Begini Metode Pengobatan Pengidap Thalassemia

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
 Thalassemia, darah

Halodoc, Jakarta - Penyakit kelainan darah genetika yang disebut dengan thalassemia memang tidak ada obatnya. Namun, kamu tetap bisa mengendalikan gejala yang kamu alami dengan melakukan gaya hidup sehat dan terapi. Salah satu hal yang wajib diperhatikan bagi pengidap kondisi ini adalah pemilihan makanan. Pasalnya, thalassemia sering menyebabkan masalah pada gizi. Begini metode pengobatan pengidap thalassemia yang sebaiknya diketahui.

Baca juga: Mengenal Jenis-Jenis Kelainan Darah Thalassemia

Apa Itu Thalassemia?

Thalassemia merupakan penyakit kelainan darah yang disebabkan oleh faktor genetika dan menyebabkan protein dalam hemoglobin tidak berfungsi secara normal.  Zat besi yang dihasilkan oleh makanan digunakan oleh sumsum tulang untuk menghasilkan hemoglobin.

Hemoglobin yang terdapat dalam sel darah merah berfungsi mengantarkan oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh. Pengidap kondisi ini memiliki kadar hemoglobin yang rendah. Karena itu, kadar oksigen pada pengidap Thalassemia juga lebih rendah.

Baca juga: Ini Sebabnya Orang Bisa Kena Thalassemia

Gejala yang Akan Muncul Jika Mengidap Thalassemia

Gejala yang dialami akan berbeda-beda pada setiap orang, tergantung tipe dan tingkat keparahan dari kondisi yang dialami. Gejala yang biasanya muncul pada pengidap kondisi ini, antara lain:

  • Terjadinya hemolisis, yaitu kerusakan atau penghancuran sel darah merah karena gangguan integritas membran sel darah merah yang menyebabkan pelepasan hemoglobin.
  • Matinya sel darah merah yang akan berkembang dalam sumsum tulang. Kondisi ini biasanya diakibatkan oleh tumpukan kelebihan rantai alpha.
  • Kedua hal diatas akan menyebabkan anemia berat, dan akan menyebabkan gejala-gejala lainnya, seperti hepatomegali dan splenomegali.

Jika terjadi banyak mutasi pada material genetika yang membuat hemoglobin, thalassemia yang dialami akan parah. Namun, jika mutasi yang terjadi lebih sedikit, gejala yang ditimbulkan akan lebih ringan. Dalam kasus thalassemia yang parah seperti di atas, transfusi darah akan sering dibutuhkan.

Penyebab Terjadinya Thalassemia

Mutasi pada DNA yang memproduksi hemoglobin yang membawa oksigen ke seluruh tubuh merupakan penyebab seseorang mengidap thalassemia. Sampai sekarang belum diketahui pasti apa yang menyebabkan mutasi pada DNA tersebut.

Begini Metode Pengobatan Pengidap Thalassemia

Thalassemia dapat diobati dengan dua cara, yaitu transplantasi sumsum tulang dan transfusi darah. Namun, kedua metode ini hanya dapat digunakan untuk beberapa tipe thalassemia, dan bisa menyebabkan sejumlah komplikasi.

Transfusi darah secara rutin juga diperlukan bagi pengidap thalassemia. Namun, hal ini bisa berakibat pada adanya penumpukan zat besi di dalam tubuh yang bisa menyebabkan gangguan kesehatan serius. Selain kedua cara ini, pengidap thalassemia juga membutuhkan pengobatan lain, seperti:

  • Terapi kelasi zat besi. Terapi ini biasanya dilakukan seiring dengan transfusi darah yang dilakukan dengan rutin. Melakukan transfusi darah setiap bulan akan menyebabkan seseorang mengalami penumpukan zat besi dalam darah. Kondisi ini bisa menyebabkan seseorang keracunan, merusak fungsi jantung dan hati. Oleh karena itu, terapi ini dilakukan untuk mencegah terjadinya penumpukan zat besi.
  • Penggunaan suplemen asam folat. Suplemen ini digunakan untuk membantu meningkatkan kadar hemoglobin pada pengidap thalassemia minor maupun mayor.

Baca juga: Hati-Hati, Ini 5 Komplikasi yang Dapat Terjadi Saat Terserang Thalassemia

Jika kamu atau orang terdekat kamu ingin menempuh pengobatan untuk thalassemia, pastikan kamu sudah mengetahui dengan jelas apa saja tahapan-tahapan yang harus kamu jalani. Kamu bisa bertanya seputar prosedur ini dengan dokter ahli di aplikasi Halodoc, melalui Chat atau Voice/Video Call. Enggak hanya itu, kamu juga bisa membeli obat yang sedang kamu butuhkan. Tanpa perlu repot, pesanan kamu akan diantar ke tempat tujuan dalam waktu satu jam. Yuk, download aplikasinya di Google Play atau App Store!