Seks

Ditinjau oleh: Redaksi Halodoc

Seks menjadi aktivitas biologis tubuh yang dipengaruhi oleh hormon untuk mencapai klimaks atau orgasme. Seks menghadirkan banyak manfaat untuk kesehatan, seperti meningkatkan kepercayaan diri dan mengurangi risiko penyakit jantung. Meski begitu, ada aturan yang harus diperhatikan dalam berhubungan intim, seperti posisi yang tepat juga frekuensi yang tepat untuk lansia.

Hal yang perlu digarisbawahi, hubungan intim sebenarnya bukan hanya tentang kebutuhan biologis atau keinginan untuk memiliki keturunan. Ternyata hubungan seks juga memilki beragam keistimewaan bagi kesehatan tubuh.

Baca juga: 5 Perubahan pada Tubuh Wanita Setelah Malam Pertama

Manfaat Seks Untuk Tubuh

1. Membakar kalori

Enggak cuma olahraga saja yang bisa membakar kalori tubuh, ternyata hubungan seks juga bisa memangkas kalori dan lemak dalam tubuh. Kira-kira tubuh akan membakar 96 kalori ketika seseorang melakukan hubungan seks selama 20 menit.

Selain bisa membakar lima kalori per menit, hubungan intim juga dapat membuat berbagai otot tubuh lebih aktif. Di samping itu, menurut sebuah penelitian, denyut jantung manusia ketika orgasme setara dengan olahraga ringan, seperti berjalan kaki misalnya. Meskipun begitu, kita tetap harus rutin berolahraga demi menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh.

2. Melawan Penyakit

Selain membakar kalori, hubungan intim atau seks juga bisa membantu tubuh melawan berbagai penyakit. Alasannya, seks bisa meningkatkan produksi  immunoglobulin A dalam tubuh bisa meningkat sebanyak 30 persen. Immunoglobulin A ini sendiri merupakan antibodi yang memainkan peran penting dalam imunitas. Menurut penelitian, kondisi ini bisa terjadi ketika seseorang melakukan hubungan intim setidaknya satu atau duka kali dalam seminggu.

Dengan berhubungan intim, sistem kekebalan tubuh pun akan meningkat. Menariknya lagi, menurut sebuah peneltian hubungan intim juga bisa meminimalisir risiko terkena kanker, serangan jantung, dan stroke.

Baca juga: Hati-Hati, Ini Efek dari Terlalu Sering Masturbasi pada Pria

3. Napas Lebih Baik

Hubungan seks juga memiliki manfaat bagi sistem penapasan. Hubungan intim merupakan salah satu antihistamin yang bisa membantumu bernapas lebih lega, sekaligus menghalau gejala asma. Antihistamin sendiri merupakan jenis obat yang biasa dipakai untuk mengatasi berbagai macam jenis alergi.

4. Suasana Hati Lebih Baik

Jangan heran bila suasana menjadi lebih baik usai melakukan hubungan intim. Menurut para ahli, berdasarkan peneltian dari Amerika Serikat yang melibatkan 1.800 orang, ternyata hubungan seks bisa meningkatkan kadar oksitosin dan endorfin. Meningkatnya oksitosin dan endorfin terjadi ketika seseorang mengalami orgasme. Kedua hormon inilah yang bisa membuat orang merasa gembira dan nyaman.

Baca juga: Pasangan Muda, Ketahui Cara Cepat Hamil yang Sehat

5. Tampak Lebih Muda

Resep awet muda tak hanya lewat makanan atau produk-produk kecantikan saja. Ternyata hubungan intim juga bisa membuat seseorang lebih awet muda. Menurut studi dari Royal Edinburgh Hospital, Skotlandia, hubungan intim bisa mengurangi tingkat stres, rasa senang, hingga membuat tidur lebih nyenyak. Singkat kata, ketiga hal tesebutlah yang bisa membuat tubuh tampak lebih muda dan sehat.

6. Kualitas Tidur Meningkat

Jangan buru-buru menenggak pil tidur ketika insomnia menyerang. Ternyata hubungan seks bisa menjadi solusinya, sebab aktivitas ini bisa meningkatkan kualitas tidur. Tubuh akan melepaskan hormon prolaktin ketika seseorang berhubungan seks. Hormon ini yang membuat tubuh jadi lebih rileks dan mengantuk.

7. Panjang Umur

Boleh percaya atau tidak, ternyata hubungan intim juga bisa membuat seseorang lebih panjang umur. Ada penelitian di Inggris mengenai hubungan antara risiko kematian dengan frekuensi hubungan intim yang bisa disimak. Menurut studi tersebut, pria yang berhubungan intim dua kali atau lebih dalam seminggu, memiliki risiko kematian yang lebih rendah sebesar 50 persen. Tolok ukur angka 50 persen ini dibandingkan dengan pria yang berhubungan seks sekali dalam sebulan.

Referensi:
WebMD. Diakses pada 2019. 10 Surprising Health Benefits of Sex
The Daily Telegraph. Diakses pada 2019. The Surprising Health Benefits of Having More Sex.

 

Pertanyaan Seputar Seks

Saya dr dulu jarang berjerawat sejak menyusui justru muncul, kenapa ya?

Ditanyakan oleh: nabeela.amelya

Dijawab oleh: dr. Rizal Fadli

Tidak semua wanita berdarah saat malam pertama. Tidak mengeluarkan darah pada malam pertama bukan berarti wanita tersebut tidak perawan. Tidak berdarah pada saat malam pertama dapat disebabkan oleh beberapa hal:

• Selaput dara yang tebal dan elastis, sehingga membuatnya tidak mudah robek (variasi antara masing-masing indvidu).
• Pemanasan yang dilakukan dengan baik, sehingga pelumas saat hubungan seksual banyak sehingga hubungan tidak berdarah.
• Selaput dara mungkin telah robek sebelumnya, tidak harus karena aktivitas seksual bisa juga karena trauma/benturan di selangkangan, aktivitas olah raga tertentu (seperti senam, berkuda, dan bersepeda), serta masturbasi

 

Suami hanya bisa sex 1 minggu 2 kali, padahal baru married apakah wajar?

Ditanyakan oleh: ruth_tyas

Dijawab oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim

Sebenarnya tidak ada ukuran pasti seberapa banyak hubungan seks atau aktivitas seksual yang dianggap normal. Beberapa penelitian menyebutkan frekuensi hubungan seks rata-rata orang di Amerika Serikat adalah 7 kali dalam satu bulan, atau kurang dari 2 kali dalam seminggu. Pada responden yang lebih tua bahkan disebutkan 2-3 kali dalam satu bulan atau kurang dari 1 kali dalam seminggu.

Komunikasi perlu antara pasangan mengenai seberapa seringkah hubungan seksual yang diperlukan oleh masing-masing pasangan. Apabila pasangan merasakan adanya gairah seksual yang menurun, juga perlu dikomunikasikan dengan pasangan atau dokter, apakah ada pengaruh psikis di luar (tekanan pekerjaan, keluarga, lingkungan dsb) atau gangguan fungsi hormon.

 

Apa penyebab saat berhubungan merasa mudah cepat lelah?

Ditanyakan oleh: shop.by_ia

Dijawab oleh: dr. Fadhli Rizal Makarim

Hubungan seksual tidak jauh berbeda dengan olahraga fisik yang dilakukan. Keduanya sama-sama melibatkan kerja otot jantung yang lebih besar dari biasanya. Karena saat itu dibutuhkan, pasokan darah dan oksigen yang lebih besar dari biasanya. Sehingga sama dengan olahraga lari atau bersepeda, jika jantung kita tidak terlatih dengan olahraga, maka akan mudah "ngos-ngosan". Rutin olahraga dapat menjadi salah satu solusi untuk mengatasi cepat lelah saat berhubungan seksual.