• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Takut Bicara di Depan Orang Banyak? Mungkin Ini Alasannya

Takut Bicara di Depan Orang Banyak? Mungkin Ini Alasannya

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli

Halodoc, Jakarta – Saat harus tampil dan berbicara di depan banyak orang, sangat wajar jika muncul rasa gugup atau grogi. Namun, umumnya rasa gugup akan berangsur berkurang terutama jika kamu menguasai apa yang harus disampaikan. Berbeda dengan grogi atau gugup, ternyata ada kondisi yang membuat seseorang merasa takut sehingga tidak bisa bicara di depan orang banyak. Apa itu?

Dalam dunia medis, rasa takut yang dialami seseorang ketika harus berbicara di depan umum disebut dengan istilah glossophobia. Fobia ini dapat terjadi pada siapa saja, dari berbagai rentang usia, dan kelas sosial. Lebih lanjut, glossophobia dijelaskan sebagai salah satu jenis fobia sosial yang membuat pengidapnya memiliki ketakutan yang kuat, ketika harus berbicara di depan umum. Tingkat keparahan gejala yang dialami satu pengidap dengan yang lainnya dapat berbeda-beda. Ada yang masih bisa menahannya, dan ada pula yang cukup parah, sehingga mengganggu proses berpikir dan mengolah kata-kata.  

Baca juga: 4 Trik Ini untuk Mengenali & Atasi Fobia

Hal yang Dialami oleh Pengidap Glossophobia

Ketika dihadapkan pada situasi yang mengharuskan diri untuk berbicara di depan banyak orang, seperti pidato, debat, atau memberikan presentasi, pengidap glossophobia akan mengalami respons pertarungan dalam dirinya. Ini sebenarnya adalah mekanisme alami tubuh yang tidak dapat dicegah. Bisa dibilang, respons ini adalah cara tubuh bersiap untuk membela diri terhadap ancaman yang dirasakan.

Perasaa terancam itu yang kemudian mendorong otak melepaskan adrenalin dan steroid. Hal itu kemudian menyebabkan kadar gula darah, atau tingkat energi, meningkat. Selanjutnya, tekanan darah dan detak jantung pun akan ikut meningkat, mengirimkan lebih banyak aliran darah ke otot-otot.

Baca juga: Hai Gengs, Mengganggu Temanmu yang Phobia Sama Sekali Tidak Lucu. Ini Alasannya

Gejala yang umum dirasakan oleh pengidap glossophobia, di antaranya:

  • Detak jantung yang cepat.
  • Gemetaran.
  • Berkeringat berlebihan.
  • Mual atau muntah.
  • Sesak napas atau hiperventilasi.
  • Pusing.
  • Ketegangan otot.
  • Memiliki keinginan untuk pergi menyendiri.

Mengapa Orang Bisa Mengalami Glossophobia?

Belum bisa dikatakan secara pasti, tetapi ada banyak hal yang dapat memicu seseorang mengalami glossophobia. Kebanyakan dari mereka yang memiliki ketakutan kuat ketika berbicara di depan umum takut dihakimi, dipermalukan, atau ditolak. Mereka mungkin memiliki pengalaman yang tidak menyenangkan sebelumnya, seperti memberikan laporan di kelas yang tidak berjalan dengan baik, atau diminta tampil di tempat tanpa persiapan.

Baca juga: Punya Fobia Parah Sering Dianggap Aneh, Wajarkah?

Jika rasa takut berbicara di depan umum sangat parah atau mengganggu kehidupan sehari-hari, jangan ragu untuk membicarakannya dengan psikolog atau psikiater. Salah satu solusi yang mungkin akan ditawarkan adalah psikoterapi atau terapi perilaku kognitif.

Bersama dengan terapis, pengidap glossophobia akan diajak untuk mengeksplorasi ketakutan dan pikiran negatif yang selama ini menghantui. Terapis akan mengajari cara untuk mengelola pikiran negatif, dengan berbagai cara, seperti:

  • Jangan berpikir "Saya tidak bisa membuat kesalahan," cobalah untuk menerima bahwa semua orang membuat kesalahan atau memiliki kelalaian saat bicara di depan umum. Tidak masalah. Sebagian besar audiens mungkin saja tidak menyadarinya.
  • Hindari berpikir "Semua orang akan berpikir saya tidak kompeten," fokus pada fakta bahwa audiens ingin kamu sukses. Kemudian, ingatkan diri bahwa materi yang dipersiapkan sudah cukup baik dan dikuasai.
  • Setelah mengidentifikasi ketakutan, berlatihlah mempresentasikan kepada kelompok-kelompok kecil yang mendukung. Saat kepercayaan diri tumbuh ketika bicara di depan kelompok kecil, bukan tidak mungkin jika rasa percaya diri itu juga terbangun untuk audiens yang lebih besar.

Itulah sedikit penjelasan tentang glossophobia. Jika kamu membutuhkan informasi lebih lanjut soal hal ini atau gangguan kesehatan lainnya, jangan ragu untuk mendiskusikannya dengan dokter, psikolog, atau psikiater di aplikasi Halodoc. Lebih mudah menghubungi ahli melalui Chat atau Voice/Video Call, kapan dan di mana saja tanpa perlu ke luar rumah. Yuk, download Halodoc sekarang di Apps Store atau Google Play Store!

Referensi:
Glossophobia. Diakses pada 2020. DO YOU SUFFER FROM GLOSSOPHOBIA?
Psycom. Diakses pada 2020. Glossophobia (Fear of Public Speaking): Are You Glossophobic?
Healthline. Diakses pada 2020. Glossophobia: What It Is and How to Treat It.