Radang Kulit: Gejala, Penyebab, Cara Mengatasi Mudah
Gejala radang kulit dapat bervariasi tergantung pada penyebab dan tingkat keparahan.

DAFTAR ISI
- Gejala Radang Kulit
- Penyebab Radang Kulit
- Jenis-Jenis Radang Kulit
- Diagnosis Radang Kulit
- Cara Mengatasi Radang Kulit
- Pencegahan Radang Kulit
- Kapan Harus ke Dokter?
- Pertanyaan Umum tentang Radang Kulit
- Halodoc: Solusi Kesehatan Anda
Radang kulit, juga dikenal sebagai dermatitis, adalah kondisi umum yang menyebabkan kulit menjadi merah, gatal, dan meradang.
Kondisi ini merupakan respons sistem kekebalan tubuh terhadap berbagai faktor, seperti iritan, alergen, infeksi, atau gangguan autoimun.
Radang kulit dapat terjadi di berbagai bagian tubuh dan memiliki berbagai bentuk.
Gejala Radang Kulit
Gejala radang kulit bervariasi tergantung pada penyebab dan tingkat keparahan kondisi. Beberapa gejala umum meliputi:
- Kemerahan pada kulit
- Gatal-gatal, yang bisa parah
- Kulit kering, pecah-pecah, atau bersisik
- Bengkak
- Lecet yang bisa mengeluarkan cairan
- Kulit menebal dan kasar
Jangan khawatir, Ini 6 Cara Mengobati Luka Bernanah Agar Cepat Kering.
Penyebab Radang Kulit
Radang kulit dapat disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain:
- Alergi: Reaksi alergi terhadap makanan, obat-obatan, serbuk sari, atau zat lainnya.
- Iritan: Paparan terhadap bahan kimia, sabun, deterjen, atau parfum.
- Infeksi: Infeksi bakteri, virus, atau jamur.
- Gangguan Autoimun: Kondisi seperti psoriasis, lupus, atau eksim.
- Faktor Genetik: Riwayat keluarga dengan radang kulit meningkatkan risiko.
- Stres: Stres dapat memicu atau memperburuk radang kulit.
Jenis-Jenis Radang Kulit
Terdapat beberapa jenis radang kulit yang umum, yaitu:
- Dermatitis Atopik (Eksim): Kondisi kronis yang menyebabkan kulit kering, gatal, dan meradang. Sering terjadi pada anak-anak, tetapi dapat dialami oleh semua usia.
- Dermatitis Kontak: Terjadi akibat kontak langsung dengan iritan atau alergen. Contohnya adalah alergi terhadap nikel pada perhiasan atau iritasi akibat sabun cuci.
- Dermatitis Seboroik: Menyebabkan kulit bersisik, terutama di kulit kepala, wajah, dan dada bagian atas. Kondisi ini sering dikaitkan dengan pertumbuhan jamur Malassezia.
- Dermatitis Numular: Ditandai dengan lesi berbentuk koin pada kulit yang terasa gatal dan meradang.
- Dermatitis Stasis: Terjadi pada orang dengan masalah sirkulasi darah di kaki, menyebabkan kulit meradang dan berpigmen.
Nah, Ini 5 Rekomendasi Obat Eksim Kering yang Ampuh.
Cara Mengatasi Radang Kulit
Pengobatan radang kulit bertujuan untuk mengurangi peradangan, meredakan gatal, dan memperbaiki kondisi kulit. Beberapa pilihan pengobatan meliputi:
- Krim dan Salep Kortikosteroid: Mengurangi peradangan dan gatal. Harus digunakan sesuai petunjuk dokter karena penggunaan jangka panjang dapat menyebabkan efek samping.
- Emolien (Pelembap): Membantu menjaga kelembapan kulit dan mengurangi kekeringan. Gunakan secara teratur, terutama setelah mandi.
- Antihistamin: Meredakan gatal, terutama pada kasus alergi.
- Krim atau Salep Imunomodulator: Mengurangi peradangan dengan memengaruhi sistem kekebalan tubuh.
- Terapi Cahaya (Fototerapi): Menggunakan sinar ultraviolet untuk mengurangi peradangan.
- Obat Oral: Dalam kasus yang parah, dokter mungkin meresepkan kortikosteroid oral atau obat imunosupresan.
Sebuah studi dalam Journal of the American Academy of Dermatology menyoroti efektivitas penggunaan kombinasi emolien dan kortikosteroid topikal dalam mengurangi gejala dermatitis atopik pada anak-anak.
Pencegahan Radang Kulit
Beberapa langkah yang dapat diambil untuk mencegah radang kulit meliputi:
- Hindari pemicu yang diketahui, seperti alergen atau iritan.
- Gunakan sabun dan deterjen yang lembut dan bebas pewangi.
- Jaga kulit tetap lembap dengan menggunakan pelembap secara teratur.
- Hindari menggaruk kulit yang gatal.
- Kelola stres dengan teknik relaksasi.
- Mandi dengan air hangat, bukan air panas.
- Keringkan kulit dengan lembut setelah mandi.
Kapan Harus ke Dokter?
Segera cari pertolongan medis jika:
- Gejala radang kulit parah dan tidak membaik dengan perawatan di rumah.
- Terdapat tanda-tanda infeksi, seperti demam, nanah, atau nyeri yang meningkat.
- Radang kulit menyebar ke seluruh tubuh.
- Radang kulit mengganggu tidur atau aktivitas sehari-hari.
Jika mengalami gejala radang kulit, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter kulit melalui Halodoc. Dapatkan diagnosis yang tepat dan rencana perawatan yang sesuai dengan kondisi.
Dengan Halodoc, konsultasi dokter jadi lebih mudah dan praktis!
Referensi:
Healthline. Diakses pada 2025. Skin Inflammation: Causes, Diagnosis, Treatment, and More.
Verywell Health. Diakses pada 2025. Skin Inflammation: Causes and Treatments.
Johns Hopkins Medicine. Diakses pada 2025. Rashes and Skin Inflammation.
FAQ
1. Apakah radang kulit menular?
Tidak, radang kulit umumnya tidak menular, kecuali jika disebabkan oleh infeksi seperti bakteri atau jamur.
2. Bisakah radang kulit disembuhkan?
Beberapa jenis radang kulit, seperti dermatitis kontak, dapat sembuh setelah penyebabnya dihilangkan. Namun, kondisi kronis seperti dermatitis atopik mungkin memerlukan pengelolaan jangka panjang.
3. Apakah makanan tertentu dapat memicu radang kulit?
Pada beberapa orang, makanan tertentu dapat memicu atau memperburuk radang kulit. Konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi untuk mengetahui apakah ada makanan yang perlu dihindari.


