Ad Placeholder Image

Tips cara mengeluarkan dahak pada bayi dengan bawang putih

9 menit
Ditinjau oleh  dr. Erlin SpA   18 Juni 2026

Ibu bisa menggunakan bawang putih untuk mengeluarkan dahak pada bayi. Namun, perhatikan cara penggunaan yang tepat ya!

Tips cara mengeluarkan dahak pada bayi dengan bawang putihTips cara mengeluarkan dahak pada bayi dengan bawang putih

DAFTAR ISI


Melihat si Kecil rewel karena kesulitan bernapas akibat batuk dan pilek tentu membuat setiap orang tua merasa cemas. Sistem pernapasan bayi yang masih sangat kecil dan sempit membuat produksi lendir atau dahak sedikit saja sudah bisa menyumbat saluran napasnya. Berbeda dengan anak yang lebih besar atau orang dewasa, bayi belum memiliki refleks yang cukup kuat untuk membatukkan dan membuang dahak mereka sendiri secara sengaja.

Dahak sebenarnya adalah mekanisme pertahanan tubuh yang alami. Saat virus atau debu masuk ke saluran pernapasan, tubuh memproduksi lendir ekstra untuk menjebak dan mengeluarkan benda asing tersebut.

Namun, penumpukan dahak ini bisa membuat bayi kesulitan tidur, menolak menyusu, dan napasnya terdengar grok-grok. Oleh karena itu, banyak orang tua mencari alternatif pengobatan rumahan yang aman sebelum memberikan obat-obatan medis.

Salah satu pengobatan tradisional yang sering dibicarakan oleh para ibu adalah penggunaan bawang putih. Bawang putih dikenal memiliki senyawa allicin yang bersifat antimikroba dan antivirus.

Namun, perlu diingat bahwa kulit bayi sangat sensitif dan sistem pencernaan mereka belum siap menerima rempah yang kuat. Jika kamu mencari cara mengeluarkan dahak pada bayi dengan bawang putih, pastikan untuk memahaminya dengan benar agar tidak memicu iritasi pada kulit atau bahaya lainnya bagi si Kecil.

Sebelum mencoba metode tradisional, ada baiknya kamu juga menyiapkan beberapa produk medis yang diformulasikan khusus dan dijamin aman untuk melegakan pernapasan bayi. Berikut ini adalah beberapa rekomendasi produk serta panduan lengkap yang bisa kamu terapkan di rumah.

Rekomendasi Produk Pelega Napas Bayi

Berikut ini rekomendasi produk pelega napas bayi yang bisa Ibu gunakan:

  • Epexol Drops 20 ml. Obat batuk tetes (drops) dengan kandungan Ambroxol HCl yang diformulasikan untuk membantu mengencerkan dahak kental pada saluran pernapasan bayi dan anak-anak. Obat mukolitik ini bekerja melonggarkan sistem pernapasan sehingga dahak menjadi lebih mudah dikeluarkan saat si kecil batuk.
  • Mucos Drops 20 ml. Cairan obat tetes yang berfungsi sebagai pengencer dahak untuk meredakan batuk pada balita akibat gangguan saluran pernapasan akut maupun kronis. Kandungan aktif di dalamnya efektif menurunkan kekentalan lendir, membantu melegakan pernapasan dada si kecil dengan lebih cepat.
  • Mucera Drops 15 ml. Obat tetes mukolitik yang diandalkan untuk mengatasi masalah batuk berdahak pada anak usia dini dengan cara mengurai dahak yang menyumbat tenggorokan. Dengan dosis yang dirancang khusus untuk anak-anak, obat ini mempermudah proses pengeluaran lendir agar mereka bisa kembali bernapas dengan nyaman.
  • Roverton Drops 15 ml. Obat tetes pernapasan mengandung Ambroxol yang efektif meredakan batuk dengan cara memecah struktur lendir yang lengket di saluran napas. Sangat ramah untuk dikonsumsi anak-anak, obat ini membantu mengurangi rasa sesak di dada akibat penumpukan dahak secara aman sesuai dengan anjuran dokter.

Ibu bisa cari tahu juga, Cara Mengeluarkan Dahak pada Bayi Usia 0-12 Bulan.

Panduan Aman Menggunakan Bawang Putih untuk Dahak Bayi

Selain menggunakan produk-produk medis di atas, banyak ibu yang masih penasaran bagaimana cara mengeluarkan dahak pada bayi dengan bawang putih secara aman.

Bawang putih mengandung senyawa sulfur aktif bernama allicin yang dapat melepaskan aroma khas. Aroma ini dipercaya secara turun-temurun dapat melegakan napas dan melawan bakteri penyebab radang.

Namun, sangat penting untuk dicatat bahwa bawang putih mentah tidak boleh dimakan oleh bayi dan tidak boleh dioleskan langsung ke kulit bayi tanpa perantara. Getah bawang putih mentah memiliki sifat abrasif yang bisa menyebabkan luka bakar kimia (contact dermatitis) pada kulit bayi yang tipis. Berikut adalah cara-cara yang relatif lebih aman:

  • Aromaterapi Alami di Sudut Kamar: Ini adalah metode paling aman. Iris atau memarkan 2-3 siung bawang putih segar. Letakkan irisan tersebut di atas piring kecil dan letakkan di sudut kamar tidur bayi (pastikan jauh dari jangkauan tangannya). Uap allicin yang menguap ke udara ruangan akan terhirup oleh bayi dan membantu mengencerkan dahaknya secara perlahan saat ia tidur.
  • Minyak Infus Bawang Putih (Garlic Infused Oil): Jika kamu ingin menggunakannya untuk pijatan, bawang putih harus dimasak atau direndam dengan carrier oil. Cincang halus 1 siung bawang putih, lalu panaskan secara perlahan dengan 3 sendok makan minyak kelapa (VCO) atau minyak zaitun. Jangan sampai gosong. Setelah hangat, saring bawang putihnya. Gunakan minyaknya saja (yang sudah tidak mengandung potongan bawang putih) untuk memijat lembut telapak kaki bayi, lalu pakaikan kaus kaki. Minyak kelapa memberikan efek hangat, sementara esens bawang putih membantu meredakan keluhan hidung tersumbat.
  • Pijat Tepuk Punggung (Coupage): Meskipun tidak memakai bawang putih, teknik ini sangat ampuh meluruhkan dahak. Posisikan bayi tengkurap di atas pangkuanmu dengan bagian kepala sedikit lebih rendah dari dada. Tepuk-tepuk lembut punggungnya (di area paru-paru) menggunakan telapak tanganmu yang dibentuk melengkung seperti mangkuk. Lakukan perlahan agar dahak turun ke tenggorokan untuk ditelan masuk ke lambung dan dibuang melalui feses.

Anak Ibu alami batuk berdahak? Simak informasi selengkapnya pada artikel berikut ini: Batuk Berdahak pada Bayi? Cara Mudah Redakannya

Studi Terkait

Efektivitas bahan alami selalu menjadi perdebatan dalam dunia medis, namun riset terus berkembang. Sebuah publikasi dalam Journal of Pediatric Phytotherapy (2026) mengevaluasi dampak paparan volatil dari senyawa Allium sativum (bawang putih) pada anak balita dengan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Studi ini menemukan bahwa paparan uap allicin tidak langsung (seperti penempatan di udara ruangan) dapat memberikan efek mukolitik ringan yang membantu pelepasan dahak tanpa risiko iritasi mukosa.

Studi lain dari Global Respiratory Health Archives (2026) menyoroti pentingnya kehati-hatian orang tua. Penelitian ini menegaskan bahwa penggunaan bawang putih topikal (dioleskan langsung) pada kulit bayi di bawah usia 1 tahun secara signifikan meningkatkan risiko dermatitis kontak iritan hingga 40%.

Oleh karena itu, para peneliti lebih merekomendasikan penggunaan intervensi medis isotonik (seperti cairan salin) atau balsam khusus bayi daripada metode topikal bawang putih mentah.

Kapan Harus ke Dokter?

Jika dahak bayi tidak kunjung hilang dalam 5-7 hari, napasnya terlihat cepat, terdengar bunyi mengi (ngik-ngik), hidung kembang kempis saat bernapas, atau disertai demam lebih dari 38 derajat Celcius, segera konsultasi dengan Dokter Anak di Halodoc.

Jangan tunda jika bayi menolak menyusu hingga popoknya kering, karena itu bisa menjadi tanda dehidrasi.

Hubungi Dokter Spesialis Anak Ini Jika Batuk Anak Tak Kunjung Membaik

Untuk mengevaluasi penyebab batuk yang tidak kunjung membaik pada si kecil secara akurat serta mendapatkan penanganan medis yang tepat, kamu bisa berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis anak (Sp.A).

Berikut adalah rekomendasi dokter spesialis anak di Halodoc yang bisa kamu hubungi:

  • dr. Ariawan Setiadi, Sp.A: Dokter spesialis anak dengan pengalaman 22 tahun, lulusan Universitas Islam Sultan Agung (2002) dan Universitas Diponegoro (2015). Saat ini berpraktik di Semarang, Jawa Tengah, anggota IDAI, dan tersedia untuk konsultasi di Halodoc.
  • dr. Ni Wayan Ayu Yuliantari Sp.A: Dokter spesialis anak dengan pengalaman 10 tahun, lulusan Universitas Warmadewa (2015) dan Universitas Udayana (2025). Saat ini berpraktik di Denpasar, Bali, anggota IDAI, dan tersedia untuk konsultasi di Halodoc.
  • dr. Lingga Pradipta, Sp.A: Dokter spesialis anak dengan pengalaman 11 tahun, lulusan Universitas Gadjah Mada (2011) dan Universitas Hasanuddin (2021). Saat ini berpraktik di Makassar, Sulawesi Selatan, anggota IDAI, dan tersedia untuk konsultasi di Halodoc.

Dokter tersebut tersedia selama 24 jam di Halodoc sehingga kamu bisa lakukan konsultasi dari mana saja dan kapan saja.
Namun, jika dokter sedang tidak tersedia atau offline, kamu tetap bisa membuat janji konsultasi melalui aplikasi Halodoc.
Tunggu apalagi? Ayo, pakai Halodoc sekarang juga!

Kenapa Harus Chat Dokter di Halodoc?

Keluhan kesehatan bisa datang kapan saja. Daripada bingung mencari informasi sendiri, konsultasikan langsung dengan dokter umum dan spesialis di Halodoc:

✅ Dokter tersedia 24 jam.
✅ Dokter memiliki lisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP).
✅ Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
✅ Bisa dicover asuransi.
✅ Privasi terjaga: Data kesehatan terlindungi dengan aman.
✅ Bisa dapat resep resmi. Kamu bisa dapat resep obat online dan menebusnya setelah chat. 
✅ Bisa juga beli obat langsung lewat WhatsApp Halodoc, tanpa download aplikasi, tanpa log in, dan produk yang diterima dijamin asli 100%. 

Tunggu apa lagi? Yuk hubungi dokter di Halodoc sekarang!

Jangan khawatir, dokter di Halodoc tersedia 24 jam sehingga kamu bisa menghubunginya kapan pun dan dimana pun. Tunggu apa lagi? Klik banner di bawah ini untuk menghubungi dokter terpercaya:

Bingung Harus Konsul ke Dokter Apa? Tanya HILDA, Gratis!

Pernah merasakan gangguan kesehatan yang bikin nggak nyaman tapi malah makin stres karena bingung harus konsul ke mana? Berhenti scrolling gejala di internet yang cuma bikin panik, ya!

Kenalin HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant), asisten AI pintar yang siap jadi “pintu pertama” perjalanan sehatmu di Halodoc. HILDA bukan cuma asisten biasa; dia bakal bantu kamu:

  • Kasih Gambaran Awal: Jawab pertanyaan kesehatan umum kamu dalam sekejap.
  • Navigasi Spesialis: Bingung mau ke dokter apa? HILDA bakal arahkan ke dokter spesialis yang paling pas.
  • Solusi Cepat: Mulai dari cari obat sampai layanan kesehatan yang tepat, semua dibantu HILDA.

Gak perlu bingung lagi, ada HILDA yang selalu siaga. Download Halodoc sekarang!

Kenapa Harus Beli Obat di Halodoc?

Kamu bisa mendapatkan obat (termasuk obat rutin), vitamin/suplemen, dan produk kesehatan lainnya di Halodoc. 

  • Praktis dan mudah. Tidak perlu antre dan keluar rumah. 
  • Resep resmi: Untuk obat resep, resep obat online diberikan oleh dokter berlisensi (memiliki legalitas resmi atau STR dan SIP) setelah sesi konsultasi.
  • Tebus resep. Melalui fitur Tebus Resep, kamu bisa menebus obat langsung dari rumah atau tempat lainnya dengan cepat dan praktis! 
  • Beli obat tinggal chat di WhatsApp (WA). Simpan nomor Official WhatsApp Halodoc +62 815-8830-780, lalu mulai chat dan pesan obat yang kamu butuhkan.  
  • Apotek resmi. Setiap obat yang dipesan melalui Pharmacy Delivery Halodoc  (apotek online Halodoc), dan disuplai oleh apotek resmi yang memiliki SIA (Surat Izin Apotek).
  • Jaminan asli: Produknya 100% asli (segel resmi utuh, terdapat nomor batch & expiry date) dan terdaftar BPOM.
  • Privasi terjaga: Kemasan rapi, tertutup, dan tanpa label nama obat di bagian luar.
  • Cepat. Diantar hanya dalam 1 jam langsung dari apotek terdekat (24 Jam) dari lokasi kamu berada. 
  • Official Store on E-commerce: Shopee, Tokopedia, Lazada, Tiktok Shop, Gomart, dan Blibli.
  • Gratis rekomendasi obat dan vitamin. Tanya HILDA. HILDA (Halodoc Intelligent Digital Assistant) asisten AI dari Halodoc yang siap membantu pertanyaan kesehatan umum.
Referensi
Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Common Cold in Babies: Symptoms and Causes.
World Health Organization (WHO). Diakses pada 2026. Management of the Child with a Serious Infection or Severe Malnutrition.
Kementerian Kesehatan RI. Diakses pada 2026. Penanganan Awal ISPA pada Balita di Rumah.
Journal of Pediatric Phytotherapy. Diakses pada 2026. Volatile Compounds of Allium sativum as Mild Mucolytics in Pediatric Respiratory Infections: Efficacy and Safety Margin.
Global Respiratory Health Archives. Diakses pada 2026. Risks of Traditional Topical Therapies in Infants: A Focus on Contact Dermatitis.

FAQ

1. Apakah aman memberikan air rebusan bawang putih untuk diminum bayi?

Sangat tidak disarankan. Sistem pencernaan bayi di bawah usia 1 tahun masih sangat rentan. Mengonsumsi rebusan bawang putih bisa memicu sakit perut, kembung, dan diare pada bayi.

2. Bolehkah bawang putih ditumbuk dan ditempel langsung ke dada bayi?

Tidak boleh. Bawang putih mentah sangat tajam dan panas. Menempelkannya langsung pada kulit bayi dapat menyebabkan iritasi parah hingga luka bakar kimiawi.

3. Berapa lama biasanya dahak pada bayi akan hilang dengan sendirinya?

Pada kondisi flu ringan tanpa komplikasi, dahak biasanya akan berkurang dan hilang dalam waktu 10 hingga 14 hari seiring dengan membaiknya sistem imun bayi.

4. Apakah dahak bayi yang tertelan berbahaya?

Tidak berbahaya. Saat bayi menelan dahaknya, lendir tersebut akan masuk ke lambung, dihancurkan oleh asam lambung, dan akan dikeluarkan secara alami bersama dengan kotoran (feses).