01 November 2017

Ini Alasan Kenapa Gairah Seks Bisa Berubah

Ini Alasan Kenapa Gairah Seks Bisa Berubah

Halodoc, Jakarta – Melakukan hubungan intim memang menjadi kebutuhan seseorang, namun begitu tidak berarti semua orang selalu bergairam untuk melakukan hubungan intim, lho. Ada saatnya orang merasa jenuh dan gairah seksnya menurun.

Dari sisi medis, menurunnya gairah seksual seseorang bukanlah sebagai sesuatu yang tidak baik melainkan sesuatu yang biasa. Dari studi yang dipublikasikan di BMJ Open dilakukan survey tahun 2010 dan 2012 pada sekitar 4,839 pria dan 6,669 wanita berusia 16 dan 74 tahun yang punya pasangan berhubungan intim dalam beberapa tahun sebelumnya.

Dari studi ini ditemukan bahwa skeitar 15 persen pria dan 34 persen wanita menyatakan bahwa mereka mengalami penurunan ketertarikan terhadap seks. Peneltii menemukan bahwa ketidakterartikan tersebut terkait dengan usia, serta kesehatan fisik dan mental dari seseorang. Ini juga bisa terjadi pada pria atau wanita yang pernah mengalami riwayat “pemaksaan” berhubungan intim di masa lalu.

Ditemukan juga bahwa pria dan wanita yang mengalami menurunan ketertarikan terhadap hubungan intim ternyata pernah mengalami kesulitan berhubungan dengan masalah seksual pada tahun sebelumnya. Misalnya, tidak merasakan kedekatan emosi dengan pasangannya ketika berhubungan intim atau tidak dapat berbicara secara terbuka mengenai seks kepada pasangannya.

Kemudian gairah seksual pun menurun biasanya karena rentang hubungan antara pasangan yang singkat. Bagi pasangan yang berhubungan lama, telah saling mengerti satu sama lain sehingga api asmara tidak mudah padam. Begitu pun dengan gairah seksual.

Menurut David Klow, pemilik Skylight Counseling Center in Chicago, ada banyak pasangan yang merasa kesulitan ketika kehidupan intim mereka menjadi sebuah rutinitas. Inilah pentingnya untuk menemukan inovasi baru dalam berhubungan intim, mulai dari mencoba posisi seks baru atau pergi ke tempat-tempat baru dan habiskan waktu romantis bersama.

Sedangkan Ramani Durvasula, PhD, penulis Should I Stay or Should I Go? Mengatakan bahwa hubungan intim tidak melulu harus foreplay yang itu-itu saja. Menghabiskan quality time bersama seperti saling menyentuh, memanjakan, dan membelai juga bisa jadi bagian dari foreplay untuk meningkatkan gairah. Ini akan membuat pasangan menemukan mana hal yang nyaman dilakukan berdua sehingga terhindari dari rasa jenuh.

Jika kamu mengalami libido menurun, sebaiknya bicarakan dengan pasanganmu. Selain itu, penting juga untuk kamu mengetahui apa penyebabnya libido dan gairah menurun. Apakah karena seks atau karena kelelahan. Kalau perlu lakukan pemeriksaan di dokter atau menjalani terapi tertentu.

Agar gairah seksual tetap terjaga, ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan:

1.  Menjaga Komunikasi dengan Pasangan
Selalu jaga agar hubungan asmara tetap mesra sehingga hubungan intim antara suami istri tetap harmonis dan nyaman. Bicarakan apa yang membuat kamu dan pasangan inginkan saat berhubungan intim sehingga tak aka kesalahpahaman.

2.  Berani Mengeksplorasi
Lakukan hal-hal baru dalam berhubungan intim untuk memicu emosi serta membuat ikatan makin kuat antar pasangan.

3.  Menghabiskan Waktu Bersama
Seberapa pun sibuknya rutinitas yang dijalani setiap hari, selalu luangkan waktu untuk menghabiskan quality time bersama. Pergi liburan di akhir pekan atau menghabiskan makan malam romantis berdua di rumah juga bisa jadi alternatif untuk kamu dan pasangan.


Jika kamu mengalami masalah kesehatan  dan memerlukan saran dari dokter, kamu bisa menggunakan aplikasi  Halodoc. Kamu bisa menghubungi dokter Halodoc melalui Voice/Video Call dan Chat. Selain itu, kamu juga bisa membeli produk kesehatan yang kamu butuhkan melalui Halodoc dan pesanan kamu akan diantar ke lokasi tujuan dalam satu jam. Yuk, download aplikasi Halodoc sekarang di App Store dan Google Play.