Benarkah Pakai Sepatu yang Kekecilan Picu Tarsal Tunnel Syndrome?

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia
Benarkah Pakai Sepatu yang Kekecilan Picu Tarsal Tunnel Syndrome?

Halodoc, Jakarta – Kenyamanan saat menggunakan alas kaki dapat menghindari kamu dari berbagai gangguan kesehatan pada kaki. Penggunaan sepatu yang tidak sesuai dapat meningkatkan risiko tarsal tunnel syndrome.

Baca juga: Ini Alasan Atlet Rentan Terkena Tarsal Tunnel Syndrome

Tarsal tunnel syndrome (TTS) adalah penyakit langka yang dapat menyerang bagian kaki. Seseorang dengan kondisi tarsal tunnel syndrome akan mengalami gangguan saraf di antara metatarsal. Selain ukuran sepatu, tidak ada salahnya mengetahui faktor lain yang menyebabkan seseorang mengalami kondisi ini.

Pentingnya Menggunakan Alas Kaki yang Tepat

Saraf pada tabung metatarsal memiliki fungsi untuk mengendalikan gerakan pada pergelangan kaki dan kaki. Kondisi tarsal tunnel syndrome umumnya dialami oleh orang dewasa. Atlet dan orang-orang yang bekerja dengan aktivitas fisik cukup berat lebih berisiko mengalami kondisi ini dibandingkan orang dewasa dengan pekerjaan yang lain.

Ada beberapa penyebab seseorang mengalami tarsal tunnel syndrome, salah satunya adalah ukuran alas kaki yang terlalu sempit atau kecil. Penggunaan alas kaki yang terlalu kecil menyebabkan gangguan pada saraf tibial di sisi pergelangan kaki dan bagian kaki bawah terjepit.

Tidak hanya penggunaan sepatu yang kecil, gangguan pada saraf ini dapat terjadi akibat adanya tekanan besar pada bagian saraf yang diakibatkan karena cedera maupun kondisi terkilir. Ketahui faktor lain yang meningkatkan seseorang mengalami tarsal tunnel syndrome, seperti adanya penyakit arthtritis, rematik atau rheumatoid arthritis.

Aktivitas berat yang menyebabkan cedera pada kaki juga membuat seseorang mengalami tarsal tunnel syndrome jika kondisi cedera tidak segera diatasi. Peradangan yang terjadi pada selubung tendon juga meningkatkan risiko seseorang mengalami tarsal tunnel syndrome.

Seseorang dengan telapak kaki yang datar atau flat foot akibat bawaan lahir, nyatanya juga berisiko mengalami kondisi tarsal tunnel syndrome.

Baca juga: 5 Hal yang Perlu Diketahui Tentang Tarsal Tunnel Syndrome

Gejala Tarsal Tunnel Syndrome

Sebaiknya bagi kamu yang mengalami beberapa gejala dari tarsal tunnel syndrome, segera kunjungi rumah sakit terdekat untuk memastikan penyebab gejala yang kamu alami. Perhatikan kesehatan kamu ketika mengalami beberapa kondisi yang menjadi gejala dari kondisi tarsal tunnel syndrome.

Biasanya, pengidap tarsal tunnel syndrome mengalami kondisi kesemutan bahkan mati rasa dari bagian pergelangan kaki hingga ke telapak kaki. Tidak hanya itu, pengidap tarsal tunnel syndrome terkadang kehilangan kemampuan untuk merasakan kondisi kaki. 

Tarsal tunnel syndrome membuat pengidap mengalami kondisi nyeri pada bagian pergelangan kaki hingga kaki khususnya pada saat malam hari. Rasa sakit dan nyeri semakin parah ketika pengidap tarsal tunnel syndrome melakukan aktivitas. Jika kondisi ini tidak segera diatasi, pengidap tarsal tunnel syndrome dapat mengalami perubahan pada gaya berjalan.

Pengobatan Tarsal Tunnel Syndrome

Penggunaan obat dapat mengurangi gejala dari tarsal tunnel syndrome. Tidak hanya itu, untuk mengurangi tekanan pada bagian saraf sebaiknya pengidap tarsal tunnel syndrome menggunakan sepatu medis untuk sementara hingga kondisi ini berangsur membaik.

Baca juga: Begini Cara Metode Pengobatan Pada CTS Carpal Tunnel Syndrome

Jangan lupa untuk mengistirahatkan bagian kaki yang mengalami kondisi tarsal tunnel syndrome untuk mempercepat pemulihan. Hindari melakukan aktivitas yang cukup berat selama kamu masih dalam perawatan dan pemulihan dari kondisi tarsal tunnel syndrome, termasuk melakukan olahraga. Berolahraga terlalu keras dapat menyebabkan kondisi tarsal tunnel syndrome sulit untuk disembuhkan dan keadaan semakin buruk.

Referensi:
Healthline (diakses pada 2019). What is Tarsal Tunnel Syndrome
Medical News Today (diakses pada 2019). Tarsal Tunnel Syndrome