Cegah Kenaikan Berat Badan Saat Puasa dengan 5 Cara Ini

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Cegah Kenaikan Berat Badan Saat Puasa dengan 5 Cara Ini

Halodoc, Jakarta - Meski memangkas waktu makan pada siang hari, sebagian orang justru mengalami kenaikan berat badan saat puasa. Penyebab utamanya tentu saja karena waktu makan yang berubah menjadi malam hari, cukup dekat dengan waktu tidur. Terlebih jika tidak memperhatikan jenis makanan yang dikonsumsi saat sahur dan berbuka.

Namun, namanya juga manusia yang memiliki hawa nafsu. Setelah sekitar 13 jam menahan lapar dan haus, sudah pasti kita menginginkan makanan kesukaan sebagai sajian berbuka. Akibatnya, banyak yang mungkin jadi makan berlebihan. Belum lagi berbagai makanan khas berbuka yang mengandung banyak lemak, seperti kolak, es buah, dan gorengan. Hal-hal inilah yang memicu kenaikan berat badan saat bulan puasa.

Baca juga: Ternyata Sinar Matahari Bisa Cegah Berat Badan Naik

Tenang, kenaikan berat badan saat puasa sebenarnya bisa dicegah kok, dengan beberapa cara berikut:

1. Alih-Alih Gorengan, Awali Berbuka dengan Kurma

Saat berbuka sebaiknya mulai dengan kurma dan air putih. Ambil 1 hingga 3 buah kurma dan minum segelas air, lalu beri jeda waktu sebelum menyantap camilan berbuka lainnya. Namun, batasi makanan gorengan dan makanan dengan rasa yang manis. Jika ingin melanjutkan makan utama, lakukan setelah salat tarawih.

2. Pilih Sup dan Salad

Tak harus setiap hari mengonsumsi nasi. Jika ingin makan berat setelah berbuka, kamu bisa melanjutkan dengan sup dan salad, kemudian tambahkan dengan protein. Sup jadi salah satu pilihan tepat, karena biasanya di dalamnya terdapat lauk berprotein hingga sayuran. Hidangan ini mengandung vitamin, mineral, serta serat yang sangat baik untuk tubuh dan menjaga stamina selama berpuasa.

Baca juga: Liburan Tanpa Naik Berat Badan? Bisa Kok!

3. Hindari Minuman Manis

Batasi minuman manis seperti teh, minuman manis dalam kemasan dan juga sirup. Tanpa disadari, minuman manis menyumbang banyak kalori. Apalagi ketika kamu langsung mulai minum dengan yang manis, tentu tak cukup satu gelas. Sebaiknya beri jeda dua jam jika ingin minum manis.

Pastikan cukupi kebutuhan cairan, setidaknya 8 gelas per hari untuk mencegah dehidrasi selama berpuasa. Jika ingin minuman yang memiliki rasa, pilihlah minuman hangat dengan campuran jahe dan peppermint serta lemon. Bisa juga mencampurkan air lemon dan madu.

4. Batasi Minuman Berkafein

Minuman seperti teh, kopi, soda, atau minuman lainnya yang mengandung kafein sebaiknya dibatasi konsumsinya. Sebab, minuman ini dapat membuat tubuh kehilangan cairan lebih banyak, sehingga meningkatkan risiko dehidrasi.

5. Jangan Langsung Tidur Setelah Sahur

Setelah makan saat berbuka dan sahur sebaiknya jangan langsung tidur. Berilah waktu pada tubuh untuk mencerna semua makanan. Jika langsung tidur, ini bisa membuat berat badan naik dan tidur pun tak nyenyak. Perlu diingat juga bahwa saat sahur, sebaiknya pilih makanan yang mengandung protein tinggi seperti yogurt, kacang-kacangan, dan telur. Makanan berprotein tinggi dapat membantu menekan rasa lapar, sehingga kita tidak akan mudah lemas saat berpuasa seharian.

Baca juga: Berat Badan Bertambah Pascalebaran? Begini Cara Mengatasinya

Itulah sedikit penjelasan tentang cara mencegah kenaikan berat badan saat puasa. Jika kamu membutuhkan informasi lebih lanjut soal hal ini atau gangguan kesehatan lainnya, jangan ragu untuk mendiskusikannya dengan dokter pada aplikasi Halodoc, lewat fitur Talk to a Doctor, ya. Mudah kok, diskusi dengan dokter spesialis yang kamu inginkan pun dapat dilakukan melalui Chat atau Voice/Video Call. Dapatkan juga kemudahan membeli obat menggunakan aplikasi Halodoc, kapan dan di mana saja, obatmu akan langsung diantar ke rumah dalam waktu satu jam. Yuk, download sekarang di Apps Store atau Google Play Store!