Begini Gejala yang Dirasakan saat Alami Liposarcoma

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Liposarcoma, sarkoma jaringan lunak

Halodoc, Jakarta - Liposarcoma, atau yang lebih dikenal dengan sarkoma jaringan lunak merupakan salah satu jenis kanker yang sering menyerang seseorang dengan rentan usia 40-60 tahun. Kanker jenis ini merupakan salah satu kanker langka yang sulit didiagnosis pada awal kemunculannya. Nah, agar kamu enggak salah mendiagnosis, begini gejala yang muncul saat seseorang mengalami sarkoma jaringan lunak.

Baca juga: Mengenal Sarkoma Jaringan Lunak, Tumor yang Menyerang Jaringan Lunak Tubuh

Liposarcoma, Kanker yang Terjadi pada Jaringan Lemak

Liposarcoma merupakan kanker yang muncul pada jaringan lemak, di bagian tubuh manapun. Meski dapat muncul di bagian tubuh manapun, sarkoma jaringan lunak ini paling sering muncul pada bagian belakang lutut, paha, bokong, dan pangkal paha. Liposarcoma merupakan salah satu jenis kanker ganas yang langka.

Begini Gejala yang Dirasakan saat Alami Liposarcoma

Benjolan pada liposarcoma akan perlahan membesar disertai dengan rasa nyeri. Kanker ini umumnya akan timbul pada lengan atau tungkai yang secara otomatis akan memengaruhi gerakan pada kedua sendi tersebut. Sedangkan liposarcoma yang terjadi pada organ perut, akan menyebabkan perut membesar dan terasa begah, nyeri perut yang hilang dan timbul, serta sembelit. Selain itu, pengidap kondisi ini biasanya akan mengalami perdarahan saat buang air besar. Ada beberapa jenis liposarcoma, di antaranya:

  • Well-differentiated liposarcoma, yaitu sarkoma jaringan lunak yang paling sering ditemukan dengan pertumbuhan dan perubahan yang cenderung lambat.

  • Myxoid liposarcoma, yaitu sarkoma jaringan lunak yang sering ditemukan pada orang yang berusia 30-50 tahun.

  • Dedifferentiated liposarcoma.

  • Pleomorphic liposarcoma.

Baca juga: Sarkoma Jaringan Lunak Muncul karena Radiasi Pengobatan Kanker

Ini yang Menjadi Penyebab Sarkoma Jaringan Lunak

Sarkoma jaringan lunak dapat terjadi karena adanya mutasi DNA di dalam sel sehingga berkembang di luar kendali. Sel-sel abnormal ini kemudian akan membentuk tumor dan menyerang jaringan di sekitarnya. Penyebab mutasi DNA sampai saat ini belum diketahui secara pasti karena mutasi dapat terjadi pada berbagai jenis sel dalam tubuh. Jenis kanker yang tumbuh pada sarkoma jaringan lunak juga akan tergantung pada jenis sel kanker yang mengalami mutasi tersebut. 

Belum diketahui cara mencegah sarkoma jaringan lunak. Namun, dengan menerapkan pola hidup sehat, risiko seseorang mengalami sarkoma jaringan lunak dapat menurun. Beberapa hal bisa dilakukan, antara lain:

  • Mengurangi konsumsi makanan berlemak.

  • Mengonsumsi makanan sehat seimbang dengan memperbanyak konsumsi sayuran hijau dan buah-buahan.

  • Kelola stres dengan baik.

  • Usahakan untuk berolahraga dengan teratur, setidaknya 3-5 kali dalam satu minggu.

Baca juga: Ketahui Jenis Sarkoma Jaringan Lunak dari Mutasi Genetik dan Penanganannya

Sarkoma jaringan lunak yang telah terdeteksi pada stadium awal memiliki kemungkinan sembuh yang lebih besar. Namun, semakin besar ukuran dan semakin tinggi stadium tumor, maka liposarcoma akan berisiko menyebar ke organ lain. Jika hal tersebut terjadi, kesempatan pengidap untuk sembuh akan lebih sulit. Penanganan yang tepat diperlukan untuk meringankan gejala yang dirasakan.

Untuk itu, jika kamu menemukan gejala seperti yang telah disebutkan di atas, Halodoc bisa jadi solusinya! Kamu bisa diskusi langsung dengan dokter ahli melalui Chat atau Voice/Video Call. Enggak hanya itu, kamu juga bisa membeli obat yang sedang kamu butuhkan. Tanpa perlu repot, pesanan kamu akan diantar ke tempat tujuan dalam waktu satu jam. Yuk, download aplikasinya di Google Play atau App Store!