Ini Persiapan Sebelum Pemeriksaan Electroencephalography

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
Ini Persiapan Sebelum Pemeriksaan Electroencephalography

Halodoc, Jakarta – Electroencephalography (EEG) adalah prosedur pemeriksaan yang dilakukan untuk mendeteksi aktivitas listrik di otak. Tes ini dilakukan dengan menggunakan cakram logam kecil (elektroda) yang dilekatkan pada kulit kepala. Pemeriksaan ini bisa berlangsung selama 45–60 menit, sehingga ada beberapa persiapan yang harus dilakukan sebelum menjalani tes agar hasil yang dikeluarkan maksimal.

Umumnya, EEG adalah jenis pemeriksaan yang dilakukan untuk mendeteksi penyakit epilepsi. Pada pemeriksaan ini, alat yang digunakan akan merekam aktivitas sel-sel otak dan menunjukkannya sebagai garis bergelombang. Sel-sel otak berkomunikasi melalui impuls listrik dan aktif setiap saat, bahkan saat sedang tidur.

Selain mendiagnosis epilepsi, pemeriksaan ini juga sering dilakukan untuk mendeteksi penyakit lain seperti tumor otak, kerusakan otak karena cedera kepala, disfungsi otak, peradangan otak, serta gangguan tidur.

Baca juga: Ketahui Penjelasan Tentang Electroencephalography (EEG)

Pemeriksaan EEG juga bisa digunakan untuk mengonfirmasi kematian otak pada seseorang yang koma persisten. EEG berkelanjutan digunakan untuk membantu menemukan tingkat anestesi yang tepat diberikan pada orang yang tengah koma. Lantas, apa saja persiapan yang perlu dilakukan sebelum menjalani tes electroencephalography?

  • Hindari Kafein

Sebelumnya menjalani pemeriksaan ini, sebaiknya hindari makanan atau minuman yang mengandung kafein, seperti kopi, teh, coklat, dan soda. Pasalnya, asupan kafein pada tubuh sebelum pemeriksaan EEG bisa memengaruhi hasil yang dikeluarkan. Kafein bisa memengaruhi stimulasi perubahan gelombang EEG.

  • Cuci Rambut

Karena alat pendeteksi akan direkatkan pada kulit kepala, pastikan untuk mencuci rambut pada malam atau satu hari sebelum pemeriksaan dilakukan. Namun, hindari menggunakan produk selain sampo, seperti kondisioner, krim rambut, semprotan, ataupun gel penataan. Produk-produk tersebut bisa mempersulit proses penempelan elektroda pada kulit kepala.

  • Kontrol Kadar Gula

Sebelum melakukan pemeriksaan EEG, sebaiknya hindari konsumsi makanan yang mengandung gula tambahan berlebih. Hal itu bertujuan untuk mengontrol kadar gula dalam darah tetap seimbang. Pasalnya, gangguan pada kadar gula darah ternyata bisa menyebabkan perubahan pada pola gelombang otak, yang artinya juga akan memengaruhi hasil pemeriksaan.

Baca juga: Ini Prosedur Melakukan Pemeriksaan Electroencephalography

  • Minum Obat

Kamu tetap bisa mengonsumsi obat rutin seperti biasanya, kecuali diperintahkan dokter. Pada kondisi tertentu, dokter mungkin akan menyarankan hal yang berbeda agar pemeriksaan EEG berjalan lancar.

  • Atur Waktu Tidur

Pada beberapa kondisi, seseorang mungkin akan diharuskan untuk tidur selama tes EEG berlangsung. Jika itu yang dibutuhkan, kamu mungkin harus mengatur waktu tidur sebelum melakukan pemeriksaan. Bisa jadi, kamu akan diminta untuk tidur lebih sedikit atau menghindari tidur sebelum pemeriksaan dilakukan.

Setelah menjalani pemeriksaan dan perekaman aktivitas otak dinyatakan selesai, biasanya kamu sudah diperbolehkan untuk melakukan aktivitas seperti biasanya. Setelah pemeriksaan, teknisi akan melepaskan elektroda dan penutupnya dari kulit kepala. Pemeriksaan ini seharusnya tidak memberi efek samping tertentu, jika tidak disertai obat penenang.

Jika kamu menggunakan obat penenang, mungkin obat membutuhkan waktu untuk mulai hilang. Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, pastikan untuk meminta bantuan seseorang untuk mengantar pulang setelah menjalani tes. Hindari melakukan aktivitas berat dan jangan mengemudi selama sisa hari.

Baca juga: 8 Penyakit yang Bisa Didiagnosis Lewat Pemeriksaan EEG

Masih penasaran soal tes electroencephalography dan persiapannya? Tanya dokter di aplikasi Halodoc saja! Kamu bisa dengan mudah menghubungi dokter melalui Video/Voice Call dan Chat. Dapatkan informasi seputar kesehatan dan tips hidup sehat dari dokter terpercaya. Yuk, download Halodoc sekarang di App Store dan Google Play!