Bisakah Anak-Anak Terserang Kolesterol Tinggi?

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
Bisakah Anak-Anak Terserang Kolesterol Tinggi?

Halodoc, Jakarta – Tak hanya orang dewasa, kolesterol tinggi juga bisa terjadi pada anak-anak, lho. Hal ini biasanya disebabkan oleh faktor keturunan, tetapi dapat juga dipicu oleh faktor lain, seperti misalnya pola makan tidak sehat. Ketahui lebih lanjut tentang kolesterol tinggi pada anak-anak, dalam pembahasan berikut.

Sebelumnya, perlu diketahui bahwa kadar kolesterol normal pada anak sebenarnya tidak jauh berbeda dengan orang dewasa, yaitu kurang dari 200 mg/dL. Dengan kadar kolesterol baik lebih dari 40 mg/dL, dan kolesterol jahat kurang dari 130 mg/dL. Seperti telah disebutkan tadi, bahwa penyebab utama dari kolesterol tinggi pada anak adalah faktor keturunan.

Baca juga: Ini Batas Kadar Kolesterol yang Normal Bagi Wanita

Namun pada beberapa kasus, kondisi ini juga bisa disebabkan oleh pola makan tak sehat, seperti kebiasaan mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung lemak jenuh berlebihan. Jenis makanan dan minuman dengan kandungan lemak jenuh berlebihan adalah susu cokelat, keju, produk olahan daging seperti sosis, es krim, dan kentang goreng.

Seperti Apa Gejala Kolesterol Tinggi pada Anak?

Sebenarnya, tidak ada gejala khusus nan signifikan dari kolesterol tinggi pada anak. Untuk memastikan apakah seorang anak mengidap kolesterol tinggi atau tidak, dibutuhkan pemeriksaan medis. Lalu, kapan Si Kecil perlu mulai melakukan cek kolesterol? Pada usia 9-11 tahun, kemudian diulangi pada usia 19-21 tahun.

Sementara itu, pada anak-anak berusia 2-8 tahun dan 12-18 tahun, pemeriksaan kolesterol direkomendasikan jika mengalami obesitas, memiliki anggota keluarga dengan riwayat kolesterol tinggi, atau mengidap penyakit tertentu seperti gagal ginjal, diabetes, dan penyakit Kawasaki. Pemeriksaan kolesterol untuk anak dilakukan dengan mengambil sampel darah, dengan sebelumnya berpuasa selama 12 jam.

Ada cara yang lebih mudah jika ingin membawa Si Kecil ke dokter untuk melakukan pemeriksaan kolesterol, yaitu dengan men-download aplikasi Halodoc. Mengapa? Sebab dengan aplikasi ini, kamu bisa membuat janji dengan dokter di rumah sakit, sehingga tak perlu lagi lama mengantri. Praktis, bukan?

Baca juga: 6 Cara Menjaga Kadar Kolesterol Saat Liburan

Tips Menurunkan Kolesterol Tinggi pada Anak

Ketika anak telah didiagnosis mengidap kolesterol tinggi, ada beberapa tips yang bisa dilakukan untuk menurunkan kadar kolesterol agar kembali normal, yaitu:

1. Membatasi Makanan dan Minuman Berlemak

 

Karena dapat dipicu oleh pola makan yang tidak sehat, maka hal pertama yang perlu dilakukan orangtua adalah membatasi asupan makanan dan minuman yang mengandung lemak jenuh, lemak trans, dan berkolesterol tinggi. Sebelum diberikan pada anak, periksalah terlebih dahulu kandungan dalam suatu makanan atau minuman. Dalam menyiapkan makanan, gantilah mentega atau minyak biasa dengan minyak dan mentega yang bebas lemak jenuh.

2. Memulai Pola Makan Sehat

Langkah yang perlu dilakukan seiring membatasi makanan dan minuman berlemak adalah memulai pola makan sehat. Pola makan sehat ini tidak hanya harus dilakukan anak-anak saja, tetapi juga seluruh anggota keluarga. Sebab, anak-anak biasanya meniru apa yang dilakukan orangtua dan orang terdekatnya, termasuk dalam hal makanan. 

Baca juga: Menurunkan Kolesterol atau Berat Badan, Mana yang Lebih Dahulukan?

Jika orangtua dan anggota keluarganya yang lain terbiasa makan makanan sehat setiap harinya, ia juga akan terbiasa untuk mengonsumsinya. Jadi, lagi-lagi peran orangtua sangat penting di sini. Siapkanlah makanan dengan gizi seimbang sebagai menu makan keluarga sehari-harinya, dan batasi jumlah konsumsi gula dan makanan berlemak, untuk menurunkan kolesterol pada anak.

3. Mengajak Anak Olahraga Teratur

Ajaklah anak berolahraga secara teratur, seperti joging, berenang, bersepeda, dan lari. Selain membantu penurunan kadar kolesterol, olahraga teratur juga dapat membuat tubuh anak sehat secara keseluruhan dan kekuatan ototnya meningkat. Untuk menurunkan kolesterol, durasi olahraga yang ideal untuk dilakukan adalah selama 60 menit. 

Sebagai kebiasaan sehari-hari, cobalah untuk mulai mengurangi kegiatan bermain gawai dan menonton televisi. Lalu, ajaklah anak untuk aktif bergerak dalam kegiatan sehari-harinya. Jika setelah menjalani pola hidup sehat dan rutin berolahraga kolesterol tinggi anak tak kunjung turun, sebaiknya konsultasikan lebih lanjut pada dokter.

Referensi:
Kids Health. Diakses pada 2019. Cholesterol.
Everyday Health. Diakses pada 2019. High Cholesterol in Children? It’s All Too Common.
WebMD. Diakses pada 2019. High Cholesterol In Children.