Ini 5 Manfaat ASI Bagi Bayi dan Ibu yang Bisa Dirasakan

Ini 5 Manfaat ASI Bagi Bayi dan Ibu yang Bisa Dirasakan
IBU & ANAK 18 August 2017

Halodoc, Jakarta - Hal yang paling ditunggu-tunggu dalam masa kehamilan selama 9 bulan lebih adalah lahirnya sang buah hati ke dunia.  Pastinya semua orang tua terutama ibu akan memberikan yang terbaik untuk sang anak. Salah satunya adalah soal kebutuhan nutrisi buah hati. Bagi anak yang baru lahir pilihan terbaik adalah memberikan Air Susu Ibu (ASI) eksklusif bagi buah hati untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya di awal kehidupannya.

Tidak ada asupan yang lebih baik untuk bayi kamu selain ASI. ASI eksklusif diberikan sejak bayi lahir ke dunia sampai usianya mencapai enam bulan. Maksud dari ASI eksklusif adalah proses pemberian ASI saja kepada bayi dari semenjak bayi lahir hingga menginjak usia 6 bulan tanpa memberikan atau menambahkan makanan atau minuman lainnya. ASI diproduksi secara alami oleh tubuh dan memiliki kandungan nutrisi yang penting bagi tumbuh kembang bayi seperti vitamin, protein dan lemak. Dibandingkan susu formula, ASI lebih mudah dicerna.

Mungkin ada dari sebagian ibu yang bertanya mengapa ASI hanya diberikan pada enam bulan petama kehidupan bayi? Hal ini karena di dalam ASI terdapat kandungan gizi yang dibutuhkan bayi demi tumbuh kembangnya. Kandungan tersebut mencakup vitamin, mineral, lemak, karbohidrat, protein, dan cairan dalam jumlah tepat yang dibutuhkan oleh bayi pada 6 bulan pertama kehidupannya.

Manfaat ASI eksklusif bagi bayi juga memberikan perlindungan tubuh yang tidak dimiliki oleh susu formula. Beberapa diantaranya adalah berbagai bentuk antibodi atau pertahanan tubuh ibu, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, membantu melancarkan proses pencernaan serta penyerapan zat gizi, dan mencegah infeksi. Selain manfaat ASI di atas, ada juga manfaat lain yang bisa bayi dan kamu rasakan  yakni:

Berat Badan Ideal
Manfaat ASI berpengaruh baik untuk berat badan bayi. Biasanya bayi yang diberikan ASI ekslusif akan tumbuh dengan bobot tubuh normal. Menurut para ahli, ASI mengandung lebih sedikit insulin daripada susu formula. Perlu diketahui jika insulin bisa memicu pembentukan lemak. Maka dari itu ASI dianggap penting untuk bayi karena tidak banyak memicu pembentukan lemak pada bayi. Selain itu, dengan memberikan ASI ekslusif, bayi akan memiliki leptin (hormon yang memiliki peranan penting dalam mengatur nafsu makan) lebih banyak.

Tulang Bayi Lebih Kuat
Manfaat ASI juga berpengaruh pada tulang bayi. Bayi yang diberi susu selama tiga bulan atau lebih akan  memiliki tulang leher dan tulang belakang lebih kuat bila dibandingkan dengan bayi yang hanya diberikan ASI kurang dari tiga bulan atau tidak sama sekali.

Berperan Penting untuk Kecerdasan Otak Bayi
Manfaat ASI salah satunya adalah bisa memengaruhi kecerdasan otak bayi. Karena di dalam ASI terdapat kandungan asam lemak yang berperan penting bagi kecerdasan otak bayi. Selain itu, dengan memberi ASI ekslusif bisa terjalin hubungan emosional antara kamu dan Si Kecil yang terjadi selama proses menyusui.

Metode Kontrasepsi Alami untuk Menunda Kehamilan Berikutnya
Manfaat ASI ekslusif juga bisa dirasakan oleh ibu yang berfungsi sebagai alat kontrasepsi. Meskipun metode ini hanya berlaku selama 4 bulan setelah melahirkan. Hisapan bayi pada payudara ibu bisa merangsang hormon prolaktin. Hormon prolaktin berguna untuk menghambat terjadinya pematangan sel telur sehingga menunda kesuburan.

Ungkapan Kasih Sayang Ibu pada Bayi
Manfaat ASI juga bisa dirasakan sebagai bentuk kasih sayang ibu pada bayinya. Dengan menyusui hubungan batin antara ibu dan bayi akan terjalin erat. Hal ini karena saat menyusui bayi menempel pada tubuh ibu dan bayi bisa mendengarkan detak jantung ibu, merasakan dekapan ibu lewat kehangatan sentuhan kulit ibu.

Itulah 5 manfaat ASI untuk bayi dan ibu yang bisa diperoleh jika dilakukan secara terus menerus selama minimal 6 bulan. Namun tidak bisa dipungkiri, terkadang timbul rasa ragu pada ibu untuk menerapkan ASI eksklusif karena ASI yang diproduksi terlalu sedikit.  Sebenarnya hal tersebut tidak perlu terlalu dikhawatirkan, karena jumlah produksi ASI akan semakin meningkat pada hari ke 2-4 setelah melahirkan. Biasanya pada hari ke 3, seorang bayi menerima asupan 300-400 ml per 24 jam, dan pada hari ke 5-8 sebanyak 500-800 ml. Bila ibu sering menyusui, produksi ASI akan semakin bertambah dari hari kehari.


Apabila kamu ingin bertanya-tanya kepada dokter spesialis anak seputar dunia kesehatan anak, kamu bisa mendiskusikannya hanya melalui aplikasi Halodoc. Dalam aplikasinya, Halodoc telah bekerjasama dengan banyak dokter spesialis anak yang terpercaya dan siap membantu kamu 24/7. Untuk mempermudah kamu,  segera download aplikasi Halodoc melalui App Store dan Google Play.

BACA JUGA: 4 Manfaat Yoga untuk Ibu Hamil


Rekomendasi Artikel

DIET & NUTRISI

16 August 2018

Bosan mengonsumsi daging kambing, ayam atau sapi? Coba deh cicipi daging rusa yang tak kalah bergizinya dari k...

Selengkapnya

KEHAMILAN

16 August 2018

Kualitas sperma dan ovum dipengaruhi oleh usia, benarkah? Simak faktanya di Halodoc, yuk!...

Selengkapnya

KECANTIKAN

16 August 2018

Xerostomia merupakan kondisi yang bisa dialami sesekali oleh siapapun. Khususnya dalam kondisi gugup atau cema...

Selengkapnya