Cegah Pityriasis Alba dengan 6 Cara Ini

Cegah Pityriasis Alba dengan 6 Cara Ini

Halodoc, Jakarta - Pityriasis alba adalah kelainan kulit yang paling banyak menyerang anak-anak dan orang yang baru tumbuh dewasa. Penyebab pasti dari gangguan tersebut tidak diketahui. Namun, disebutkan bahwa kondisi tersebut dapat dikaitkan dengan eksim, yaitu kelainan kulit umum yang menyebabkan ruam bersisik dan gatal.

Seseorang dengan pityriasis alba mengembangkan bercak merah atau merah muda pada kulitnya yang biasanya bulat atau oval. Bercak biasanya hilang dengan krim pelembap atau hilang dengan sendirinya. Namun, gangguan tersebut sering meninggalkan bekas pucat di kulit setelah kemerahan memudar.

Gangguan ini adalah kondisi kulit tingkat rendah dan jinak, yang berarti tidak berbahaya selain beberapa gejala ringan. Ruam paling khas terjadi pada wajah, terutama pipi dan dagu, atau lengan atas, leher, dan bahu. Pityriasis alba terjadi lebih jarang di tempat-tempat seperti kaki.

Gejala Pityriasis Alba

Sebelum masuk dalam pembahasan cara untuk mencegah pityriasis alba, kamu harus lebih dahulu mengetahui gejala dari gangguan tersebut. Tidak banyak gejala pityriasis alba, karena kondisinya tidak berbahaya di luar penampilan yang tidak menyenangkan. 

Ketika gangguan tersebut mulai terjadi, bercak merah muda atau merah pucat dalam bentuk bulat, oval, atau tidak teratur akan terbentuk di wajah, lengan atas, leher, dada, atau punggung. Bercak ini biasanya kering dan bersisik, terasa gatal, serta biasanya tidak disertai gejala lain.

Setelah beberapa minggu, bercak merah ini akan memudar dan berubah menjadi area kulit yang lebih terang. Bercak yang pudar dapat bertahan beberapa bulan atau beberapa tahun. Gangguan tersebut mungkin sangat terlihat atau menyatu dengan bagian kulit lainnya, tergantung pada warna kulit orang yang mengalaminya.

Pada musim panas, saat orang berjemur dan ketika kulit mulai kecoklatan, bercak ini akan lebih menonjol karena warnanya tidak dapat berubah. Dengan memakai tabir surya, kamu dapat menjaga bercak tersebut menjadi lebih ringan, supaya tidak terlalu menonjol saat musim panas.

Baca juga: Si Kecil Terkena Pityriasis Alba, Ini yang Harus Dilakukan

Faktor Pemicu Pityriasis Alba

Meskipun penyebab kondisi belum sepenuhnya diketahui atau dipahami, terdapat beberapa yang dapat menjadi faktor pemicu dari gangguan tersebut. Hal ini termasuk:

  1. Cuaca Panas

Kulit ditemukan sangat sensitif selama musim panas dan cukup rentan terhadap gangguan kulit. Paparan sinar matahari yang berkepanjangan juga dapat memperburuk bercak kulit yang timbul karena gangguan tersebut.

  1. Daerah yang Lembap

Kelembaban yang tinggi pada cuaca sekitar kamu dapat memicu kekeringan pada kulit manusia. Hal tersebut dianggap sebagai faktor pendorong seseorang mengalami pityriasis alba.

  1. Penggunaan Sabun

Menggunakan merek sabun baru yang tidak disesuaikan dengan kulit kamu dapat menghasilkan reaksi akut pada seseorang. Hal ini dapat mengarah pada perkembangan kondisi ini. Beberapa ahli medis percaya bahwa sabun yang mengandung wewangian sangat rentan sebagai faktor pemicu penyakit ini.

  1. Penggunaan Deterjen Tertentu

Produk deterjen tertentu yang digunakan untuk membersihkan pakaian terdiri dari zat yang hypoallergenic atau menyebabkan sedikit alergi. Hal ini dapat menyebabkan iritasi kulit, sehingga mengakibatkan gangguan kulit.

Baca juga: Cara Menghilangkan Pityriasis Rosea

Pencegahan Pityriasis Alba

Terdapat beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya gangguan pada kulit yang mungkin terjadi pada kamu, yaitu:

  1. Menjaga kesehatan dan kekebalan umum yang baik.

  2. Setiap bercak yang terjadi harus diperiksa terlebih dahulu jika memungkinkan.

  3. Hindari penggunaan obat tropis apa pun yang belum dikonfirmasi pada kulit.

  4. Penggunaan pakaian sintetis harus dihindari.

  5. Hindari asupan berlebihan dari terhadap zat-zat asam.

  6. Hindari alkohol dan merokok.

Baca juga: Bukan Panu, Ini 5 Penyebab Bercak Putih pada Kulit

Itulah beberapa hal yang dapat mencegah gangguan pityriasis alba pada seseorang. Jika kamu mempunyai pertanyaan perihal gangguan tersebut, dokter dari Halodoc siap membantu. Komunikasi dengan dokter dapat dengan mudah dilakukan melalui Chat atau Voice/Video Call. Ayo, download aplikasinya sekarang di smartphone kamu!