• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Dapatkah Usus Buntu Ditangani Tanpa Operasi?

Dapatkah Usus Buntu Ditangani Tanpa Operasi?

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia

Halodoc, Jakarta – Sebaiknya jangan sepelekan nyeri pada bagian perut yang tidak kunjung reda. Apalagi jika nyeri perut disertai dengan penurunan nafsu makan dan kesulitan untuk membuang gas dalam perut, bisa jadi kamu mengalami gejala penyakit usus buntu. Penyakit usus buntu adalah peradangan yang terjadi pada usus buntu. Jika dibiarkan, peradangan sebabkan infeksi dan gangguan kesehatan yang lebih membahayakan.

Baca juga: Langkah Awal untuk Mendeteksi Usus Buntu

Peradangan pada usus buntu dapat dialami oleh siapa saja, namun seringnya kondisi ini dialami oleh seseorang yang memasuki usia 10 hingga 30 tahun. Untuk menurunkan risiko gangguan kesehatan, umumnya penyakit usus buntu diatasi dengan operasi. Lalu, apakah usus buntu dapat diatasi dengan penggunaan obat?

Alami Usus Buntu, Ini Gejalanya

Umumnya, pengidap penyakit usus buntu mengalami beberapa gejala yang cukup khas, seperti nyeri perut bagian kanan bawah. Nyeri yang dialami oleh pengidap usus buntu akan bertambah parah ketika pengidap usus buntu melakukan aktivitas, bersin, batuk, atau menarik napas dalam.

Dilansir dari National Health Service UK, pengidap usus buntu dapat mengalami gejala seperti kehilangan nafsu makan, demam, mual, muntah, diare atau sembelit, serta tubuh yang terasa tidak nyaman.

Jangan ragu untuk kunjungi rumah sakit terdekat ketika mengalami beberapa gejala di atas yang disertai dengan kesulitan membuang gas dari dalam perut, demam, dan mual serta muntah. Kondisi tersebut menunjukkan gejala usus buntu. Sebaiknya segera lakukan penanganan yang tepat untuk mencegah komplikasi.

Dilansir dari Medical News Today, peradangan usus buntu yang tidak diatasi dengan baik dapat sebabkan peritonitis, abses, dan sepsis. Kondisi ini membutuhkan penanganan yang tepat agar kondisi kesehatan pengidap usus buntu kembali optimal. Penyakit usus buntu umumnya ditangani dengan tindakan operasi. Apakah penyakit usus buntu dapat ditangani tanpa melakukan operasi?

Dapatkah Usus Buntu Ditangani Tanpa Operasi?

Penyakit usus buntu dapat diatasi dengan penggunaan obat antibiotik. Dengan melakukan beberapa pemeriksaan, dokter dapat memutuskan pengobatan yang baik dilakukan untuk mengatasi penyakit usus buntu. Jika usus buntu sudah pecah dan terjadi infeksi yang cukup berat pada area selaput rongga, harus segera dilakukan tindakan operasi.

Namun, sebenarnya pengobatan usus buntu dengan antibiotik saja tidak efektif. Meskipun awalnya dapat meredakan gejala, gejala yang sama akan muncul dalam beberapa hari, dan tetap berisiko berlanjut pada peritonitis, sehingga penanganan lebih cenderung ke tindakan operasi.

 

 

Baca juga: Penyakit Usus Buntu Bikin Nyeri pada Perut, Begini Cara Atasinya

Dilansir dari Harvard Medical School, sekitar 20 persen pengidap usus buntu yang dilakukan penanganan menggunakan antibiotik akan mengalami kondisi yang serupa atau gejala-gejala dari penyakit usus buntu di kemudian hari. Kondisi ini membuat pengidap usus buntu harus kembali ke rumah sakit bahkan kondisi yang dialami dapat menjadi lebih parah dari sebelumnya.

Baca juga: 5 Kebiasaan Sepele Ini Menyebabkan Radang Usus Buntu

Banyak mengonsumsi makanan yang mengandung serat dapat mencegah penyakit usus buntu. Tidak hanya itu, jangan lupa untuk perbanyak konsumsi air putih setiap harinya agar kesehatan pencernaan selalu terjaga. Tanyakan pada dokter melalui aplikasi Halodoc untuk mengetahui pencegahan penyakit usus buntu dan cara menjaga kesehatan pencernaan kamu.

Referensi:
Harvard Medical School. Diakses pada 2020. Antibiotics Instead of Surgery Safe For Some With Appendicitis
Medical News Today. Diakses pada 2020. Everything You Need to Know About Appendicitis
National Health Service UK. Diakses pada 2020. Appendicitis