Ad Placeholder Image

Sakitnya Menstruasi akan Berkurang setelah Melahirkan, Mitos atau Fakta?

3 menit
Ditinjau oleh  dr. Enrico Hervianto SpOG   24 September 2025

Faktanya, perubahan nyeri menstruasi setelah persalinan bisa berbeda pada setiap orang.

Sakitnya Menstruasi akan Berkurang setelah Melahirkan, Mitos atau Fakta?Sakitnya Menstruasi akan Berkurang setelah Melahirkan, Mitos atau Fakta?

DAFTAR ISI

  1. Sakitnya Menstruasi akan Berkurang setelah Melahirkan, Benarkah?
  2. Tips Meredakan Nyeri saat Menstruasi
  3. Kapan Harus ke Dokter?

Menstruasi sering kali datang dengan rasa nyeri atau kram perut yang mengganggu aktivitas sehari-hari.

Banyak yang percaya bahwa sakit menstruasi akan berkurang setelah melahirkan. 

Namun, benarkah demikian? Simak faktanya berikut ini!

Sakitnya Menstruasi akan Berkurang setelah Melahirkan, Benarkah?

Faktanya, perubahan nyeri menstruasi setelah persalinan bisa berbeda pada setiap orang. 

Sebagian perempuan memang merasakan nyeri menstruasi yang lebih ringan setelah melahirkan. 

Hal ini terjadi karena proses persalinan dapat meregangkan rahim dan membuka leher rahim (serviks). Akibatnya, aliran darah menstruasi menjadi lebih lancar, sehingga rasa kram bisa berkurang. 

Selain itu, perubahan hormon selama kehamilan dan setelah persalinan juga dapat membuat otot rahim lebih rileks.

Namun, kondisi ini tidak bisa digeneralisasi. Nyeri menstruasi pasca melahirkan sangat bervariasi pada tiap individu. 

Ada yang tetap merasakan nyeri sama seperti sebelum hamil, ada pula yang justru mengalami haid lebih berat, lebih lama, dan disertai nyeri lebih intens.

Apakah Siklus Menstruasi Tidak Teratur? Saatnya Konsultasi ke Dokter Ini untuk tahu penanganan yang tepat.

Mengapa ada yang nyerinya berkurang?

  • Peregangan rahim dan pelebaran serviks saat melahirkan membuat aliran darah menstruasi lebih lancar, sehingga nyeri berkurang.
  • Perubahan hormonal selama dan setelah kehamilan dapat membantu relaksasi otot rahim, sehingga kontraksi saat menstruasi tidak terlalu kuat.

Mengapa ada yang justru makin sakit?

  • Ukuran rahim yang membesar pasca kehamilan bisa menyebabkan luruhnya lapisan rahim (endometrium) lebih banyak, sehingga menstruasi menjadi lebih deras dan nyeri lebih terasa.
  • Perbedaan respon tubuh tiap orang, seperti kondisi hormonal, riwayat kehamilan, dan kesehatan reproduksi, sangat memengaruhi intensitas nyeri menstruasi.

Dengan kata lain, perubahan nyeri menstruasi setelah melahirkan adalah hal yang sangat individual dan tidak bisa dipastikan sama pada semua perempuan.

Tips Meredakan Nyeri saat Menstruasi

Jika kamu sering terganggu dengan nyeri haid, beberapa langkah berikut dapat membantu:

  • Kompres hangat pada area perut bagian bawah.
  • Lakukan olahraga ringan atau peregangan untuk melancarkan aliran darah.
  • Cukupi kebutuhan cairan dan istirahat yang cukup.
  • Konsumsi makanan bergizi seimbang, hindari kafein dan makanan tinggi lemak.
  • Minum obat pereda nyeri sesuai anjuran dokter bila diperlukan.

Ketahui lebih dalam mengenai Dismenore – Gejala, Penyebab, dan Pengobatannya di sini.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera periksakan diri ke dokter spesialis obgyn jika kamu mengalami:

  • Nyeri menstruasi sangat parah hingga mengganggu aktivitas sehari-hari.
  • Nyeri tidak membaik dengan pengobatan rumahan atau obat pereda nyeri biasa.
  • Perdarahan haid berlebihan atau disertai gumpalan darah besar.
  • Siklus menstruasi tidak teratur setelah melahirkan.
  • Gejala baru yang muncul tiba-tiba pasca persalinan, misalnya nyeri panggul berat atau pusing berlebihan.

Nyeri menstruasi bisa berkurang, tetap sama, atau justru bertambah setelah melahirkan. Semua kembali pada kondisi tubuh masing-masing perempuan. 

Apabila kamu sering mengalami nyeri haid yang mengganggu, jangan ragu untuk konsultasi dengan dokter obgyn di Halodoc agar mendapat penanganan terbaik.

Melalui aplikasi Halodoc, kamu bisa konsultasi dengan mudah, aman, dan kapan saja tanpa perlu keluar rumah.

Tunggu apa lagi? Yuk, download Halodoc sekarang juga!

Referensi:
WebMD. Diakses pada 2025. First Period After Pregnancy: What to Expect.
Cleveland Clinic. Diakses pada 2025. Do Your Periods Change After Pregnancy?.
UT Southwestern Medical Center. Diakses pada 2025. Will my period change after pregnancy?.