• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Sistem Sanitasi Buruk Sebabkan Hepatitis A

Sistem Sanitasi Buruk Sebabkan Hepatitis A

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia

Halodoc, Jakarta – Hepatitis A adalah penyakit hati yang disebabkan oleh virus hepatitis A. Virus ini dapat dengan mudah menyebar pada mereka yang tidak divaksinasi, mengonsumsi makanan atau air yang terkontaminasi dengan kotoran orang yang terinfeksi. Penyakit ini terkait erat dengan air atau makanan yang tidak bersih, sanitasi yang tidak memadai, kebersihan diri yang buruk, dan seks oral-anal.

Tidak seperti hepatitis B dan C, hepatitis A tidak menyebabkan penyakit hati kronis dan jarang fatal. Namun, hepatitis A dapat menyebabkan gejala yang melemahkan dan hepatitis fulminan (gagal hati akut), yang sering berakibat fatal. Oleh karena itu, penting untuk menjaga kebersihan diri dan lingkungan sebagai upaya mencegah penyebaran penyakit ini. 

Baca juga: Waspada, Ini Penyebaran Hepatitis A yang Harus Dipahami

Begini Cara Seseorang Terinfeksi Hepatitis A

Hepatitis A mudah menyebar di bagian dunia yang standar sanitasi dan kebersihan makanan umumnya buruk. Seperti misalnya Afrika, India, Tiongkok, Timur Tengah, dan Amerika Tengah dan Selatan.

Seseorang bisa mendapatkan infeksi ini melalui beberapa cara, antara lain:

  • Makan makanan yang disiapkan oleh seseorang dengan infeksi yang belum mencuci tangan dengan benar atau mencucinya dengan air yang terkontaminasi oleh kotoran;

  • Minum air yang terkontaminasi, termasuk es batu;

  • Makan kerang mentah atau setengah matang dari air yang terkontaminasi;

  • Melakukan kontak dekat dengan seseorang yang menderita hepatitis A;

  • Berhubungan seks dengan seseorang dengan hepatitis A (secara khususnya risiko lebih tinggi jika melakukan seks anal-oral) atau menyuntikkan narkoba menggunakan peralatan yang terkontaminasi.

Seseorang dengan hepatitis A paling infeksius dari sekitar 2 minggu sebelum gejala muncul sampai sekitar satu minggu setelah gejala pertama kali berkembang.

Baca juga: Lebih Bahaya Mana, Hepatitis A, B, atau C?

Gejala Hepatitis A

Masa inkubasi hepatitis A biasanya 14 hingga 28 hari. Gejala hepatitis A juga bisa berkisar dari ringan hingga berat, dan dapat meliputi demam, lemas, kehilangan nafsu makan, diare, mual, ketidaknyamanan perut, urine berwarna gelap dan penyakit kuning (kekuningan kulit dan putih mata). Namun, tidak semua orang yang terinfeksi akan memiliki semua gejala ini.

Orang dewasa lebih sering menunjukkan gejala penyakit daripada anak-anak. Tingkat keparahan penyakit dan hasil fatal juga lebih tinggi pada kelompok usia yang lebih tua. Anak yang terinfeksi di bawah usia 6 tahun biasanya tidak mengalami gejala. Di antara anak-anak yang lebih besar dan orang dewasa, infeksi biasanya menyebabkan gejala yang lebih parah, dengan penyakit kuning terjadi pada lebih dari 70 persen kasus. Hepatitis A terkadang kambuh. Orang yang baru sembuh juga bisa jatuh sakit lagi dengan episode akut lain. 

Oleh karena itu, segera periksakan diri ke rumah sakit jika kamu mengalami gejala seperti yang disebutkan di atas. Supaya lebih mudah, kamu bisa buat janji dengan dokter melalui aplikasi Halodoc

Baca juga: Komplikasi yang Bisa Disebabkan Hepatitis A

Pencegahan Hepatitis

Sanitasi yang lebih baik, keamanan pangan, dan imunisasi adalah cara paling efektif untuk memerangi hepatitis A. Selai  itu, penyebaran hepatitis A dapat dikurangi dengan cara:

  • Menyediakan pasokan air minum yang memadai;
  • Pembuangan limbah yang benar di dalam masyarakat; dan
  • Melakukan praktik kebersihan pribadi seperti mencuci tangan secara teratur sebelum makan dan setelah pergi ke kamar mandi.

Hampir 100 persen orang dapat mengembangkan tingkat antibodi pelindung terhadap virus dalam 1 bulan setelah injeksi satu dosis vaksin. Bahkan setelah terpapar virus, satu dosis vaksin dalam waktu 2 minggu setelah kontak dengan virus dapat memiliki efek perlindungan. 

Jutaan orang telah menerima vaksin hepatitis A tidak aktif yang dapat diinjeksi di seluruh dunia tanpa efek samping yang serius. Vaksin ini dapat diberikan sebagai bagian dari program imunisasi balita dan vaksin untuk para pelancong internasional.

Referensi:
Hepatitis SA. Diakses pada 2020. Hepatitis A Transmission and Prevention.
NHS UK. Diakses pada 2020. Hepatitis A.
WHO. Diakses pada 2020. Hepatitis A.