05 October 2018

Ini yang Terjadi pada Pengidap Borderline Personality Disorder

Ini yang Terjadi pada Pengidap Borderline Personality Disorder

Halodoc, Jakarta - Pernah mendengar Borderline Personality Disorder (BDP)? Ini merupakan gangguan kesehatan mental yang cukup serius. Kondisi ini ditandai dengan perubahan suasana hati yang sangat cepat dan diikuti dengan perilaku yang cenderung tidak stabil. Pengidap masalah kesehatan ini juga memiliki rasa tidak percaya diri yang tinggi dan akan sangat sulit untuk bersosialisasi. Remaja dan awal dewasa adalah usia yang paling rentan mengalami penyakit ini.

Ada bermacam penyakit yang berhubungan dengan mental dan sulit dibedakan dari Borderline Personality Disorder ini. Namun, biasanya, pengidap akan mengalami hal-hal berikut ini.

  • Suasana Hati Tidak Menentu

Pertama, pengidap BDP akan sangat cepat mengubah suasana hati. Tidak hanya itu, tujuan dan perasaan pun akan turut berubah dengan cepat, terlebih jika berhubungan dengan dirinya sendiri. Sederhananya, mereka yang didiagnosis penyakit ini akan sangat sulit untuk menghargai dirinya sendiri.

  • Terlalu Takut Sendirian

Bukan takut karena suatu hal, melainkan takut akan merasa kesepian. Inilah mengapa seseorang yang mengidap BDP tidak mau diabaikan atau ditinggalkan. Reaksi yang ditimbulkan ketika pengidap diabaikan atau ditinggal pun bisa menjadi begitu ekstrem, seperti panik, marah, bahkan hingga depresi.

  • Cenderung Melakukan Tindakan Berbahaya

Pengidap Borderline Personality Disorder juga akan sangat mudah melakukan segala tindakan yang berbahaya, seperti berjudi, berkendara ugal-ugalan, konsumsi obat-obatan terlarang, melakukan hubungan seksual secara bebas, bahkan akan sering melakukan tindakan bunuh diri. Ini menjadi respons yang selalu ditunjukkan saat mereka ditinggalkan.

  • Tidak Mampu Bersosialisasi

Sulitnya bersosialisasi juga menjadi tanda yang akan sangat umum terjadi pada pengidap BDP. Seringnya, mereka akan menjadi sumber permasalahan yang muncul dalam keluarga karena kerap bersiteru atau bertengkar dengan anggota keluarga lainnya, teman, rekan kerja, bahkan pasangan. Rasa benci dan marah yang muncul secara tiba-tiba sudah biasa terjadi pada pasien dengan kelainan mental ini.

  • Mudah Menjadi Paranoid

Sering mengalami stres membuat pengidap BDP mudah menjadi paranoid. Pikiran-pikiran negatif akan bermunculan dan memenuhi kepala. Mereka akan lebih sering merasa sedang terpisah dari diri sendiri, bahkan sering menghukum diri sendiri.

Bagaimana Cara Mengatasinya?
Tindakan melukai diri sendiri dan percobaan bunuh diri menjadi hal yang amat mengkhawatirkan pada pengidap BDP. Perilaku seperti sering menyilet tangan, kaki, menghantamkan kepala ke dinding, atau menjambak rambut juga akan membahayakan hidup. Sayangnya, banyak orang yang beranggapan tindakan ini hanyalah cara untuk mengungkapkan emosi dan meluapkan rasa sakit hati. Padahal, ini adalah kondisi serius yang perlu segera ditangani.

Jika kamu menemui atau bahkan mengalaminya sendiri, coba cara-cara berikut ini untuk mengurangi dampak negatifnya.

  • Mulai Bercerita

Supaya kamu tidak merasa sendirian, coba ceritakan apa yang sedang kamu rasakan pada salah satu teman yang paling kamu percaya. Cara ini akan membuat hati dan pikiran kamu lebih tenang, juga mengurangi stres.

  • Mendengarkan atau Bermain Musik

Setiap kali kamu sedang merasakan sesuatu, dengarkan atau mainkanlah alat musik sebagai cara untuk melampiaskannya. Misalnya, saat kamu sedih, mainkan atau dengarkan musik yang sedih. Begitu pula saat kamu sedang cemas atau senang. Cara ini akan membuat kamu merasa telah berbagai kesedihan atau kecemasan, meskipun tidak pada orang lain.

  • Lakukan Aktivitas

Supaya emosi atau pikiran kamu teralihkan, coba lakukan aktivitas. Kamu bisa berolahraga, berjalan-jalan, bernyanyi. Lakukan apa pun kegiatan positif yang bisa membuat kamu lupa. Namun, kalau Borderline Personality Disorder yang kamu alami semakin buruk, coba ambil ponsel kamu dan buka aplikasi Halodoc. Kalau belum ada, donwload dulu. Lalu, pilih layanan Tanya Dokter dan ceritakan apa yang kamu rasakan pada dokter. Dokter di Halodoc akan membantu kamu mendapatkan solusinya.

 

Baca juga: