Cegah Maag Kambuh, Coba 4 Menu Buka Puasa Ini

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
Cegah Maag Kambuh, Coba 4 Menu Buka Puasa Ini

Halodoc, Jakarta - Tak terasa Bulan Suci Ramadan akan segera tiba. Umat muslim di seluruh dunia pasti tengah menyambutnya dengan sukacita. Namun, ibadah puasa terkadang menjadi tantangan tersendiri bagi para pengidap maag. Pasalnya, pengidap maag memiliki cukup banyak pantangan makanan, baik ketika sahur maupun berbuka puasa. Pantangan makanan ini sebenarnya bertujuan untuk mencegah maag kambuh selama puasa. Lantas, apa saja ya menu buka puasa yang aman dan sehat bagi pengidap maag?

Pada dasarnya, menu buka puasa untuk pengidap maag cenderung sama seperti hari-hari biasanya. Pengidap maag dianjurkan untuk menghindari makanan yang dapat merangsang asam lambung seperti makanan asam, pedas, keras, terlalu panas atau dingin.

Baca juga: 6 Makanan Penyebab Maag yang Perlu Diketahui

Menu buka puasa untuk pengidap maag sebaiknya memiliki tekstur lunak agar mudah dicerna dan tidak memberatkan kerja lambung. Contohnya makanan yang direbus, dikukus, dipanggang, dan ditumis. Berikut beberapa pilihan menu buka puasa untuk mencegah maag kambuh:

 

1. Kurma

 

Bulan Ramadan selalu identik dengan buah kecil nan manis, kurma. Ya, tidak hanya manis dan cocok untuk memulai kegiatan berbuka puasa, kurma nyatanya memiliki segudang manfaat, lho. Termasuk bagi pengidap maag. Kurma mengandung 11,8 gram serat yang baik untuk melancarkan sistem pencernaan. Tidak hanya itu, makan kurma saat berbuka puasa juga dapat membantu mengendalikan keseimbangan asam dan basa dalam tubuh.

Artinya, lambung akan terlindungi dari kadar keasaman berlebih yang dapat meningkatkan gejala asam lambung. Dengan mengonsumsi tiga butir kurma saat sahur dan tiga butir kurma saat berbuka puasa, gejala sakit maag yang dirasakan akan berkurang secara perlahan.

Baca juga: 5 Tips Sahur Bagi Pengidap Maag

 

2. Sayur Bayam Bening

 

Tidak semua jenis sayuran aman dikonsumsi oleh pengidap maag. Sebab, beberapa sayuran yang mengandung gas justru dapat memicu asam lambung naik, misalnya sawi, kol, lobak, nangka muda, dan sayuran mentah. Bayam adalah salah satu jenis sayuran yang aman untuk pengidap maag karena tidak mengandung gas.

Terlebih, bayam mengandung serat yang baik untuk melancarkan sistem pencernaan. Ketika sistem pencernaan lancar, ini artinya asam lambung akan lebih mudah untuk dikendalikan dan terhindar dari refluks asam lambung.

Selain itu, bayam juga mengandung mineral penting yang bermanfaat untuk kesehatan lambung, yaitu selenium dan zinc. Selenium diketahui dapat membantu melindungi kerongkongan, sementara zinc dapat menghambat sekresi asam lambung, sehingga gejala asam lambung bisa dicegah.

 

3. Mashed Potato

 

Kentang merupakan sumber karbohidrat yang baik untuk pengidap maag. Hal ini karena kentang mengandung alkalin yang dapat membantu menetralkan asam lambung, sehingga mencegah sakit maag kambuh. Cara pengolahan kentang yang tepat untuk pengidap maag adalah direbus atau dikukus. Namun, kalau bosan dengan hidangan kentang rebus, coba kreasikan menjadi mashed potato (kentang tumbuk) yang lebih menggugah selera.

Tidak hanya mengurangi gejala asam lambung, mengonsumsi mashed potato juga dapat mendongkrak energi saat berbuka puasa. Agar kebutuhan vitamin dan mineralnya tetap terjaga, lengkapi menu mashed potato dengan asupan sayuran seperti brokoli. Brokoli merupakan sumber kalium dan vitamin C yang baik untuk melindungi lambung dari infeksi.

Baca juga: Pengidap Maag Butuh 4 Posisi Tidur yang Tepat

4. Nasi Tim

Seperti telah dijelaskan sebelumnya, bahwa pengidap maag dianjurkan untuk mengonsumsi makanan bertekstur lunak dan lembut, agar lambung dapat lebih mudah mencerna makanan, sehingga tidak terlalu memforsir kerja sistem pencernaan. Maka, alih-alih nasi putih biasa, nasi tim bisa menjadi pilihan yang baik untuk dicoba.

Itulah menu buka puasa yang dapat dicoba untuk mencegah maag kambuh. Jika kamu membutuhkan informasi lebih lanjut soal hal ini atau gangguan kesehatan lainnya, jangan ragu untuk mendiskusikannya dengan dokter di aplikasi Halodoc, lewat fitur Talk to a Doctor, ya. Mudah kok, diskusi dengan dokter spesialis yang kamu inginkan pun dapat dilakukan melalui Chat atau Voice/Video Call. Dapatkan juga kemudahan membeli obat menggunakan aplikasi Halodoc, kapan dan di mana saja, obatmu akan langsung diantar ke rumah dalam waktu satu jam. Yuk, download sekarang di Apps Store atau Google Play Store!