Bagaimana Cara Mencegah Tinea Barbae?

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia
Bagaimana Cara Mencegah Tinea Barbae?

Halodoc, Jakarta – Pria yang memiliki janggut dinilai dapat menambah rasa percaya diri dan membuat penampilan menarik. Namun tahukah kamu, janggut yang tidak dirawat dengan baik dan bersih dapat menjadi sarang penyakit?

Baca juga: Mudah Berkeringat? Hati-hati Terkena Infeksi Jamur

Penyakit yang menyerang bagian bawah dagu yang berjanggut adalah tinea barbae. Tinea barbae adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh infeksi jamur dan umumnya ditandai kulit yang terasa gatal dan muncul kerak pada area kulit yang terasa gatal. Sebaiknya ketahui cara mencegah tinea barbae, ulasannya bisa kamu lihat di sini.

Jaga Kebersihan Janggut, Cara Cegah Tinea Barbae

Tinea barbae, dikenal juga dengan kurap umum terjadi pada pria yang berjanggut dan kurang menjaga kebersihan dirinya. Infeksi jamur ini dapat terjadi pada beberapa bagian tubuh seperti permukaan kulit, rambut, dan permukaan kuku.

Pada bagian area yang terinfeksi biasanya ditandai munculnya infeksi dengan bentuk yang melingkar. Bagian tengah dari area ini terasa halus dan licin. Infeksi jamur atau kurap ini terlihat seperti serpihan putih atau kerak berwarna putih yang menempel pada kulit.

Tidak hanya berwarna putih, jamur yang menyerang pangkal rambut menyebabkan infeksi atau kerak yang berwarna hitam. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya tinea barbae pada kesehatan kulit, salah satunya menjaga kebersihan diri.

Jika kamu belum pernah mengalami penyakit tinea barbae, lakukan pencegahan agar kamu tidak terpapar infeksi jamur. Menjaga kebersihan diri adalah cara yang bisa kamu lakukan. Jika kamu memutuskan untuk memelihara janggut, sebaiknya jaga kebersihan kulit area janggut agar kamu tidak mengalami infeksi jamur. 

Cuci janggut secara rutin menggunakan kandungan selenium sulfide untuk menghindari paparan jamur. Selain itu, hindari janggut basah dalam waktu yang cukup lama. Area janggut yang lembap dapat meningkatkan risiko infeksi jamur atau tinea barbae. 

Baca juga: Infeksi Jamur di Mulut, Ini Faktor Risiko Candidiasis Oral

Tinea barbae dapat ditularkan melalui hewan yang terpapar infeksi jamur. Tinea barbae disebabkan oleh jamur yang berasal dari hewan ternak dan juga kuda. Trichophyton verrucosum adalah jenis jamur yang menyebabkan tinea barbae yang berasal dari hewan ternak. Sedangkan Trichophyton mentagrophytes adalah jamur yang berasal dari kuda.

Ketahui Gejala Tinea Barbae

Selain infeksi atau peradangan yang terjadi pada bagian area janggut, gejala lain yang dapat kamu kenali dengan beberapa tanda seperti munculnya benjolan kemerahan pada sekitar kulit yang terpapar. Terkadang bagian yang mengalami infeksi mengalami bengkak yang disertai dengan munculnya nanah. Kebotakan janggut pada area yang terinfeksi juga menjadi tanda adanya paparan jamur yang menyebabkan kamu mengalami tinea barbae.

Menghilangkan sumber infeksi dapat membantu untuk menghentikan penyebaran jamur penyebab tinea barbae. Selain itu, tidak ada salahnya untuk segera lakukan pemeriksaan agar kondisi yang kamu alami dapat segera diatasi. Pemeriksaan pada rumah sakit terdekat nyatanya dapat membantu kamu untuk segera mendapatkan pengobatan.

Tinea barbae dapat diobati dengan pemberian obat antijamur pada kasus yang cukup ringan. Biasanya, kondisi yang cukup serius diobati dengan pemberian obat minum untuk membantu pengobatan dari dalam. 

Baca juga: Bisakah Tinea Capitis Ditularkan Lewat Hewan Peliharaan?

Sebaiknya cukur janggut ketika kamu melakukan pengobatan terhadap kondisi tinea barbae agar pengobatan yang kamu lakukan dapat optimal. Tinea barbae yang tidak diatasi dengan baik dapat menyebabkan kebotakan pada area yang mengalami infeksi.

Referensi:
Msd Manuals. Diakses pada 2019. Beard Ringworm
Skinsight. Diakses pada 2019. Beard Ringworm
Web MD. Diakses pada 2019. Ringworm