09 February 2019

Batuk Berdarah Bisa Jadi Tanda Penyakit Kronis?

Batuk Berdarah Bisa Jadi Tanda Penyakit Kronis?

Halodoc, Jakarta – Batuk yang disertai dengan keluarnya darah alias hemoptisis bisa menjadi tanda adanya penyakit kronis. Apalagi jika batuk berdarah terjadi pada orang dewasa yang memiliki kebiasaan merokok. Meski begitu, tidak semua batuk berdarah pasti merupakan gejala penyakit serius.

Darah yang keluar saat batuk pun bisa berbeda-beda, ada yang berwarna merah muda atau merah terang. Batuk yang menjadi tanda penyakit kronis juga bisa mengeluarkan darah yang memiliki tekstur berbusa atau bercampur dengan lendir.

Kondisi ini sering dianggap sebagai gejala dari penyakit kronis. Sebab, darah yang keluar saat batuk berasal dari paru-paru akibat infeksi atau batuk yang berkepanjangan. Darah yang keluar saat batuk juga bisa saja berasal dari saluran pencernaan, biasanya darah berwarna gelap dan disertai noda hitam, seperti bubuk kopi. Lantas, apa saja penyakit kronis yang sering ditandai dengan batuk berdarah?

Baca juga: 4 Penyakit dengan Ciri Batuk Darah

  • Bronkitis

Salah satu penyebab batuk berdarah tersering adalah bronkitis, yaitu satu penyakit yang terjadi karena adanya peradangan pada jaringan paru-paru. Jika batuk berdarah terjadi sebagai gejala penyakit ini, biasanya tidak berbahaya atau tidak mengancam nyawa. Tapi, batuk darah karena bronkitis tetap tidak boleh dianggap sepele.

  • Infeksi Paru

Batuk yang disertai darah juga bisa menjadi tanda adanya infeksi pada organ paru-paru. Selain batuk darah, pengidap penyakit ini juga sering mengalami gejala berupa keluar dahak berwarna kekuningan, dahak yang disertai nanah, demam, hingga sesak napas.

  • Edema Paru

Edema paru adalah satu kondisi yang menyebabkan pengidapnya mengalami gejala sulit bernapas. Itu terjadi karena adanya penumpukan cairan di dalam kantong paru-paru alias alveoli. Selain sesak napas, kondisi ini juga bisa menyebabkan seseorang mengalami batuk berdarah, biasanya terjadi pada pengidap edema paru yang juga memiliki masalah pada jantung. Darah yang keluar pada kondisi ini umumnya berwarna merah muda dan berbusa.

  • Tuberkulosis

Penyakit tuberkulosis alias TBC termasuk dalam jenis infeksi paru-paru parah. Penyakit ini sering ditandai dengan batuk berdarah, berkeringat, dan demam.

Baca juga: Jangan Panik, Begini Tindakan Pertama Batuk Berdarah

  • Kanker Paru-paru

Batuk berdarah bisa menjadi tanda seseorang mengidap kanker paru-paru. Biasanya, batuk darah akan terjadi setelah penyakit ini masuk pada stadium akhir. Selain batuk darah, mengi, dan sesak napas juga sering terjadi sebagai gejala.

  • Penyakit Autoimun

Ada berbagai penyakit autoimun yang bisa menjadi penyebab seseorang mengalami batuk darah. Beberapa jenis penyakit autoimun yang bisa menyebabkan batuk darah adalah lupus, granulomatosis Wegener, atau sindrom Churg-Strauss.

  • Emboli Paru

Batuk berdarah juga bisa menjadi tanda adanya penggumpalan darah alias emboli paru. Selain batuk darah, kondisi ini juga bisa memicu terjadinya nyeri di sekitar dada, serta sesak napas yang terjadi secara tiba-tiba.

  • Efek Samping Obat

Batuk darah juga bisa muncul sebagai efek samping dari pengobatan. Kondisi ini mungkin terjadi sebagai efek samping dari konsumsi obat pengencer darah atau efek samping dari penggunaan narkoba alias obat terlarang.

Baca juga: 7 Cara Meredakan Batuk Darah

Kalau masih ragu dan butuh saran ahli seputar penyebab batuk berdarah, coba bicarakan kepada dokter melalui aplikasi Halodoc. Kamu bisa menghubungi dokter melalui Video/Voice Call dan Chat. Sampaikan keluhan seputar batuk darah atau gangguan kesehatan lainnya. Dapatkan informasi seputar kesehatan dan tips hidup sehat dari dokter terpercaya. Yuk, download Halodoc sekarang di App Store dan Google Play!