Bisakah Penyakit Tumor Wilms Dicegah?

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Bisakah Penyakit Tumor Wilms Dicegah?

Halodoc, Jakarta – Jika ibu memiliki anak laki-laki berusia 3-4 tahun, ada kondisi yang perlu diwaspadai. Tumor wilms, yaitu sejenis tumor pada ginjal yang menyebabkan demam, kelelahan, mual, muntah, sembelit, sesak napas, urine berdarah, dan penurunan nafsu makan. Tumor wilms rentan membuat tekanan darah menurun dan tumbuh kembang Si Kecil terhambat.

Baca Juga: Kenali Tumor Wilms, Penyakit yang Menyerang Ginjal Anak

Tumor Wilms Tidak Bisa Dicegah

Itu mengapa ibu perlu rutin melakukan pemeriksaan USG setidaknya empat kali selama kehamilan. Satu kali dilakukan pada trimester 1, satu kali pada trimester 2, dan dua kali pada trimester 3. Jika Si Kecil mengidap kelainan bawaan tertentu yang terkait tumor wilms, sebaiknya lakukan pemeriksaan USG setiap 3-4 bulan hingga anak berusia delapan tahun. Hal ini bertujuan untuk mendeteksi tumor sejak dini sehingga bisa dilakukan penanganan segera.

Gejala utama tumor wilms berupa nyeri dan pembengkakan perut. Gejala lainnya adalah demam, rasa lelah berlebihan, nafsu makan menurun, mual, muntah, sesak napas, sembelit, tekanan darah meningkat, urine berdarah, hingga gangguan tumbuh kembang. Segera tanya dokter Halodoc jika Si Kecil mengalami tanda dan gejala tersebut.

Baca Juga: 9 Tanda Anak Mengalami Tumor Wilms

Diagnosis dan Pengobatan Tumor Wilms

Diagnosis tumor wilms diawali dengan pemeriksaan fisik. Untuk memastikan diagnosis, dilakukan tes penunjang berupa tes darah dan urine, tes pencitraan, serta biopsi. Setelah diagnosis ditetapkan, dokter menentukan diagnosis stadium penyakit. Berikut ini lima stadium tumor wilms yang perlu diketahui:

  • Stadium 1. Tumor berada di dalam satu ginjal. Pada tahap ini, tumor bisa disembuhkan melalui tindakan operasi;

  • Stadium 2. Tumor biasanya sudah menyebar ke jaringan sekitar ginjal, termasuk pembuluh darah. Tindakan operasi bisa dilakukan untuk mengobati tumor;

  • Stadium 3. Tumor sudah meluas hingga organ perut atau kelenjar getah bening;

  • Stadium 4. Tumor menyebar ke organ lain yang jaraknya jauh dari ginjal, seperti paru-paru, tulang, dan otak;

  • Stadium 5. Tumor sudah menyerang kedua ginjal.

Baca Juga: Penyebab Tumor Wilms yang Perlu Diketahui

Setelah diagnosis ditetapkan, berikut ini pengobatan untuk mengatasi tumor wilms:

  • Pemberian obat untuk mengatasi rasa nyeri, mual, dan pencegahan infeksi yang lebih parah. Pengidap dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan secara berkala untuk mendeteksi kemunculan kembali sel kanker dan mengevaluasi fungsi ginjal baru atau yang tersisa.

  • Operasi pengangkatan ginjal, disebut juga nefrektomi. Melalui prosedur ini, ginjal akan diangkat sebagian atau seluruhnya. Bagi pengidap yang kedua ginjalnya diangkat, perlu menjalani prosedur cuci darah (hemodialisis) seumur hidup atau melakukan transplantasi ginjal.

  • Kemoterapi, dilakukan jika ukuran tumor sudah cukup besar dan operasi tidak mampu mengangkat seluruh sel kanker yang tumbuh. Prosedur ini menghancurkan sisa-sisa sel kanker sehingga sering dilakukan pasca operasi. Namun, kemoterapi dapat dilakukan sebelum operasi untuk menyusutkan tumor.

  • Terapi radiasi (radioterapi), merupakan terapi pengobatan yang menggunakan pancaran sinar radiasi berfrekuensi tinggi. Sinar ini diarahkan ke bagian tubuh yang terinfeksi sel kanker. Radioterapi menjadi pilihan bagi pengidap dengan kondisi tumor yang sudah menyebar ke organ tubuh lain.