Ini Efeknya Tubuh Kekurangan Paratiroid

Ditinjau oleh: dr. Gabriella Florencia
Ini Efeknya Tubuh Kekurangan Paratiroid

Halodoc, Jakarta - Setiap orang memiliki empat kelenjar paratiroid dalam tubuh mereka. Kelenjar tersebut bisa ditemukan pada leher, di dekat kelenjar tiroid. Kelenjar paratiroid berfungsi mengeluarkan hormon paratiroid (PTH). Nah, saat tubuh hanya mengeluarkan hormon paratiroid dalam jumlah sedikit, kondisi ini dapat mengganggu keseimbangan tubuh. Di dunia medis, kondisi kekurangan paratiroid dikenal dengan hipoparatiroid

Fungsi utama hormon paratiroid adalah menjaga keseimbangan kadar dua mineral, yakni kalsium dan fosfat. Kalsium dibutuhkan tubuh, karena ia menjaga kelancaran kerja saraf, otot, dan jantung. Sementara fosfat diperlukan dalam pembentukan tulang dan gigi. Lantas, bagaimana jadinya jika keseimbangan keduanya terganggu? Mari simak ulasannya berikut!

Baca juga: Jangan Diremehkan, Ketahui 5 Penyebab Hipoparatiroid

Efek Kekurangan Paratiroid

Saat seseorang mengalami hipoparatiroid, maka tubuhnya mengalami gangguan elektrolit berupa rendahnya kadar kalsium (hipokalsemia) dan tingginya kadar fosfat (hiperfosfatemia). Kondisi ini memang tidak membahayakan pada tahap awal, namun pengidapnya membutuhkan perawatan dan pengawasan dokter sepanjang hidupnya.

Beberapa gejala yang muncul saat mengalami hipoparatiroid, antara lain: 

  • Nyeri otot atau kram yang menyerang otot wajah, perut, kaki, dan tungkai;

  • Otot yang berkedut atau tegang di area mulut, tenggorokan, dan lengan;

  • Nyeri selama menstruasi; 

  • Mudah depresi;

  • Kulit jadi kering dan kuku rapuh;

  • Memiliki masalah dengan ingatan;

  • Lemas;

  • Kejang.

Jika kondisi ini terjadi pada anak, maka muncul gejala seperti sakit kepala, muntah, atau masalah pada gigi, seperti melemahnya email gigi atau pertumbuhan gigi yang buruk.

Jika kondisi ini tidak mendapat perawatan tepat, dikhawatirkan pengidapnya mengalami masalah seperti katarak, tremor, serta kerontokan rambut. Penting untuk segera memeriksakan diri ke dokter saat gejala seperti di atas terjadi. Kamu kini tidak perlu repot untuk periksa ke rumah sakit karena buat janji dengan dokter bisa dilakukan melalui aplikasi Halodoc

Baca juga: Jarang Terjadi, Kenali 8 Gejala Hipoparatiroid

Lantas, Apa Penyebab Hipoparatiroid? 

Hipoparatiroid muncul saat kelenjar paratiroid tidak mampu memproduksi hormon paratiroid dalam jumlah yang cukup bagi tubuh. Padahal keempat kelenjar ini berfungsi mengendalikan keseimbangan kalsium dalam tubuh. Beberapa hal yang dapat menyebabkan kondisi ini, yaitu: 

  • Kelainan Genetik. Jika seseorang memiliki kelainan genetik, maka ia bisa saja terlahir tanpa kelenjar paratiroid atau kelenjar tersebut tidak bekerja dengan optimal. 

  • Penyakit Autoimun. Akibat kondisi ini maka tubuh memproduksi antibodi yang malah melawan jaringan paratiroid karena dianggap sebagai benda asing. Akibatnya kelenjar paratiroid berhenti memproduksi hormon paratiroid.

  • Rendahnya Kadar Magnesium dalam Darah. Kondisi ini juga menyebabkan gangguan pada kelenjar paratiroid dalam memproduksi hormon paratiroid. Rendahnya kadar magnesium ini bisa terjadi karena konsumsi minuman beralkohol secara berlebihan.

  • Radioterapi. Pengobatan kanker dengan metode radioterapi juga bisa sebabkan kerusakan pada kelenjar paratiroid. Terlebih jika hal ini dilakukan secara intensif di area wajah dan leher.

Terdapat faktor yang bisa tingkatkan risiko seseorang alami hipoparatiroid, antara lain: 

  • Memiliki riwayat keluarga yang menderita hipoparatiroid.

  • Mengalami penyakit autoimun atau penyakit endokrin, seperti penyakit Addison.

  • Baru menjalani operasi pada leher.

Baca juga: Pola Makan Sehat untuk Pengidap Hipoparatiroid

Bagaimana Cara Mengatasi Hipoparatiroid?

Penanganan yang bisa dilakukan dengan konsumsi tablet kalsium karbonat. Pengobatan bisa dilakukan dengan pemberian suplemen vitamin D yang bertujuan membantu tubuh menyerap kalsium dan menghilangkan fosfat. Selain pemberian suplemen, penanganan lain yang bisa dilakukan adalah mengatur pola makan yang kaya kandungan kalsium, dan rendah kandungan fosfat atau fosfor.

Makanan yang bisa dikonsumsi rutin adalah sayuran berdaun hijau dan sereal, sementara yang perlu dihindari karena mengandung tinggi fosfor adalah daging merah, ayam, nasi, biji-bijian, makanan dari olahan susu, dan minuman bersoda.

Referensi:
Healthline. Diakses pada 2019. Hypoparathyroidism.
Patient. Diakses pada 2019. Hypoparathryroidism.
WebMD. Diakses pada 2019. What is Hypoparathyroidism?