Cara Menyusui Bayi Jika Puting Ibu Datar

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani
cara menyusui bayi

Halodoc, Jakarta - Layaknya payudara, puting pada ibu juga tumbuh dalam berbagai macam bentuk. Tidak semua ibu menyusui memiliki puting yang menonjol. Bahkan, banyak ibu menyusui yang memiliki puting datar. Ketika ibu dihadapkan dengan permasalahan ini, berikut ini cara menyusui bayi jika ibu memiliki puting datar.

Baca juga: 4 Gangguan Kesehatan yang Sering Dialami Ibu Menyusui

1. Stimulasi Puting

Menstimulasi puting dapat ibu lakukan dengan menarik puting keluar secara perlahan. Cara yang satu ini bisa dilakukan dengan menggunakan ibu jari dan jari telunjuk. Selain menariknya secara langsung, ibu dapat menstimulasi dengan menggunakan kain lembap yang dingin.

Menstimulasi puting juga dapat ibu lakukan dengan melakukan teknik Hoffman. Cara yang satu ini dapat ibu lakukan dengan:

  • Letakkan ibu dari dan jari telunjuk pada kedua sisi puting.

  • Tekan jari ke arah dalam payudara.

  • Regangkan area di setiap arah secara perlahan.

  • Teknik yang satu ini dapat ibu ulangi sebanyak lima kali setiap pagi hari.

2. Memakai Nipple Shield

Nipple shield merupakan alat yang digunakan untuk membuat puting terasa lebih panjang. Pemakaian nipple shield dapat ibu lakukan agar bayi mau mengisap langsung pada payudara. Selain itu, pemakanan nipple shield digunakan untuk menstimulasi langit-langit mulut bayi, dan memicu refleks mengisap. 

Menyusui dengan menggunakan nipple shield akan membantu puting lebih menonjol. Cara yang satu ini dapat ibu hentikan ketika Si Kecil telah menguasai teknik menyusui dengan baik. Proses ini akan tergantung pada kondisi jaringan puting ibu sendiri. 

Namun, hal yang perlu diingat adalah, nipple shield bukan satu-satunya cara yang paling manjur ketika ibu memiliki puting yang datar. Dalam hal ini, ibu bisa langsung ceritakan pada dokter ahli di aplikasi Halodoc untuk menentukan langkah apa yang harus ibu ambil. Ketika permasalahan menyusui yang satu ini sudah diatasi, kegiatan menyusui ibu dan si buah hati akan semakin menyenangkan.

Baca juga: Nutrisi yang Diperlukan Ibu Menyusui

3. Memakai Breast Shield

Kegiatan menyusui pada ibu berputing datar akan terasa semakin sulit ketika payudara membengkak. Ketika payudara membengkak, payudara akan kehilangan elastisitasnya, sehingga puting akan semakin masuk ke dalam. Dalam hal ini, ibu dapat menggunakan breast shield guna melindungi puting yang sakit, dan untuk memperbaiki puting yang datar.

Breast shield merupakan alat bantu menyusui yang dikenakan di dalam bra dan terbuat dari plastik, yang terdiri dari dua bagian, yaitu bagian belakang dengan lubang, agar puting bisa menonjol ke luar, dan kubah bulat yang sesuai, yang dipasang di dalam bra.

Alat bantu yang satu ini akan bekerja dengan merenggangkan puting dan membuatnya menonjol keluar secara perlahan. Alat bantu yang satu ini tidak perlu dipakai setiap saat, ibu hanya perlu memakainya selama 30 menit sebelum menyusui.

Selain beberapa cara tersebut, ibu juga dapat meminta bantuan konselor laktasi, jika kegiatan menyusui sangat sulit dilakukan, karena puting ibu yang datar. Biasanya, konselor laktasi akan menyarankan ibu untuk menggunakan pompa ASI sebelum menyusui, agar puting tertarik keluar, dan bayi lebih mudah untuk menyusui.

Baca juga: Ibu Baru Jangan Takut Menyusui, Ikuti Langkah Ini

Jika ibu menemui kesulitan ketika menyusui, bicarakan dengan dokter atau konsultan laktasi untuk mencari bantuan. Jangan lupa untuk rutin memperhatikan berapa kali Si Kecil buang air kecil dalam sehari, untuk memastikan dia mendapatkan ASI yang cukup. Normalnya, bayi akan buang air kecil minimal 6 kali dalam sehari.

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2019. 11 Tips to Ease Breastfeeding with Flat Nipples.
Baby Center. Diakses pada 2019. Breastfeeding with Flat or Inverted Nipples.