25 July 2017

Inilah 4 Olahraga yang Bisa Dilakukan untuk Pengidap Jantung

Inilah 4 Olahraga yang Bisa Dilakukan untuk Pengidap Jantung

Halodoc, Jakarta – Hampir tidak ada olahraga yang tidak memiliki manfaat untuk segala penyakit, termasuk untuk pengidap penyakit jantung. Sebenarnya olahraga tetap diperbolehkan agar memiliki tubuh yang sehat dan bugar. Tapi, pengidap penyakit jantung koroner tidak bisa berolahraga seperti sebelum mereka mengidap penyakit tersebut. Bagi pengidap penyakit jantung tidak disarankan melakukan olahraga yang terlalu berat. Agar  pengidap penyakit jantung tetap bisa berolahraga tanpa membahayakan kesehatan jantung, sebaiknya selalu memantau denyut jantung.

Bagi pengidap penyakit jantung, ketika melakukan olahraga sebaiknya menggunakan alat monitor denyut jantung. Atau kamu bisa juga mengecek nadi di pergelangan tangan sebelum dan setelah olahraga. Bila denyut nadi sudah tercatat mendekati 144 kali per menit, sebaiknya kamu mulai mengurangi intensitas olahraga dan beristirahat. Olahraga sebenarnya memicu peningkatan tekanan darah. Pada pengidap penyakit jantung, hal ini harus diwaspadai. Olahraga untuk pengidap jantung sebaiknya dilakukan dengan terarah, terukur, dan teratur.

Disarankan olahraga aman untuk pengidap penyakit jantung adalah jenis olahraga ringan seperti:

Jalan Santai
Dengan melakukan olahraga jalan santai, kamu bisa melakukannya di mana saja, termasuk di sekitar rumah atau lingkungan rumah kamu. Beberapa keuntungan dari berjalan santai yakni tidak akan menguras energi, bisa melakukan olahraga ini di mana saja, seperti di sekitar rumah atau lingkungan rumah kamu.

Jogging
Olahraga ini cukup aman untuk pengidap jantung koroner karena tidak memacu jantung kamu untuk bekerja lebih keras. Selain itu, jogging juga sangat menyenangkan bila dilakukan bersama-sama dengan pasangan, keluarga, atau teman-teman kamu.

Berenang
Olahraga ringan ini memiliki kebaikan untuk sendi dan jantung kamu. Bila olahraga ini dilakukan secara rutin, berenang bisa menguatkan otot-otot dan jantung kamu.

Yoga
Yoga mampu menurunkan tekanan darah tinggi dan otot yang lebih lentur. Yoga juga memfokuskan pada pengaturan pernafasan kamu sehingga bisa membuat kamu lebih rileks. Yoga bisa membantu memperlambat atherosclerosis, penimbunan zat lemak pada pembuluh nadi, yang dialami pengidap jantung koroner.

Sebelum berolahraga, sebaiknya tanyakan dengan ahli jantung tentang kondisi jantung dan olahraga apa yang bisa kamu lakukan. Tak lupa juga sebelum melakukan olahraga, lakukanlah pemanasan untuk mencegah kondisi jantung kamu melemah karena kaget atau belum siap terhadap aktifitas olahraga yang dilakukan. Jangan sampai kamu dehidrasi selama berolahraga. Lakukanlah olahraga rutin 3-5 kali seminggu sekitar 30-45 menit yang disesuaikan dengan kemampuan masing-masing.

Bila dibutuhkan selalu bawa nitroglycerin yang telah diresepkan oleh dokter selama berolahraga. Dan bila kamu merasa mual, lelah, atau nyeri di dada, pundak, dan leher maka sebaiknya hentikan olahraga yang tengah kamu lakukan.

Terakhir, hindari melakukan olahraga yang kompetitif seperti sepakbola, bulu tangkis, dan basket yang memicu hormon adrenalin dan justru bisa memperberat kerja jantung.

Pantau terus kesehatan jantung kamu dengan berdiskusi langsung bersama dokter spesialis pilihan melalui aplikasi Halodoc. Kapanpun dimanapun, gunakan aplikasi Halodoc sebagai mitra kesehatan dalam genggaman kamu yang paling aman dan terpercaya. Download aplikasinya sekarang di App Store dan Google Play, GRATIS!

BACA JUGA: Ketahui 7 Ciri Gejala Awal Sakit Jantung