• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Deteksi Lebih Dini Gangguan Mental Skizofrenia

Deteksi Lebih Dini Gangguan Mental Skizofrenia

Ditinjau oleh: dr. Verury Verona Handayani

Halodoc, Jakarta - Pernahkah kamu merasakan suatu hal terasa nyata padahal semua itu cuma khayalan? Apabila kejadiannya seperti itu, berarti kamu sedang mengalami halusinasi. Kelainan ini dapat disebabkan oleh beberapa gangguan mental, salah satunya adalah skizofrenia. Namun, banyak orang yang belum paham sepenuhnya tentang gangguan mental tersebut.

Padahal, sangat penting untuk mengatasi skizofrenia yang terjadi agar tidak bertambah parah. Maka dari itu, segera lakukan deteksi secara dini dari penyakit mental ini supaya pengobatan dapat segera dilakukan. Salah satu hal yang dapat dilakukan adalah melihat gejalanya. Berikut adalah beberapa gejala dari skizofrenia!

Baca juga: Inilah Jenis-Jenis Skizofrenia yang Perlu Diketahui

Cara Deteksi Dini Gangguan Skizofrenia

Skizofrenia adalah gangguan pada otak yang dapat membuat pengidapnya kesulitan untuk membedakan antara sesuatu yang nyata dan tidak. Selain itu, pengidapnya juga kesulitan untuk berpikir jernih, mengelola emosi, dan berhubungan dengan orang lain. Semua hal tersebut terjadi karena cara berpikir dan perilakunya yang terjadi pada otak.

Banyak orang yang mengidap skizofrenia menarik diri dari dunia luar, bertindak dalam kebingungan dan ketakutan, hingga berada dalam risiko untuk mencoba bunuh diri. Hal tersebut umumnya terjadi pada episode psikotik, depresi, serta enam bulan pertama saat memulai pengobatan. Maka dari itu, penting untuk melakukan deteksi dini pada skizofrenia dengan melihat gejalanya.

Pada beberapa orang, skizofrenia dapat muncul secara tiba-tiba tanpa adanya aba-aba terlebih dahulu. Namun yang terjadi secara umum, gejala dapat muncul secara perlahan dengan pertanda yang ringan sebelum terjadinya episode parah yang pertama. Umumnya, orang-orang terdekat tahu ada sesuatu yang berbeda tanpa mengira jika hal tersebut disebabkan skizofrenia.

Di fase awal gangguan skizofrenia, pengidapnya mungkin akan terlihat lebih eksentrik, tidak termotivasi, tidak mempunyai emosi, dan tertutup terhadap orang lain. Selain itu, orang tersebut mulai mengisolasi diri sendiri hingga merasa tidak peduli pada hidupnya. Pengidapnya mungkin meninggalkan hobi dan kegiatan lainnya, serta kinerja di tempat kerja menjadi lebih buruk.

Tanda-tanda awal yang dapat dideteksi dari skizofrenia yang paling umum adalah:

  • Merasakan depresi hingga penarikan dari lingkungan sosial.
  • Kebersihan tubuh yang memburuk karena tidak diperhatikan.
  • Pandangan yang datar tanpa adanya ekspresi.
  • Sangat sulit untuk mengekspresikan emosi yang dirasakan.
  • Terlalu banyak tidur hingga kesulitan berkonsentrasi.

Baca juga: Gejala Skizofrenia Paranoid yang Perlu Diwaspadai

Walau begitu, tanda-tanda awal ini dapat timbul dari beberapa masalah mental, bukan hanya skizofrenia. Jika beberapa gejala tersebut terlihat pada orang-orang di sekitar kamu, ada baiknya langsung mendapatkan bantuan medis. Apabila benar gangguan tersebut disebabkan oleh skizofrenia atau masalah mental lainnya, maka mendapatkan perawatan dini sangat membantu untuk menyembuhkan.

Gangguan mental ini dapat terjadi pada usia berapa pun dan paling tua didiagnosis pada saat seseorang berusia 24 tahun. Ahli medis berkesimpulan jika semua gangguan tersebut lebih banyak terjadi karena faktor genetika. Seseorang dapat mengidap gangguan ini saat sudah tua karena pemicu yang tepat baru muncul di kemudian hari.

Itulah pembahasan mengenai skizofrenia yang sangat penting untuk mendapatkan pendeteksian secara dini. Dengan begitu, pengobatan yang lebih cepat dapat dilakukan tanpa perlu menunggunya menjadi lebih parah. Sehingga, kegiatan yang kerap dilakukan setiap hari tidak terganggu.

Baca juga: Mengenal Gejala Penyakit Skizofrenia

Jika kamu mempunyai pertanyaan lebih lanjut tentang penyakit ini, jangan ragu untuk mendiskusikannya dengan psikiater atau psikolog di Halodoc. Tanpa perlu keluar rumah, kamu bisa berbicara dengan psikolog atau psikiater kapan dan di mana saja melalui Chat atau Voice/Video Call. Tunggu apa lagi, ayo download aplikasinya sekarang juga di App Store atau Google Play!

Referensi:
Help Guide. Diakses pada 2020. Schizophrenia Symptoms and Coping Tips.
WebMD. Diakses pada 2020. Schizophrenia: When Do Symptoms Usually Start?