Begini Cara Mengobati Baby Bottle Tooth Decay

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Begini Cara Mengobati Baby Bottle Tooth Decay

Halodoc, Jakarta - Senyuman bayi yang baru tumbuh gigi sangat indah untuk dilihat. Maka dari itu, perawatan terhadap bagian tubuh untuk mengunyah makanan tersebut sangat penting untuk dilakukan. Kamu pasti tidak ingin anak-anak mengalami gangguan pada gigi sejak dini bukan?

Salah satu gangguan pada gigi yang dapat terjadi pada bayi dan anak-anak adalah baby bottle tooth decay. Kelainan ini dapat menyebabkan kerusakan pada gigi hingga terjadinya infeksi. Jika gangguan tersebut telah terjadi, pengobatan segera harus dilakukan. Berikut cara pengobatannya!

Baca juga: Penyebab Terjadi Baby Bottle Tooth Decay

Pengobatan untuk Baby Bottle Tooth Decay

Kerusakan gigi yang terjadi pada bayi dan anak kecil mendapat sebutan, yaitu baby bottle tooth decay. Hal ini disebabkan oleh cairan manis atau gula alami yang menempel pada gigi bayi dalam waktu yang lama. Beberapa sumber gula yang biasa dikonsumsi adalah susu formula dan jus buah.

Faktor risiko lainnya yang juga dapat menyebabkan anak ibu mengalami kerusakan gigi adalah ketika dotnya sering dicelupkan ke dalam gula atau sirup. Dengan memberikan bayi minuman manis pada waktu tidur siang atau malam dapat berbahaya karena air liur akan berkurang saat tidur.

Walaupun gangguan baby bottle tooth decay umumnya terjadi pada gigi depan atas, bagian gigi lainnya mungkin saja terkena kelainan ini. Selain itu, gigi bayi sangat penting untuk kegiatan sehari-harinya, seperti mengunyah dan berbicara. Jika terkena gangguan, dampak lainnya mungkin terjadi.

Gigi pada bayi dan anak-anak berfungsi sebagai penampung agar dapat tumbuh menjadi gigi dewasa. Jika baby bottle tooth decay tersebut dibiarkan saja tidak diobati, rasa sakit dan infeksi mungkin saja terjadi. Apabila gigi tersebut rusak parah, maka mungkin perlu dicabut. Jika kamu mempunyai pertanyaan terkait kerusakan gigi ini, dokter dari Halodoc siap membantu.

Baca juga: Kerusakan Gigi Bayi, Ini Diagnosis Baby Bottle Tooth Decay

Gigi yang terinfeksi atau hilang terlalu dini karena baby bottle tooth decay dapat menyebabkan terjadinya kebiasaan makan yang buruk, kesulitan saat berbicara, gigi yang bengkok, dan gigi dewasa yang rusak. Risiko untuk terjadinya gigi dewasa yang bengkok juga meningkat. Maka dari itu, pengobatan dini harus dilakukan. Berikut pengobatan yang dapat dilakukan:

Perawatan yang dilakukan dapat berbeda-beda tergantung pada usia dan tingkat keparahan kondisinya. Pada gejala awal dari gangguan tersebut, kamu dapat menentukan terhadap cara mengatasi kelainan pada gigi tersebut.

Pada tahap awal, bintik-bintik putih pada permukaan gigi adalah gejala awal dari baby bottle tooth decay. Untuk mengobatinya, pemberian fluoride dapat digunakan untuk remineralisasi semua gigi. Hal ini akan mengatasi pembusukan tahap awal dengan membangun kembali enamel gigi di permukaan.

Baca juga: 4 Gejala dari Baby Bottle Tooth Decay

Setelah itu, dokter akan memberikan suplemen fluoride. Kamu juga dapat membuat perubahan pada pola makan bayi agar pembusukan tersebut tidak berkembang. Perubahan yang dapat kamu lakukan, yaitu:

  • Membatasi konsumsi makanan asam.

  • Membatasi konsumsi jus, terutama jus jeruk.

  • Perbanyak konsumsi air putih.

Walau begitu, hal ini harus selalu dipastikan dengan berdiskusi dengan dokter. Semua cara mengatasi gangguan ini tergantung pada usia anak, kesehatan secara keseluruhan, dan kebutuhan nutrisi.

Referensi:
Web MD. Diakses pada 2019. What Is Baby Bottle Tooth Decay?
Colgate. Diakses pada 2019. Treatment For Baby Bottle Tooth Decay