Fatal, Ini 5 Komplikasi Akibat Hidradenitis Suppurativa

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Fatal, Ini 5 Komplikasi Akibat Hidradenitis Suppurativa

Halodoc, Jakarta – Hidradenitis suppurativa adalah jenis penyakit jangka panjang yang menyerang bagian dalam kulit. Kondisi ini menyerang bagian kulit yang memiliki rambut dan kelenjar keringat, dan sering ditandai dengan munculnya benjolan kecil seukuran kacang di area pergesekan kulit. Benjolan sering muncul di seputar ketiak atau lipatan paha dan sering terasa nyeri atau berisi nanah.

Hidradenitis suppurativa sama sekali tidak boleh dianggap sepele, karena bisa memicu komplikasi bersifat fatal. Penyakit ini menyebabkan terbentuknya saluran nanah di bawah permukaan kulit yang disebut saluran sinus. Saluran tersebut menghubungkan area-area benjolan yang menyebabkan infeksi serta peradangan menjadi lebih luas.

Baca juga: Diet Tepat untuk Hidradenitis Suppurativa

Penyakit kulit hidradenitis suppurativa terjadi karena adanya sumbatan pada lubang tempat tumbuhnya rambut alias folikel rambut. Sumbatan ini juga bisa terjadi pada kelenjar keringat, sehingga menyebabkan terjadinya peradangan. Meski begitu, masih belum diketahui secara pasti apa yang menjadi penyebab lubang tersebut bisa tersumbat.

Komplikasi Hidradenitis Suppurativa yang Bersifat Fatal

Benjolan yang merupakan gejala penyakit ini bisa hilang dalam beberapa hari, hingga minggu. Namun, benjolan tetap bisa muncul kembali dan meninggalkan bekas luka atau jaringan parut permanen. Pada kondisi yang lebih parah, hidradenitis suppurativa bisa memicu terjadinya berbagai komplikasi fatal, seperti:

1. Pembengkakan

Penyakit ini diawali dengan munculnya benjolan kecil di permukaan kulit, tapi benjolan tersebut bisa semakin parah jika tidak ditangani. Kondisi ini bisa memicu komplikasi berupa pembengkakan daerah lain di sekitar area terdampak. Contohnya, hidradenitis suppurativa yang terjadi pada ketiak bisa menyebabkan pembengkakan pada lengan. Kondisi ini terjadi, karena adanya hambatan aliran cairan getah bening.

2. Gangguan Fungsi Ginjal

Komplikasi lain yang bisa terjadi karena penyakit ini adalah gangguan fungsi ginjal. Penyakit ini juga bisa memicu terjadinya anemia akibat infeksi kronis.

Baca juga: Kenali Hidradenitis Supurativa dari Gejala Ini

3. Nyeri Sendi

Hidradenitis suppurativa juga bisa menyebabkan gangguan pada area sendi. Penyakit ini bisa menyebabkan nyeri sendi dan radang sendi.

4. Depresi

Depresi bisa menjadi salah satu komplikasi penyakit ini. Sebab, benjolan dan rasa nyeri yang muncul akibat hidradenitis suppurativa bisa saja menyebabkan seseorang mengalami rasa cemas dan tidak nyaman yang berujung pada depresi.

5. Kanker Kulit

Pada tingkat yang lebih parah, penyakit ini bisa saja menyebabkan kondisi yang bersifat parah. Salah satunya hal yang bisa terjadi adalah timbulnya kanker kulit pada area yang terserang.

Folikel rambut dan kelenjar keringat yang tersumbat diduga berkaitan dengan hormon dan respon sistem kekebalan tubuh. Selain itu, ada beberapa faktor yang diduga meningkatkan risiko penyakit ini menyerang seseorang. Mulai dari usia, penyakit ini disebut lebih tinggi pada orang tengah berada pada masa pubertas, terutama usia 20 hingga 29 tahun. Penyakit ini juga disebut lebih berisiko menyerang wanita.

Selain itu, penyakit kulit ini juga dikaitkan dengan faktor lain, terutama gaya hidup dan riwayat penyakit. Orang yang memiliki kebiasaan merokok disebut lebih berisiko mengalami hidradenitis suppurativa. Selain itu, penyakit ini juga berisiko menyerang orang yang memiliki riwayat penyakit, seperti diabetes, sindrom metabolik, penyakit Crohn, hingga diabetes.

Baca juga: Pengobatan Biologis dan Hidradenitis Suppurativa, Temukan Faktanya!

Cari tahu lebih lanjut seputar penyakit kulit hidradenitis suppurativa dengan bertanya ke dokter di aplikasi Halodoc. Kamu bisa dengan mudah menghubungi dokter melalui Video/Voice Call dan Chat. Dapatkan informasi seputar kesehatan dan tips hidup sehat dari dokter terpercaya. Yuk, download Halodoc sekarang di App Store dan Google Play!