• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Gurih dan Lezat, Berapa Banyak Kalori Mie Goreng?

Gurih dan Lezat, Berapa Banyak Kalori Mie Goreng?

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Gurih dan Lezat, Berapa Banyak Kalori Mie Goreng?

“Banyak yang bertanya berapa kalori mie goreng dan apakah mereka cocok untuk dijadikan menu diet. Meski memiliki rasa gurih dan lezat dengan porsi yang tidak terlalu banyak, ternyata kalori mie goreng cukup tinggi sehingga konsumsinya perlu dibatasi. Terutama untuk mereka yang sedang ingin menurunkan berat badan.”

Halodoc, Jakarta – Beberapa waktu yang lalu, salah satu merk mie goreng instan asal Indonesia dinobatkan sebagai mi instan goreng terlezat yang dijual di Amerika Serikat. Kabar ini memang membanggakan karena memang mie instan merupakan menu makanan yang cukup familiar bagi orang Indonesia. 

Namun, jika kamu sedang berupaya untuk menurunkan berat badan, sebaiknya tidak mengonsumsi mie goreng instan tersebut. Meski porsinya tidak terlalu besar, tetapi kalori mie goreng tersebut ternyata cukup tinggi. Apalagi, mie instan juga kebanyakan hanya mengandung kalori saja, padahal selama proses penurunan berat badan, kamu juga membutuhkan nutrisi lain, seperti vitamin, mineral, dan serat untuk menjaga kesehatan secara keseluruhan.

Baca juga: Ini Kalori yang Dibutuhkan Tubuh Seseorang Per Hari

Berapa Kalori Mie Goreng?

Dalam satu bungkus mie goreng instan (85 gram) yang paling terkenal tersebut, kamu bisa mendapatkan 380 kalori, 54 gram karbohidrat, 8 gram gula, 2 gram serat, 8 gram protein, dan 14 gram lemak. Sementara untuk ukuran mie goreng instan jumbo (129 gram), kamu bisa mendapatkan 560 kalori, 80 gram karbohidrat, 13 gram gula, 3 gram serat, 13 gram protein, dan 21 gram lemak. Belum lagi jika kamu menambahkan bahan lain, seperti bakso, sosis, atau telur ke dalam mie goreng. Maka kalorinya cukup tinggi.

Jika kamu ingin mengonsumsi mie goreng, maka sebaiknya kamu juga tetap melakukan aktivitas yang membuat tubuh bergerak lebih banyak. Seperti bersih-bersih rumah, berjalan, naik turun tangga, atau sebagainya. Ini akan membantu membakar kelebihan kalori yang kamu alami.

Baca juga: Diet Sehat dengan Defisit Kalori, Ini Penjelasannya 

Alasan Harus Membatasi Mie Goreng

Mie goreng instan umumnya mengandung banyak karbohidrat, lemak, serta sodium atau MSG. Jika dikonsumsi berlebihan, makanan ini diduga bisa meningkatkan risiko terjadinya berbagai penyakit, seperti tekanan darah tinggi, stroke, penyakit jantung, dan masalah pada ginjal.

Apalagi orang Indonesia juga punya kebiasaan memakan mie instan apapun dengan nasi, bisa dibayangkan kalori mie goreng yang ditambah dengan nasi akan sangat tinggi. Konsumsi nasi putih bersama nasi terlalu banyak bisa meningkatkan risiko seseorang untuk terkena diabetes, terutama jika diikuti dengan pola makan tinggi gula dan kebiasaan jarang berolahraga.

Ini yang menjadi alasan mengapa kamu perlu membatasi konsumsi mie goreng instan dan beralih ke makanan bernutrisi. Seperti buah dan sayuran, kacang-kacangan, susu, ikan, telur, seafood, dan biji-bijian, agar asupan gizi yang masuk ke tubuh seimbang.

Untuk mempermudah pemenuhan asupan gizi seimbang, kamu bisa mencoba menerapkan panduan piring makan setiap harinya. Jika dikonsumsi sesuai porsi yang aman dan dibarengi dengan pemenuhan gizi seimbang, maka mie goreng instan umumnya tidak akan berdampak bagi kesehatan.

Baca juga: Tanpa Hitung Kalori, Diet Paleo Bantu Turunkan Berat Badan

Alternatif Pengganti Mie

Jika kamu masih ingin tetap makan mie goreng, maka sebaiknya kamu beralih ke jenis mie yang terbukti lebih sehat, yakni mie shirataki. Oleh karena dibuat dari glucomannan yang kaya akan serat, mie ini akan dicerna secara lambat di dalam sistem pencernaan sehingga dapat memberikan rasa kenyang lebih lama. 

Selain itu, pada penyajian 100 gram mie shirataki, kamu hanya akan mendapatkan sekitar 20 kalori, 5 gram karbohidrat, dan nol gram lemak. Mie ini sangat rendah kalori dan karbohidrat, sehingga mie ini cocok sekali untuk orang yang diet rendah kalori dan karbohidrat

Namun, jika kamu sulit menghentikan kebiasaan makan mie instan atau sulit mengatur porsi makanan tinggi kalori terutama jika sudah membuat berat badanmu kerap naik, sebaiknya kamu menemui dokter gizi di rumah sakit. Kamu bisa buat janji dengan dokter melalui Halodoc terlebih dahulu dan nantinya dokter gizi akan membantumu mengubah pola makan menjadi lebih sehat.

This image has an empty alt attribute; its file name is Banner_Web_Artikel-01.jpeg
Referensi:
Centers for Disease Control and Prevention. DIakses pada 2021. Diabetes – Carb Counting.
Healthline. Diakses pada 2021.  Are Instant Noodles Bad for You?
Healthline. Diakses pada 2021. Shirataki Noodles: The Zero-Calorie ‘Miracle’ Noodles.