bintil kecil hingga besar yang terasa sangat gatal.
  • Lokasi khas: Sering muncul di area yang tidak tertutup pakaian, seperti lengan bawah, dahi, pipi, perut, kaki, dan bokong.
  • Bekas luka kehitaman: Garukan berulang menyebabkan infeksi sekunder, yang meninggalkan bekas hitam permanen atau sulit hilang.
  • Kulit kering: Kondisi ini sering diperparah oleh kulit yang kering.
  • Sensitif terhadap gigitan serangga: Penderita cenderung sangat reaktif terhadap gigitan nyamuk atau serangga lain.

Apabila mengalami ciri-ciri di atas, Ini Rekomendasi Dokter Spesialis Kulit di Halodoc yang bisa kamu hubungi.

Apakah Prurigo Bisa Disembuhkan?

Darah manis atau prurigo menjadi salah satu gangguan yang terjadi secara permanen atau tidak dapat disembuhkan. Meski demikian, gejala yang muncul dapat dikendalikan secara bertahap, dan akan membaik seiring dengan berjalannya waktu, meski membutuhkan waktu hingga tahunan. 

Jika terjadi dalam intensitas ringan, kamu dapat melakukan beberapa kondisi berikut untuk meringankan gejala yang muncul:

  • Hindari keinginan untuk menggaruk kulit yang gatal.
  • Oleskan pelembap atau petroleum jelly di area yang terasa gatal.
  • Gunakan produk perawatan kulit khusus kulit sensitif.
  • Kompres dingin pada area yang terasa gatal.
  • Jaga suhu ruangan tetap dingin.
  • Jangan menggunakan pakaian dan seprai dari bahan yang tidak menyerap keringat.

Ketahui lebih lanjut informasi tentang Perawatan Luka – Tujuan, Jenis, dan Prosedurnya berikut ini.

Pencegahan Prurigo

Jika kamu punya riwayat prurigo, cara mencegah luka akibat darah manis adalah:

  • Hindari faktor pemicu seperti alergen atau area yang banyak nyamuk.
  • Gunakan pelembap secara rutin setelah mandi.
  • Kenakan pakaian yang lembut, longgar, dan menyerap keringat.
  • Kelola stres dengan meditasi atau olahraga.
  • Gunakan pelindung diri (lotion anti nyamuk) saat beraktivitas di luar ruangan.

Ketahui juga informasi mengenai Perawatan Kulit – Cara dan Jenis Sesuai Tipe Kulit agar senantiasa terjaga kondisinya.

Jika sejumlah langkah tersebut tidak mampu mengendalikan rasa gatal pada kulit, diskusikan gangguan tersebut dengan dokter kulit di aplikasi Halodoc, ya. Pasalnya, prurigo yang sudah parah dan dibiarkan tanpa penanganan bisa menimbulkan infeksi kulit atau masalah kulit lainnya. 

Nantinya dokter kulit di Halodoc akan meresepkan obat yang sesuai dengan kebutuhanmu. Jangan lupa untuk memberitahu jika memiliki alergi obat tertentu, ya.

Jangan khawatir, dokter di Halodoc tersedia 24 jam sehingga kamu bisa menghubunginya kapan pun dan dimana pun. Tunggu apa lagi? Klik banner di bawah ini untuk menghubungi dokter terpercaya:

Kamu pun bisa membeli obat yang telah diresepkan oleh dokter di Toko Kesehatan Halodoc. Obat yang kamu perlukan akan diantar ke rumahmu di hari yang sama.

Referensi:
British Association of Dermatologist. Diakses pada 2025. NODULAR PRURIGO.
American Osteopathic College of Dermatology. Diakses pada 2025. PRURIGO NODULARIS.