31 October 2018

Enggak Hanya Enak, Ini 3 Jenis Cokelat yang Kaya Manfaat

Enggak Hanya Enak, Ini 3 Jenis Cokelat yang Kaya Manfaat

Halodoc, Jakarta - Hampir semua orang di dunia menyukai cokelat. Tak mengherankan, karena di balik rasanya yang sedikit pahit, terdapat rasa manis dan segudang kandungan yang ternyata baik untuk menunjang kesehatan tubuh.

Sebuah penelitian yang dilakukan ahli radiologi di Harvard Medical School, Norman Hollenberg terhadap Suku Kuna yang terisolasi hingga hampir 500 tahun membuktikan bahwa masyarakat di sana jarang terserang hipertensi. Ternyata, jawabannya ada pada masyarakat Suku Kuna yang mengonsumsi cokelat setiap harinya hingga mencapai lima gelas.

Di dalam cokelat, terkandung senyawa flavonoid dan nitrat oksida. Nitrat oksida sebenarnya ditemukan juga pada asap rokok, tetapi senyawa dari cokelat ini dinilai mampu mengobati hipertensi, penyumbatan arteri, stroke, gagal jantung, hingga demensia. Nah, berikut adalah beberapa jenis cokelat yang kaya manfaat.

  • Cokelat Tawar

Cokelat jenis ini banyak digunakan sebagai campuran makanan ringan, kue, maupun cake. Kandungan kakao pada cokelat tawar berkisar antara 30 hingga 70 persen. Semakin tinggi kandungan kakao di dalamnya, rasa cokelat akan semakin lezat.

  • Cokelat Hitam

Cokelat hitam atau yang disebut dark chocolate memiliki rasa yang sedikit lebih pahit. Hal ini disebabkan karena kandungan kokoa pada jenis cokelat ini yang masih cukup banyak. Dark chocolate juga masih alami alias tidak banyak penambahan zat di dalamnya.

  • Couverture

Masih asing dengan nama ini? Kalau kamu berkunjung ke pusat perbelanjaan atau supermarket dan melihat cokelat yang berbentuk setengah lingkaran dalam ukuran kecil, inilah yang disebut cokelat jenis couverture. Kabarnya, cokelat jenis ini adalah yang terbaik, karena masih memiliki kandungan lemak kakao yang terbilang tinggi.

Cokelat satu ini harus melalui proses pelelehan atau pencairan sebelum bisa dikonsumsi. Biasanya, produk-produk cokelat buatan tangan banyak menggunakan cokelat couverture sebagai bahan dasarnya. Tak heran jika harganya akan sedikit mahal.

Tips Memilih Cokelat

Tidak semua cokelat baik untuk kesehatan meski rasanya enak, untuk itu kamu perlu tahu bagaimana memilih cokelat yang baik, seperti berikut ini.

  • Kandungan Kakao Minimal 60 Persen

Pertama, pastikan bahwa jenis cokelat yang kamu pilih mengandung kakao minimal 60 persen. Lebih tinggi, lebih baik. Biasanya, ini terdapat pada cokelat hitam. Rasanya cukup pahit, tetapi di balik rasa pahit, tersimpan kandungan antioksidan alami yang berasal dari biji kakao.

Dari semua jenis cokelat, cokelat hitam disinyalir menjadi jenis yang paling direkomendasikan untuk dikonsumsi. Semakin hitam atau gelap warna cokelat tersebut, maka semakin baik untuk dikonsumsi. Hal ini disebabkan karena cokelat hitam mengandung senyawa flavonoid yang tinggi dan baik untuk kesehatan.

  • Hindari Memilih “Dutch Chocolate”

Pernahkah kamu mendapati tulisan “dutch chocolate” pada cokelat yang kamu konsumsi. Jika iya, sebaiknya hindari mengonsumsinya secara berlebihan. Pasalnya, cokelat ini melalui proses pengolahan yang melibatkan alkali, sehingga kandungan flavonoid di dalamnya semakin berkurang.

Nah, kalau masih kurang jelas tentang jenis cokelat dan manfaatnya, kamu bisa menggunakan aplikasi Halodoc dan memilih layanan Tanya Dokter. Tak hanya seputar cokelat, kamu juga bisa bertanya langsung pada dokter terkait dengan berbagai masalah kesehatan. Aplikasi Halodoc ini bisa kamu download di ponsel kamu melalui App Store dan Play Store.

Baca juga: