Vaksin Pertama Anjing: Kapan? Jenis? Pentingkah?
Vaksinasi membantu membangun kekebalan pada anjing dengan merangsang produksi antibodi tanpa menyebabkan penyakit.

DAFTAR ISI
- Kapan Vaksin Pertama Anjing Diberikan?
- Jenis Vaksin Anjing yang Umum Diberikan
- Jadwal Vaksinasi Anjing yang Direkomendasikan
- Persiapan Sebelum Vaksinasi Anjing
- Efek Samping Vaksin pada Anjing dan Cara Mengatasinya
- Mengapa Vaksin Booster Penting?
- Vaksinasi Anjing untuk Perlindungan Optimal
Vaksin pertama pada anjing adalah langkah krusial dalam memberikan perlindungan terhadap berbagai penyakit menular yang berpotensi fatal.
Sistem kekebalan tubuh anak anjing (puppy) masih berkembang, sehingga rentan terhadap infeksi.
Vaksinasi membantu membangun kekebalan dengan merangsang produksi antibodi tanpa menyebabkan penyakit.
Kapan Vaksin Pertama Anjing Diberikan?
Umumnya, vaksin pertama pada anak anjing diberikan pada usia 6–8 minggu.
Pada usia ini, kekebalan yang didapat dari induk (melalui kolostrum) mulai menurun, sehingga anak anjing perlu membangun kekebalan sendiri.
Pemberian vaksinasi pertama harus diikuti dengan vaksin booster setiap 3–4 minggu hingga usia 16 minggu untuk memastikan terbentuknya kekebalan yang optimal.
Jenis Vaksin Anjing yang Umum Diberikan
Ada beberapa jenis vaksin yang umum diberikan pada anjing, yaitu:
- Vaksin DHPPi/DA2PP: Melindungi terhadap Distemper, Adenovirus (Hepatitis), Parvovirus, dan Parainfluenza. Vaksin ini sering dianggap sebagai vaksin inti (core vaccine) karena melindungi dari penyakit yang sangat menular dan berbahaya.
- Vaksin Leptospirosis: Melindungi terhadap infeksi bakteri Leptospira, yang dapat menyebabkan kerusakan ginjal dan hati.
- Vaksin Rabies: Melindungi terhadap virus rabies, penyakit yang mematikan dan dapat menular ke manusia. Vaksin rabies biasanya wajib diberikan oleh pemerintah setempat.
- Vaksin Bordetella: Melindungi terhadap bakteri Bordetella bronchiseptica, salah satu penyebab penyakit “batuk kennel” (kennel cough), infeksi saluran pernapasan yang umum terjadi pada anjing yang sering berada di lingkungan ramai.
Vaksin multivalen (seperti DHPPi) efektif dalam memberikan perlindungan terhadap beberapa penyakit sekaligus.
Baca selengkapnya: Vaksin Distemper Anjing: Lindungi Anjing Kesayanganmu.
Lakukan Vaksin Anjing Lengkap tanpa Keluar Rumah pakai Halodoc
Halodoc kini menghadirkan layanan vaksin anjing dengan mendatangkan dokter hewan profesional ke rumahmu, tanpa biaya tambahan.
Semua tindakan vaksin anjing akan diberikan langsung oleh dokter hewan berpengalaman, tanpa perlu repot pergi ke klinik.
Prosesnya pun mudah, nyaman, dan pastinya aman untuk anjing kesayanganmu.
Nah, ada tiga jenis paket yang ditawarkan untuk vaksin anjing ini:
Vaksin Anjing Pertama
Vaksin pertama DHPPi dirancang untuk melindungi dari penyakit berbahaya seperti distemper, hepatitis, parvovirus, dan parainfluenza yang dapat menular.
Vaksin Anjing Kedua
Vaksing Anjing (vaksin kedua / DHPPi + L) adalah layanan vaksinasi hewan di rumah dari Homecare by Halodoc untuk anjing sebagai langkah lanjutan dalam menjaga kesehatan anjing setelah vaksin pertama.
Vaksin kedua melindungi dari penyakit menular serius, seperti distemper, hepatitis, parvovirus, parainfluenza, dan leptospirosis.
Vaksin Anjing Ketiga
Vaksin Anjing (vaksin ketiga / DHPPi + L + R) adalah layanan vaksinasi hewan di rumah dari Homecare by Halodoc untuk anjing yang merupakan bagian akhir dari rangkaian vaksin dasar.
Vaksin ketiga ini memberikan perlindungan penuh terhadap penyakit menular serius seperti distemper, hepatitis, parvovirus, parainfluenza, leptospirosis, serta rabies.
Apa yang Didapatkan dari Layanan Vaksin Anjing Ini?
- Pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan anjing dalam kondisi sehat
- Penyuntikan vaksin
- Pemantauan awal setelah vaksin diberikan
- Edukasi mengenai perawatan setelah vaksin dan jadwal vaksin berikutnya
- Buku atau catatan resmi vaksinasi
Jadwal Vaksinasi Anjing
Agar anjing memiliki kekebalan optimal, berikut adalah jadwal umum vaksinasi yang direkomendasikan:
- Usia 6–8 minggu: vaksin pertama (DHPPi)
- Usia 10–12 minggu: vaksin kedua (booster DHPP)
- Usia 14–16 minggu: vaksin ketiga + Rabies
- Usia 1 tahun: vaksin tahunan (booster DHPP + Rabies)
Layanan Vaksin Anjing Ini Direkomendasikan untuk Siapa?
- Anak anjing yang belum pernah divaksin
- Anjing dewasa yang belum lengkap vaksin utamanya
Tunggu apa lagi? Segera booking layanan vaksin anjing di rumah pakai Halodoc.
Booking Vaksin Anjing Pertama (DHPPi) Lebih Mudah di Rumah Lewat Halodoc.
Booking Vaksin Anjing Kedua (DHPPi + L) Lebih Mudah di Rumah Lewat Halodoc.
Booking Vaksin Anjing Ketiga/Tahunan (DHPPi + L + R) Lebih Mudah di Rumah Lewat Halodoc.
Untuk info lebih lanjut atau melakukan booking, kamu juga bisa chat langsung di nomor WhatsApp 0888-0999-9226.
Jadwal Vaksinasi Anjing yang Direkomendasikan
Berikut adalah contoh jadwal vaksinasi anjing yang direkomendasikan:
- Usia 6–8 minggu: Vaksin DHPPi pertama.
- Usia 10–12 minggu: Vaksin DHPPi kedua, Vaksin Leptospirosis pertama.
- Usia 14–16 minggu: Vaksin DHPPi ketiga, Vaksin Leptospirosis kedua, Vaksin Rabies (sesuai peraturan setempat).
- Setelah 1 tahun: Vaksin booster DHPPi, Leptospirosis, dan Rabies.
Jadwal ini dapat bervariasi tergantung pada risiko penyakit di wilayah tempat tinggal anjing dan rekomendasi dokter hewan.
Selalu konsultasikan dengan dokter hewan untuk menentukan jadwal vaksinasi yang paling tepat untuk anjingmu.
Nah, ini dia Jenis-Jenis Vaksin Anjing dan Jadwalnya.
Persiapan Sebelum Vaksinasi Anjing
Sebelum membawa anak anjingmu untuk vaksinasi, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan:
- Pastikan anjing dalam kondisi sehat. Jika anjing sakit atau menunjukkan gejala penyakit, tunda vaksinasi hingga anjing sembuh.
- Bawa catatan vaksinasi sebelumnya. Jika anjing pernah divaksinasi sebelumnya, bawa catatan vaksinasi tersebut ke dokter hewan.
- Siapkan pertanyaan. Catat pertanyaan yang ingin diajukan kepada dokter hewan mengenai vaksinasi.
- Kandang atau tali. Bawa anjing dalam kandang atau dengan tali untuk menjaga keamanannya di klinik hewan.
Efek Samping Vaksin pada Anjing dan Cara Mengatasinya
Sebagian besar anjing tidak mengalami efek samping yang serius setelah vaksinasi.
Namun, beberapa anjing mungkin mengalami efek samping ringan, seperti:
- Nyeri atau bengkak di tempat suntikan.
- Demam ringan.
- Lesu atau kurang nafsu makan.
- Bersin atau batuk ringan (setelah vaksin intranasal).
Efek samping ini biasanya hilang dalam 1–2 hari.
Jika anjingmu mengalami efek samping yang lebih serius, seperti kesulitan bernapas, muntah, atau diare, segera hubungi dokter hewan.
Penting, Waspada Diare pada Anjing Peliharaan.
Mengapa Vaksin Booster Penting?
Vaksin booster diperlukan untuk mempertahankan kekebalan terhadap penyakit.
Kekebalan yang didapat dari vaksin awal dapat menurun seiring waktu, sehingga vaksin booster membantu “mengingatkan” sistem kekebalan tubuh dan memastikan perlindungan yang berkelanjutan.
Vaksinasi booster secara berkala penting untuk menjaga tingkat antibodi yang protektif terhadap penyakit.
Vaksinasi Anjing untuk Perlindungan Optimal
Vaksin pertama pada anjing adalah investasi penting untuk kesehatan dan kesejahteraan hewan peliharaanmu.
Vaksinasi tidak hanya melindungi anjing dari penyakit berbahaya, tetapi juga membantu mencegah penyebaran penyakit ke anjing lain di komunitas.
Untuk memastikan anjingmu mendapatkan perlindungan yang optimal, konsultasikan dengan dokter hewan di Halodoc untuk mendapatkan jadwal vaksinasi yang tepat dan informasi lebih lanjut tentang perawatan kesehatan anjing.


