Hindari Nyeri, Ini 5 Cara Mudah Cegah Maag Kambuh

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Hindari Nyeri, Ini 5 Cara Mudah Cegah Maag Kambuh

Halodoc, Jakarta - Tukak lambung atau maag adalah pecahnya lapisan dalam esofagus, lambung, atau duodenum. Maag terjadi ketika lapisan organ-organ ini terkikis oleh cairan pencernaan asam yang dikeluarkan oleh sel-sel selaput lambung.

Penyakit maag berbeda dari erosi, karena maag meluas lebih dalam ke lapisan dan lebih memicu reaksi peradangan dari jaringan yang terlibat. Penyakit tukak lambung sering terjadi dan menyerang jutaan orang setiap tahunnya.

Penyakit maag juga merupakan masalah yang sering kambuh. Bahkan, maag yang sembuh dapat kambuh, kecuali pengobatan diarahkan untuk mencegah kekambuhannya. Maka dari itu, sangat penting untuk mencegah gangguan tersebut kambuh.

Baca Juga : Cegah Maag Kambuh, Coba 4 Menu Buka Puasa Ini

Penyebab Penyakit Maag

Hal yang umum menyebabkan maag adalah kelebihan asam pada lambung, sehingga asam tersebut menyerang lapisan lambung. Gangguan tersebut akan menyebabkan bisul sehingga terasa nyeri. Maka dari itu, pengobatan yang bisa dilakukan adalah dengan menghambat sekresi asam lambung.

Beberapa hal lainnya yang dapat menyebabkan penyakit maag adalah disebabkan oleh infeksi pada perut oleh bakteri Helicobacter pylori dan penggunaan yang kronis terhadap obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID), seperti aspirin. Selain itu, merokok juga disebut dapat menyebabkan maag menjadi kambuh.

Gejala Penyakit Maag

Gejala dari penyakit maag, seperti esofagus, duodenum, atau tukak lambung dapat bervariasi. Banyak orang dengan gangguan ini mengalami minimal mengalami gangguan pencernaan, ketidaknyamanan perut yang terjadi setelah makan atau timbulnya rasa tidak nyaman sama sekali saat hal tersebut terjadi.

Umumnya orang mengeluh terbakar perut bagian atas atau rasa lapar satu sampai tiga jam setelah makan atau di tengah malam. Mengonsumsi makanan atau antasida yang dapat menetralkan asam lambung sering kali dapat dengan cepat meringankan gejala-gejala ini.

Baca Juga : 5 Tips Cegah Maag Kambuh saat Puasa

Diagnosis Penyakit Maag

Diagnosis dari penyakit maag dapat dilakukan dengan rontgen gastrointestinal barium atas atau endoskopi gastrointestinal atas. Rontgen barium atas gastrointestinal terbilang mudah dilakukan dan tidak melibatkan risiko atau timbulnya rasa tidak nyaman. Walau begitu, cara ini terbilang kurang akurat.

Endoskopi gastrointestinal bagian atas juga lebih akurat daripada cara sebelumnya. Namun, cara ini melibatkan obat bius dan pemasangan tabung fleksibel melalui mulut untuk memeriksa kerongkongan, lambung, dan duodenum.

Endoskopi bagian atas memiliki keuntungan tambahan, karena memiliki kemampuan mengeluarkan sampel jaringan kecil (biopsi) untuk menguji infeksi H. pylori. Biopsi juga diperiksa di bawah mikroskop untuk mengecualikan tukak kanker.

Sementara hampir semua ulkus duodenum bersifat jinak, ulkus lambung kadang-kadang bisa bersifat kanker. Oleh karena itu, biopsi sering dilakukan pada gangguan lambung untuk menyingkirkan kanker.

Cara Cegah Maag

Belum ada yang tahu pasti bagaimana H. pylori menyebar atau mengapa beberapa orang mengembangkan penyakit maag tanpa terinfeksi oleh bakteri H. pylori. Karenanya pencegahan mungkin akan sulit untuk dilakukan.

Sejauh ini, tahap percobaan masih berlangsung untuk mengembangkan vaksin yang dapat mencegah infeksi bakteri tersebut. Berikut adalah beberapa cara yang dapat kamu lakukan untuk cegah maag terjadi:

  1. Hindari makanan yang mengiritasi perut kamu: Jika hal tersebut dapat mengganggu perut kamu setelah memakannya, sebaiknya dihindari. Setiap orang berbeda, tetapi makanan pedas, buah jeruk, dan makanan berlemak dapat menyebabkan iritasi umum.

  2. Berhenti merokok: Perokok berat lebih mungkin untuk mengembangkan penyakit maag daripada yang bukan perokok.

  3. Hindari alkohol: Konsumsi alkohol dalam jumlah besar telah terbukti berkontribusi pada pengembangan bisul di dalam lambung, jadi pertahankan asupan alkohol kamu seminimal mungkin.

  4. Konsumsilah obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID) termasuk aspirin dan ibuprofen) setelah makanan. Hal ini dapat mengurangi risiko kamu mengiritasi lapisan perut, sehingga maag pun tidak akan terjadi.

  5. Kelola stres kamu: Latihan teratur dan teknik relaksasi antara pikiran dan tubuh umumnya membantu untuk mengurangi penyakit maag kambuh.

Baca Juga : Cegah Kambuh, Begini Tips Puasa Bagi Pengidap Maag

Itulah beberapa cara untuk cegah maag untuk kambuh. Jika kamu mengidap maag yang parah, ada baiknya untuk memeriksakan diri pada dokter di rumah sakit pilihan melalui aplikasi Halodoc. Caranya yaitu dengan download aplikasi Halodoc di smartphone kamu!