Benarkah Bumil Perlu Tambah Porsi Makan Dua Kali Lipat?

Ditinjau oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim
Benarkah Bumil Perlu Tambah Porsi Makan Dua Kali Lipat?

Halodoc, Jakarta - Ketika sedang hamil, ibu tidak hanya harus memperhatikan asupan nutrisi untuk diri sendiri, tetapi juga untuk janin yang sedang bertumbuh dan berkembang di dalam rahim. Mungkin menjadi hal yang wajar jika ibu hamil lebih banyak makan karena sering merasa lapar. Namun, benarkah ibu yang sedang hamil perlu menambah porsi makan hingga dua kali lipat?

Agar kehamilan tetap sehat dan berat badan selama hamil tidak berlebihan, ibu perlu tetap menjaga asupan nutrisi yang masuk ke dalam tubuh. Tidak hanya kesehatan ibu yang menjadi perhatian, kesehatan sang buah hati harus mendapatkan perhatian agar ibu dan sang buah bayi tetap sehat hingga akhirnya waktu melahirkan tiba. 

Porsi Makan ketika Sedang Hamil, Perlukah Ditambah Hingga Dua kali Lipat?

Ibu perlu tahu bahwa membuat pilihan makanan yang terjaga kesehatannya pun mengonsumsi makanan yang benar bisa membantu mengontrol pertumbuhan dan menjaga kesehatan ibu maupun janin. Nah, supaya nutrisi ibu hamil tetap terjaga, ibu disarankan untuk memasukkan makanan utuh dalam menu sehari-hari. 

Baca juga: Top 5 Gizi yang Dibutuhkan Ibu Saat Hamil

Sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, biji-bijian, dan protein tanpa lemak bisa menjadi pertimbangan. Penting pula untuk menambahkan makanan yang kaya asam folat, zat besi, dan kalsium. Asam folat diberikan dalam bentuk suplemen tambahan karena hanya sedikit yang ditemukan dalam makanan. Kurangnya asupan folat pada tubuh ibu hamil bisa membuat bayi rentan mengalami kondisi yang dinamakan spina bifida. Sementara zat besi dan kalsium berperan untuk menguatkan tulang pada sang buah hati. 

Di awal kehamilan, memang morning sickness menjadi hal yang wajar terjadi, sehingga sebagian besar ibu mengalami penurunan berat badan karena sulit makan. Namun, kondisi ini bisa ditangani dengan menghindari semua yang memicu terjadinya mual dan muntah, makan dalam porsi yang sedikit tetapi lebih sering, mengonsumsi jahe atau lemon untuk membantu meredakan mual. 

Baca juga: Pentingnya Asupan Nutrisi bagi Ibu Hamil

Apabila muntah yang ibu alami terjadi tanpa bisa terhitung lagi berapa kali, ibu perlu segera memeriksakan diri ke dokter. Bisa jadi, muntah yang terjadi berkepanjangan ketika sedang mengalami morning sickness adalah gejala hiperemesis gravidarum. Ini bisa membuat ibu kehilangan banyak nutrisi dan dehidrasi. Kalau ibu mengalaminya, ibu bisa langsung membuat janji dengan dokter spesialis kandungan untuk mendapatkan penanganan. Supaya lebih mudah, pakai saja aplikasi Halodoc

Lalu, perlukah ibu hamil menambah porsi makan hingga dua kali lipat? Ternyata, tidak perlu. Jika ibu hamil berada pada berat badan normal, trimester pertama sejatinya tidak memerlukan energi tambahan. Sementara untuk ibu hamil dengan kondisi obesitas, perlu dilakukan penurunan berat badan agar tidak membahayakan ibu maupun janin. 

Baca juga: 6 Makanan yang Baik Dikonsumsi saat Trimester Awal Kehamilan

Menginjak trimester kedua, ibu hamil memerlukan tambahan energi sebesar 340 kalori, sementara trimester ketiga, energi tambahan yang ibu perlukan mencapai 460 kalori setiap hari. Namun, bukan berarti ibu harus makan dalam porsi lebih dari satu orang. Kualitas makanan yang dikonsumsi lebih penting dari sekadar kuantitasnya. Tetap jaga asupan nutrisi selama hamil jelas diperlukan. Oleh karena itu, pintarlah memilih makanan bernutrisi seimbang untuk kehamilan yang lebih sehat. 

Referensi: 
Queensland Health. Diakses pada 2019. Is It True I Can Eat for Two while Pregnant?
Baby Center. Diakses pada 2019. What Eating for Two Really Means.
WebMD. Diakses pada 2019. Eating for Two - but Not Too Much.