Cek Pra Nikah Bisa Tentukan Pasangan Bisa Punya Keturunan?

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
cek pra nikah bisa tentukan pasangan bisa punya keturunan

Halodoc, Jakarta – Menjelang hari pernikahan, kebanyakan pasangan biasanya akan lebih sibuk mengurusi persiapan pesta pernikahan dibandingkan persiapan lainnya. Padahal, ada satu persiapan yang tidak kalah pentingnya lho untuk dilakukan para pasangan yang mau menikah, yaitu cek pranikah atau yang biasa disebut juga dengan pre-marital check-up. Selain untuk mengetahui kondisi kesehatan masing-masing, pemeriksaan ini juga bisa digunakan untuk mengetahui peluang kamu dan pasangan untuk memiliki keturunan. Enggak usah khawatir dulu. Agar lebih jelas, simak penjelasannya di sini.

Masih sedikit pasangan di Indonesia yang menyadari pentingnya cek kesehatan sebelum menikah. Padahal, pemeriksaan ini bertujuan untuk mengetahui kondisi kesehatan maupun riwayat masalah kesehatan yang dimiliki, baik oleh si pria maupun wanita. Dengan mengetahui kondisi kesehatan masing-masing, kamu dan pasangan diharapkan dapat melakukan upaya untuk mencegah ataupun untuk menangani masalah kesehatan yang terdeteksi sebelum menjalani pernikahan.

Selain itu, cek pranikah juga bertujuan untuk mengetahui kondisi kesehatan organ reproduksi kedua belah pihak. Dengan demikian, proses kehamilan nantinya pun bisa berjalan lebih maksimal dan pasangan bisa memiliki keturunan yang sehat. Namun, pasangan juga bisa memutuskan untuk menjalani tes kesuburan sebelum menikah. Tes ini dilakukan untuk menilai apakah organ-organ reproduksi pada pria dan wanita mendukung untuk terjadinya proses kehamilan secara alami.

Baca juga: Mandul Bisa Dipastikan dengan Tes Kesuburan

Prosedur Tes Kesuburan Sebelum Menikah

Pemeriksaan kesuburan tidak hanya perlu dilakukan oleh wanita, tapi pria juga. Pada pria, tes kesuburan yang paling utama adalah pemeriksaan sperma. Pemeriksaan ini tetap penting dilakukan, walaupun pria tersebut sudah pernah berhubungan intim dan memiliki anak sebelumnya. Pemeriksaan sperma biasanya dilakukan dengan cara menganalisis sampel air mani yang telah diambil.

Selain analisis sperma, tes kesuburan untuk pria, antara lain tes USG untuk mendeteksi adanya gangguan pada organ reproduksi pria, pemeriksaan hormon untuk mengetahui tingkat testosteron, biopsi testis untuk memeriksa adanya masalah pada proses produksi sperma, pemeriksaan Chlamydia, yaitu penyakit yang bisa menyebabkan kemandulan, dan pemeriksaan genetik.

Baca juga: Sulit Hamil Genetik atau Tidak Ya?

Sementara untuk wanita yang belum pernah melakukan hubungan intim, maka pemeriksaan kesuburan yang bisa dilakukan hanyalah USG melalui perut atau anus (transrektal). Tujuannya adalah untuk memeriksa kondisi organ kandungannya. Namun sebenarnya, tes kesuburan dengan cara ini kurang efektif dibandingkan tes yang dilakukan melalui Miss V. Sedangkan pemeriksaan melalui Miss V, dianjurkan hanya untuk wanita yang sudah aktif secara seksual.

Prosedur USG transrektal tidak terlalu rumit dan biasanya dilakukan pada awal siklus haid. Wanita hanya perlu rileks, kemudian dokter akan memasukkan alat USG melalui lubang anus. Prosedur ini memang menimbulkan rasa tidak nyaman bagi wanita. Sementara prosedur tes kesuburan pada pria cenderung lebih nyaman.

Saran Dokter Bila Salah Satu Dinyatakan Tidak Subur

Tidak usah berkecil hati bila hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa salah satu dari kamu dan pasangan ternyata tidak subur. Dokter akan mencari tahu terlebih dahulu apa yang menjadi penyebab ketidaksuburan. Apakah akibat kelainan rongga rahim pada wanita atau akibat kelainan sperma pada pria.

Berdasarkan penyebabnya, dokter akan mempertimbangkan tindakan apa yang terbaik untuk mengatasi masalah kesuburan tersebut. Bila penyebab ketidaksuburan adalah karena obesitas, maka dokter akan menganjurkan kamu untuk menurunkan berat badan. Namun, bila tidak ada peluang untuk terjadinya kehamilan secara alami, maka dokter mungkin akan memberikan pilihan, seperti inseminasi atau bayi tabung untuk mengusahakan kehamilan.

Baca juga: Faktor Ini Memengaruhi Kesuburan Wanita

Jangan sampai hasil cek pranikah yang tidak baik menghalangi kamu dan pasangan untuk menikah. Ingat, tujuan cek pranikah adalah untuk mendeteksi penyakit sedini mungkin, sehingga kamu dan pasangan bisa membuat perencanaan yang lebih matang. Jadi, bila ditemukan masalah dengan organ reproduksi atau kesuburan, sebaiknya bicarakan dengan dokter untuk menentukan solusi terbaik. Kamu juga bisa membicarakan masalah kesehatan apa saja yang kamu alami dengan menggunakan aplikasi Halodoc. Hubungi dokter melalui Video/Voice Call dan Chat kapan saja dan di mana saja. Yuk, download Halodoc sekarang juga di App Store dan Google Play.