Bisa Muncul di Wajah, Ini Gejala Kista Dermoid

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia
Bisa Muncul di Wajah, Ini Gejala Kista Dermoid

Halodoc, Jakarta - Kisat biasanya merupakan benjolan atau kantong yang berisi cairan yang bisa muncul di permukaan kulit atau bahkan di bawah kulit. Namun, tahukah kamu bahwa terdapat kista yang bisa terbentuk atas gigi, rambut, dan jaringan kulit? Kondisi tersebut disebut kista dermoid yang terbentuk akibat kelainan perkembangan janin. Jenis kista ini dapat langsung terlihat ketika bayi dilahirkan. 

Selain terbentuk di kulit, kista ini bisa terbentuk di dalam tubuh, seperti rahim dan tulang belakang. Kista yang terbentuk di dalam tubuh sering tidak disadari oleh pengidapnya sehingga ia dapat menimbulkan gangguan dan gejala pada usia dewasa.

Baca juga: Mengenal Kista Dermoid, Tumor yang Memiliki Rambut dan Gigi

Apa Saja Gejala dari Kista Dermoid?

Kista dermoid dapat tumbuh di bagian tubuh mana saja. Namun, kondisi ini umumnya muncul di kulit, terutama di kulit wajah. Di dalam kista ini bisa terdapat kelenjar minyak, kelenjar keringat, rambut, gigi, serta jaringan lain yang biasa terdapat di dalam atau di permukaan kulit. Penampakannya akan seperti benjolan yang biasanya tumbuh tunggal, dengan ukuran 0,5-6 cm, dan lunak bila disentuh.

Pada masa awal, kista dermoid tidak menimbulkan keluhan yang berarti. Rasa nyeri bisa muncul saat infeksi telah terjadi. Tidak hanya sebabkan nyeri, kista dermoid yang terinfeksi akan tampak kemerahan dan membengkak.

Jika kista dermoid muncul di organ dalam, gejala yang timbul tergantung dari lokasi ia tumbuh. Apabila kista dermoid tumbuh di rahim, maka pengidapnya bisa mengalami gejala berupa nyeri panggul, terutama saat menstruasi. Jika kista ini tumbuh di sekitar tulang belakang, maka pengidapnya bisa merasakan kesemutan di tungkai, tungkai menjadi lemah hingga sulit berjalan, dan tidak mampu menahan buang air kecil.

Pastikan untuk segera memeriksakan diri ke dokter jika kamu merasakan gejala seperti yang disebutkan di atas. Supaya tidak perlu antre untuk melakukan pemeriksaan, kamu bisa buat janji terlebih dahulu di aplikasi Halodoc. Sesampainya di rumah sakit, kamu bisa langsung menemui dokter untuk melakukan pemeriksaan.

Baca juga: Sulit Terdeteksi, Kista Dermoid Berkembang Hingga Dewasa

Bisakah Kista Dermoid Dicegah?

Kista dermoid memang tidak berpotensi tumbuh menjadi ganas dan bersifat kanker, tetapi dengan melakukan operasi, kista ini bisa dihilangkan. Pengobatan juga penting dilakukan sebab kista dermoid juga bisa menyebabkan gangguan serius bila ia pecah dan menyebabkan infeksi bakteri.

Namun sayangnya kista dermoid tidak bisa dicegah, ini karena kista dermoid terjadi akibat kelainan saat perkembangan janin. Meski begitu, ia bisa dideteksi lebih dini sebelum terjadi komplikasi. Sehingga jika kamu merasakan sesuatu gejala yang mencurigakan, segera periksakan ke rumah sakit

Pemeriksaan rutin ke dokter dapat mendeteksi lebih awal kista dermoid yang tumbuh di bagian dalam tubuh. Apabila kista tumbuh di dalam rahim, maka dokter kandungan bisa melakukan pemeriksaan panggul.

Baca juga: Perkembangan Janin yang Terganggu, Awas Kista Dermoid

Bagaimana Cara Mengobati Kista Dermoid?

Pengobatan untuk mengatasi kista dermoid bertujuan untuk menghilangkan kista seluruhnya. Penting untuk diperhatikan juga bahwa penanganan kista dermoid harus dilakukan oleh tim dokter. Jika ditangani secara mandiri bisa mengakibatkan risiko tinggi, seperti infeksi, perdarahan, atau kista tumbuh kembali.

Pembedahan pengangkatan kista dilakukan dan metodenya tergantung pada letak tumbuhnya kista. Pada kista di kulit, dokter atau dokter bedah melakukan operasi kecil dengan obat bius lokal untuk mengangkat kista. Jika kista dermoid tumbuh di dalam rahim, penanganannya dilakukan dengan operasi melalui perut atau menggunakan teknik khusus bernama laparoskopi dengan sayatan yang lebih kecil sebesar lubang kunci.

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2019. What You Should Know About Dermoid Cysts.
WebMD. Diakses pada 2019. Dermoid Cyst.