Idap Penyakit Jantung, Ini Aturan Berpuasa yang Aman

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc
penyakit jantung

Halodoc, Jakarta - Penyakit jantung merupakan kondisi saat jantung mengalami gangguan. Gangguan jantung sendiri bermacam-macam bentuknya, seperti gangguan pada pembuluh darah jantung, irama jantung, gangguan pada katup jantung, maupun gangguan jantung bawaan lahir. Penyakit ini juga disebut dengan pembunuh secara diam-diam.

Biasanya, seseorang tidak menyadari jika mereka mengidap penyakit ini sampai adanya tanda-tanda serangan jantung atau gagal jantung. Jika sudah mengidap kondisi tersebut, apakah masih bisa menjalani ibadah puasa? Ini aturan berpuasa untuk pengidap penyakit jantung.

Baca juga: Waspada, Ini Jenis-Jenis Penyakit Jantung di Usia Muda

Ini Aturan Berpuasa yang Aman bagi Pengidap Penyakit Jantung

Puasa bagi pengidap penyakit jantung bisa saja berjalan dengan lancar tanpa gangguan jika mengikuti beberapa langkah, seperti:

  • Menjaga Tubuh agar Tetap Terhidrasi dengan Baik

Dengan banyak minum air putih akan membuat tubuh lebih mudah melarutkan garam dalam darah. Tingginya kandungan garam dalam darah akan membuat darah semakin kental dan volume darah secara keseluruhan akan berkurang. Karena volume darah berkurang, jantung akan bekerja lebih keras untuk menutupi kekurangan tersebut.

Nah, kondisi ini yang akan memperparah kondisi jantung kamu. Untuk itu, biasanya untuk minum air putih minimal 8 gelas setiap hari, meski kamu sedang berpuasa. Kamu bisa mengakalinya dengan mengonsumsi 2 gelas saat sahur, 4 gelas saat berbuka puasa, dan 2 gelas sebelum tidur.

  • Menjaga Kebutuhan Nutrisi Selama Berpuasa

Meskipun waktu makan akan jauh lebih sedikit selama berpuasa, kamu enggak bisa seenaknya makan apapun saat berbuka puasa nanti. Bagi pengidap penyakit jantung, menghindari makanan yang mengandung lemak jenuh tinggi saat sahur dan berbuka merupakan suatu kewajiban.

Makanan-makanan tersebut, antara lain makanan yang dimasak dengan digoreng, daging berlemak, sosis, makanan yang diasinkan, dan junk food. Sebagai pengganti nutrisi yang baik saat berpuasa, kamu bisa mengonsumsi sayur-sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, atau biji-bijian. Makanan-makanan ini adalah makanan yang kaya akan serat dan nutrisi yang menyehatkan jantung.

Pengidap penyakit jantung juga bisa memilih ikan, daging tanpa lemak, beras merah, oatmeal, dan ubi jalar untuk memenuhi kebutuhan protein dan karbohidratnya. Selain kaya akan serat, makanan-makanan ini juga membantu tubuh dalam mengontrol kadar gula darah agar tetap stabil. Jangan lupa untuk membatasi asupan garam pada makanan kamu, ya!

Baca juga: 6 Cara Turunkan Risiko Sakit Jantung Saat Berlibur ke Luar Negeri

  • Istirahat dengan Cukup

Jika kondisi tubuh kamu cukup fit, jangan lupa menyempatkan waktu untuk berolahraga ringan yang tidak memberatkan kerja jantung. Selama berpuasa, selalu pantau aktivitas yang dilakukan guna mencegah terjadinya kontraksi pembuluh darah yang dapat menyebabkan pembekuan darah. Jangan lupa untuk meluangkan waktu untuk beristirahat, ya!

  • Diskusikan dengan Dokter

Berpuasa akan mengubah jam makan dan minum, termasuk jadwal minum obat bagi pengidap penyakit jantung. Ada baiknya sebelum berpuasa, diskusikan dulu dengan dokter obat apa yang harus dikonsumsi saat sahur dan berbuka.

Baca juga: Cegah Serangan Penyakit Jantung dengan Kebiasaan Ini

Kamu ingin tahu tips-tips kesehatan lainnya? Kamu bisa mendapatkan lebih banyak tips-tips kesehatan dengan aplikasi Halodoc. Selain itu, kamu juga bisa ngobrol langsung dengan dokter ahli terkait dengan masalah kesehatan kamu via Chat atau Voice/Video Call. Dengan aplikasi Halodoc, kamu juga bisa membeli obat yang sedang kamu butuhkan dan pesanan kamu akan diantar dalam waktu satu jam. Yuk, download aplikasinya segera di Google Play atau App Store!