Benarkah Diabetes Tipe 1 Lebih Sering Menyerang Anak-Anak?

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Diabetes Tipe 1

Halodoc, Jakarta - Bukan hanya orang dewasa yang dapat mengidap diabetes, diabetes tipe 1 misalnya, penyakit autoimun kronis ini juga bisa menyerang anak-anak. Diabetes tipe 1 terjadi karena kadar gula darah yang melonjak naik di atas normal. Ketika mengidap penyakit ini, tubuh tidak dapat memproduksi hormon insulin untuk mencukupi kebutuhan tubuh.

Hormon insulin sendiri merupakan hormon yang memiliki peran yang sangat penting, yaitu mengolah gula darah (glukosa) menjadi energi. Pengidap diabetes tidak memiliki cukup hormon insulin, sehingga sel-sel menyerap sedikit glukosa. Akibatnya, glukosa menjadi menumpuk, sehingga komplikasi jangka panjang bisa saja muncul.

Baca juga: Gejala Diabetes Tipe 1 yang Perlu Diwaspadai

Kenali Gejala Diabetes Tipe 1 pada Anak

Meski siapapun dapat mengidap penyakit ini, anak-anak yang berusia 7-12 tahun lebih rentan mengalaminya. Hormon insulin yang terdapat dalam tubuh anak akan berperan penting untuk mengontrol kadar gula darahnya. Berikut gejala yang muncul:

  • Rasa Haus yang Berlebihan

Rasa haus ini akan disertai dengan seringnya buang air kecil. Kadar gula darah yang meningkat akan direspons tubuh dengan membuangnya melalui air kecil. Ketika buang air kecil terlalu sering, tubuh memerlukan banyak cairan, sehingga mereka akan merasa haus.

  • Rasa Lapar yang Berlebihan

Menumpuknya glukosa dari makanan yang tidak mampu seluruhnya diserap seluruhnya oleh tubuh akan membuat sel-sel dalam tubuh seperti otot dan organ dalam tubuh kekurangan energi untuk melakukan aktivitas. Karena hal ini, anak lebih sering merasa kelaparan.

  • Kehilangan Berat Badan

Meskipun anak lebih banyak makan, mereka akan mengalami penurunan berat badan karena tubuh tidak dapat menyerap gula darah dalam tubuh. Hal ini membuat jaringan otot dan cadangan lemak menyusut, sehingga mereka kehilangan berat badannya.

  • Rewel karena Kelelahan

Ketika tubuh tidak dapat menyerap gula dari makanan, tubuh akan kekurangan energi karena sel-sel dalam tubuh tidak mendapat cukup asupan. Akibatnya, anak menjadi rewel karena merasa kelelahan.

  • Anak Menjadi Cepat Marah

Tak hanya fisik yang mengalami perubahan, begitu pun dengan mentalnya. Dalam hal ini, mereka akan terlihat murung atau marah secara tiba-tiba.

Si Kecil pengidap diabetes tipe 1 akan mengalami serangkaian gejala, seperti sakit perut, mual, muntah, bau mulut, kesulitan bernapas, bahkan kehilangan kesadaran. Hal-hal tersebut dapat terjadi karena terbentuknya zat keton dalam tubuh, yang disebut dengan ketoasidosis.

Ketoasidosis merupakan kondisi yang dapat membahayakan nyawa jika dibiarkan begitu saja. Untuk itu, segera temui dokter di rumah sakit terdekat dengan terlebih dulu membuat janji di aplikasi Halodoc jika ibu menemukan serangkaian gejala pada Si Kecil guna mendapatkan penanganan yang tepat.

Baca juga: Yang Perlu Diketahui Tentang Diabetes Tipe 1

Tips Merawat Anak dengan Diabetes Tipe 1

Ketika Si Kecil didiagnosis dengan diabetes tipe 1. Berikut beberapa tips cara merawat Si Kecil:

  • Memeriksakan kadar gula darah anak sebanyak beberapa kali dalam sehari. Periksakan kadar gula darah sebelum atau setelah melakukan aktivitas seperti olahraga untuk mengetahui bagaimana pengaruh aktivitas pada kadar gula darah anak.

  • Memberikan suntikan insulin dengan hati-hati. Bagi Si Kecil yang takut jarum suntik, ibu dapat memberikan pengertian bahwa hal tersebut harus dilakukan.

  • Memberikan Si Kecil makanan dengan gizi dan nutrisi yang baik. Tak hanya itu, perhatikan waktu makan dan makanan jenis apa yang dikonsumsi, agar kadar gula darahnya selalu terjaga.

  • Membiasakan Si Kecil untuk selalu aktif berolahraga. Berikan pengertian pada mereka jika berolahraga dapat membantu menjaga kadar gula darah dalam tubuh.

Baca juga: Inilah Mitos Tentang Diabetes Tipe 1 yang Perlu Diketahui

Sebaiknya, ibu juga harus mengetahui tanda-tanda baik atau turunnya kadar gula darah pada anak. Hal-hal tersebut dapat dapat membantu ibu untuk mengantisipasi hal-hal buruk yang bisa saja terjadi di kemudian hari.

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2019. Type 1 Diabetes in Children.
Kids Health. Diakses pada 2019. Type 1 Diabetes: What Is It?