• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Cara Menghadapi Seseorang yang Mengidap Cinderella Complex

Cara Menghadapi Seseorang yang Mengidap Cinderella Complex

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
undefined

Halodoc, Jakarta - Sindrom Cinderella, Cinderella complex, dan Cinderella disorder semuanya mengacu pada kondisi psikologis ketika seorang wanita takut akan kebebasan sejati dan diam-diam mengharapkan seorang "pangeran tampan dan kaya" untuk datang dan merawatnya. Istilah "Cinderella complex" diciptakan oleh Agatha Christie dalam novel misteri pembunuhan, tetapi buku yang ditulis oleh Colette Dowling membawa kondisi tersebut menjadi perhatian publik di seluruh dunia. 

Sindrom Cinderella tidak diakui oleh American Psychiatric Association sebagai diagnosis, tetapi wanita yang merasa sangat bergantung pada orang lain mungkin perlu dihadapi dengan perlakuan yang mungkin sedikit berbeda. Selain itu, pola asuh yang baik juga nyatanya bisa mencegah anak mengembangkan masalah ini saat dewasa. 

Baca juga: 4 Hal yang Akan Dialami oleh Pengidap Cinderella Complex

Tanda Seseorang Memiliki Sindrom Cinderella

Sebelum mengetahui cara menghadapi wanita dengan sindrom Cinderella Complex, sebaiknya kamu kenali dulu gejalanya, antara lain:

  • Selalu merasa cemas hidup sendiri.
  • Merasa sulit atau tidak mungkin membuat keputusan besar dalam hidup sendiri.
  • Mengalami kesulitan menghidupi dirinya sendiri atau dalam mempertahankan pekerjaan.
  • Lebih suka peran tradisional seperti ibu rumah tangga. 
  • Lebih suka untuk selalu berpasangan secara romantis dengan seseorang yang bisa digambarkan sebagai orang yang "kuat".
  • Tidak pernah berada atau pindah dari zona nyaman. 
  • Secara diam-diam atau secara terbuka mengungkapkan keinginan yang kuat untuk diperhatikan.

Beberapa wanita dengan sindrom Cinderella mungkin merasa diperlakukan dengan buruk atau diabaikan oleh orang tua mereka, yang semakin memperkuat perbandingan dengan karakter dongeng. Alhasil, wanita dengan kondisi ini mungkin merindukan seorang penyelamat seperti "Pangeran Tampan" untuk datang dan merawat mereka.

Baca juga: Ini Dampaknya Jika Terlalu Memanjakan Si Kecil 

Cara Menghadapi Wanita dengan Cinderella Complex

Ketika sindrom Cinderella Complex sudah terlanjur dialami saat dewasa, sindrom ini bisa dikurangi sedikit demi sedikit. Namun, cara mengatasi yang lebih baik adalah melakukan upaya preventif sejak masih anak-anak.

Ketika seseorang sudah terbiasa dengan karakter kekanak-kanakan memang sulit untuk menjadi dewasa. Meski begitu, bukan berarti mereka tidak bisa bersikap dewasa. Ada beberapa cara untuk membantu seseorang terlepas dari sindrom Cinderella Complex:

  • Hentikan sikap yang memicu sikap kekanak-kanakan, manja, atau delusional mereka. Jangan mudah menyerah untuk segera membantu mereka menyelesaikan masalah mereka sendiri. kamu harus membiarkan mereka menghadapi masalahnya dan menerima konsekuensi atas segala tindakannya. 
  • Perlahan mengenalkan konsep kedewasaan kepada mereka. Misalnya ketika mereka mulai berkeinginan untuk bekerja, biarkan mereka untuk bekerja yang mudah terlebih dahulu. Jika ia sudah terbiasa, maka ia bisa meningkatkan kemampuannya di kemudian hari.
  • Jauhkan mereka dari hal-hal yang mengganggu fokus hidup mereka. Jangan biarkan hal seperti media sosial atau hobi mengambil alih perhatian dan waktu mereka sebelum mereka benar-benar mampu bertanggungjawab pada kehidupan mereka.
  • Apabila gejala sudah tidak bisa kamu tolerir, carilah pertolongan psikolog. Untuk terapi ke psikolog, psikolog dapat membantu meminimalkan gejala. Langkah selanjutnya psikolog dapat membantu seseorang lebih mengenal kondisi diri mereka agar mereka bisa memahami dan menerima apa yang telah terjadi di masa lalu, dan menyiapkan tindakan atau perilaku yang lebih efektif untuk masa depannya.

Baca juga: Cara Mencegah agar Anak Tidak Alami Sindrom Cinderella Complex

Kamu juga bisa meminta bantuan psikolog di Halodoc untuk mengatasi hal ini. Psikolog di Halodoc akan selalu siaga memberikan bantuan yang paling tepat. Hal yang terpenting untuk mengatasi sindrom Cinderella complex adalah dukungan dari orang-orang terdekat mereka. Berilah masukan dan arahan tanpa mengintervensi kehidupan mereka. Biarkan mereka menemukan diri mereka sendiri dan selalu berikan motivasi kepada mereka agar mereka mau menjadi orang yang lebih baik lagi. 

Referensi:
Empower. Diakses pada 2020. Psychology Behind The Cinderella Complex.
Health Grades. Diakses pada 2020. Cinderella Syndrome: Signs You Have It and How to Overcome It.
The New York Times. Diakses pada 2020. The Cinderella Syndrome.