• Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Tips Ampuh Mengatasi Mual saat Hamil
  • Beranda
  • /
  • Artikel
  • /
  • Tips Ampuh Mengatasi Mual saat Hamil

Tips Ampuh Mengatasi Mual saat Hamil

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani : 26 Oktober 2021
Tips Ampuh Mengatasi Mual saat Hamil

Halodoc, Jakarta - Mual dan muntah saat hamil adalah kondisi yang umum. Kondisi ini bisa terjadi kapan saja sepanjang hari dan kerap disebut dengan istilah morning sickness. Mengatasi mual saat hamil juga sebetulnya tidak sulit dan cara tersebut sangat disarankan agar gejala tidak semakin parah.

Ingat, mual dan muntah saat hamil biasanya tidak membahayakan janin, tetapi kondisi ini dapat sangat memengaruhi aktivitas sehari-hari. Termasuk kemampuan untuk bekerja atau mengerjakan pekerjaan rumah. Oleh karena itu, simak tips ampuh mengatasi mual saat hamil berikut:

Baca juga: Tidak Alami Morning Sickness Berarti Hamil Anak Laki-Laki?

Cara Mengatasi Mual saat Hamil

Jika gejala mual saat hamil berlanjut, dokter atau bidan biasanya akan merekomendasikan suplemen vitamin B-6 (piridoksin), jahe dan pilihan yang dijual bebas seperti doxylamine (Unisom). Jika ibu masih memiliki gejala, resep obat anti mual juga bisa diberikan.

Mual dan muntah yang sedang sampai parah selama kehamilan dapat menyebabkan dehidrasi dan elektrolit, seperti natrium atau kalium, serta ketidakseimbangan zat. Cairan ekstra dan obat resep direkomendasikan untuk mual sedang sampai berat. Dokter akan merekomendasikan pilihan yang aman, berdasarkan tingkat keparahan gejala.

Ada juga beberapa gaya hidup dan pengobatan rumahan yang bisa dicoba untuk mengatasi mual saat hamil, misalnya: 

  • Pilih Makanan dengan Hati-Hati. Pilih makanan sehat yang tinggi protein, rendah lemak dan mudah dicerna, serta hindari makanan berminyak, pedas, dan berlemak. Makanan hambar, seperti pisang, nasi, saus apel, dan roti panggang mungkin bisa jadi pilihan karena mereka mudah dicerna. Makanan asin terkadang membantu, begitu pula makanan yang mengandung jahe, seperti permen jahe.
  • Perbanyak Makan Camilan. Sebelum meninggalkan tempat tidur, makanlah beberapa biskuit atau sepotong roti panggang. Ibu juga bisa makan camilan sepanjang hari untuk mencegah perut kosong. Pasalnya, jika perut kosong maka ini akan membuat mual semakin parah.
  • Minum Banyak Cairan. Minumlah air atau air jahe dan usahakan enam hingga delapan gelas minuman tanpa kafein setiap hari.
  • Hindari Pemicu Mual. Hindari makanan atau bau yang sepertinya membuat mual semakin parah.
  • Hirup Udara Segar. Jika cuaca memungkinkan, buka jendela di rumah atau tempat kerja. Selain itu, ibu juga bisa jalan-jalan setiap hari di luar ruangan untuk mendapatkan udara segar.
  • Hati-hati dengan Vitamin Prenatal. Jika ibu merasa mual setelah mengonsumsi vitamin prenatal, minumlah vitamin tersebut dengan camilan atau sebelum tidur. Jika langkah-langkah ini tidak membantu, tanyakan pada dokter tentang cara lain untuk mendapatkan zat besi dan vitamin yang ibu butuhkan selama kehamilan.
  • Bilas Mulut Usai Muntah. Asam dari perut bisa merusak enamel pada gigi. Oleh karena itu, usahakan untuk membilas mulut dengan secangkir air yang dicampur dengan satu sendok teh soda kue. Ini akan membantu menetralkan asam dan melindungi gigi.

Baca juga: Alasan Ibu Harus Tetap Makan Meski Kena Morning Sickness

Cara Alternatif untuk Mengatasi Mual Saat Hamil

Berbagai pengobatan alternatif berikut ini juga bisa menjadi cara yang tepat untuk mengatasi mual saat hamil. Caranya antara lain: 

  • Akupresur. Gelang akupresur tersedia tanpa resep di sebagian besar apotek. Studi tentang gelang akupresur memiliki hasil yang beragam, tetapi beberapa wanita tampaknya menganggap gelang itu bisa membantu. 
  • Akupunktur. Dengan akupunktur, seorang praktisi terlatih memasukkan jarum setipis rambut ke kulit. Akupunktur bukanlah cara yang terbukti untuk mengobati mual di pagi hari, tetapi beberapa wanita tampaknya merasa terbantu.
  • Jahe. Suplemen jahe herbal juga diduga meringankan mual di pagi hari bagi sebagian wanita hamil. Sebagian besar penelitian menunjukkan bahwa jahe dapat digunakan dengan aman selama kehamilan, tetapi ada beberapa kekhawatiran bahwa jahe dapat memengaruhi hormon seks janin sehingga sebaiknya berkonsultasi dulu dengan dokter sebelum mengonsumsinya.
  • Hipnosis. Meskipun hanya ada sedikit penelitian tentang metode ini, beberapa ibu hamil telah menemukan perbaikan gejala mual melalui hipnosis.
  • Aromaterapi. Bukti ilmiah akan metode ini juga sedikit, tetapi ibu bisa mencoba wewangian tertentu, yang biasanya dibuat menggunakan minyak esensial (aromaterapi), untuk membantu mengatasi mual saat hamil. 

Baca juga: Benarkah Hamil Muda Berisiko Alami Hiperemesis Gravidarum

Jika cara tersebut masih tidak membantu, sebaiknya tanyakan pada dokter di Halodoc. Dokter bisa memberikan saran dan mungkin meresepkan obat yang aman untuk mengatasi mual saat hamil. Ambil smartphone-mu sekarang, dan nikmati kemudahan bicara dengan dokter di Halodoc, kapan dan di mana saja!

Referensi:
American College of Obstetricians and Gynecologists. Diakses pada 2021. Morning Sickness: Nausea and Vomiting of Pregnancy.
Healthline. Diakses pada 2021. Everything You Need to Know About Morning Sickness
Mayo Clinic. Diakses pada 2021. Morning Sickness.
National Health Service UK. Diakses pada 2021. Vomiting and Morning Sickness.