Ejakulasi Dini Bikin Susah Klimaks, Atasi dengan Teknik Relaksasi Ini

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
ejakulasi dini

Halodoc, Jakarta - Setiap pasangan memiliki permasalahan seksual yang berbeda. Salah satu permasalahan yang berhubungan dengan kehidupan intim yang cukup sering dikeluhkan adalah ejakulasi dini. Kondisi ini termasuk permasalahan seksual yang cukup pelik, lho. Bukan hanya menguras kesabaran dan rasa percaya diri, ejakulasi dini juga membuat kepuasan dalam hubungan intim menjadi sulit untuk dicapai.

Daripada sibuk mencari penyebab ejakulasi dini, sebaiknya mencari cara untuk mengatasinya. Mengetahui berbagai pilihan cara mencegah ejakulasi dini juga dapat membantu kamu dan pasangan menemukan langkah antisipasi yang paling tepat. Berikut beberapa pilihan caranya:

1. Relaksasi

Pada kebanyakan kasus, kondisi ejakulasi dini dapat mereda seiring berjalannya waktu. Pada kasus seperti ini, mencegah ejakulasi dini dapat dilakukan dengan berlatih relaksasi. Cara ini juga dipercaya mampu membuat masalah yang satu ini menghilang.

Hal paling sederhana yang dapat dilakukan adalah mengambil napas panjang untuk menunda ejakulasi. Betapapun menggairahkannya berhubungan intim, tentu akan menempatkan tekanan pada tubuh manusia. Bagi laki-laki yang tidak mampu menahan tekanan tersebut, ejakulasi dini akan dialami.

Baca juga: Begini Cara Atasi Ejakulasi Dini, Kamu Wajib Tahu

Selain mengambil langkah panjang, metode relaksasi dapat dilakukan dengan menenangkan diri, ditambah dengan latihan napas untuk menjaga ketenangan selama berhubungan intim. Lakukanlah relaksasi sebelum ataupun selama hubungan intim berlangsung. Teknik ini akan membantu mengangkat sedikit beban selama berhubungan intim dari tubuh, sehingga mengurangi kemungkinan terjadinya ejakulasi dini.

2. Eksplor Berbagai Posisi saat Bercinta

Selain teknik relaksasi, mengeksplor posisi saat berhubungan intim juga dapat membantu mengatasi masalah ejakulasi dini. Biarkan wanita mengambil posisi di atas, supaya dia dapat menarik diri saat pria merasa akan ejakulasi. Selain itu, sebaiknya kurangi kecepatan dan kedalaman penetrasi atau ubah posisi.

3. Rutin Olahraga

Senam kegel tidak hanya bermanfaat bagi wanita, lho. Pria pun dapat melakukan latihan ini secara teratur untuk mengencangkan otot panggul dan otot saluran kemih yang berperan dalam proses ejakulasi.

4. Teknik Tekan Tahan

Cara ini membutuhkan kerja sama pasangan saat pria sudah merasa akan mencapai orgasme. Mintalah pasangan untuk meremas area batas kepala dan batang Mr P selama beberapa detik hingga keinginan untuk ejakulasi berlalu, kemudian lepaskan. Lanjutkan foreplay setelah menunggu 30 detik. Dengan mengulang cara ini berkali-kali, pria akan belajar untuk terbiasa menunda ejakulasi.

Baca juga: Pria Harus Tahu Ini Mitos dan Fakta Ejakulasi Dini

5. Masturbasi

Ini merupakan cara alami untuk mengatasi ejakulasi dini tanpa obat. Metode ini dilakukan dengan cara melatih masturbasi dengan berbagai variasi teknik yang dapat mengalihkan pikiran untuk tidak cepat-cepat berejakulasi. Caranya, alihkan pikiran kamu dari rangsangan yang ada. Lakukan tarikan napas 3-4 kali hembusan. Tetap alihan pikiran kamu begitu merasa akan ejakulasi. Kamu juga dapat menunda orgasme dengan masturbasi 1-2 jam sebelum berhubungan intim.

Setelah kamu mulai dapat mengendalikan tubuh kamu, kamu dapat melanjutkan penetrasi dengan tempo yang lebih cepat. Mulai cari lagi rangsangan tubuh pasangan kamu untuk membangkitkan gairah. Lakukan secara berulang sampai waktu orgasme yang diinginkan tiba.

Cobalah beberapa metode yang dituliskan di atas, karena belum tentu hanya metode relaksasi saja yang efektif diterapkan pada semua kondisi. Menentukan cara yang tepat untuk mencegah ejakulasi dini akan membuat hubungan intim dengan pasangan dapat kembali menyenangkan.

Baca juga: 5 Tips Atasi Ejakulasi Dini

Apabila kamu sudah mencoba beberapa cara mencegah ejakulasi dini, tetapi masih tidak mendapatkan hasil yang diharapkan, kamu dapat mendiskusikannya dengan dokter melalui aplikasi Halodoc. Diskusi dengan dokter di Halodoc dapat dilakukan via Chat atau Voice/Video Call kapan dan di mana saja. Saran dokter dapat diterima dengan praktis dengan cara download aplikasi Halodoc di Google Play atau App Store sekarang juga.