• Home
  • /
  • Artikel
  • /
  • Inilah Cara Tepat Mencegah Listeriosis

Inilah Cara Tepat Mencegah Listeriosis

Ditinjau oleh: dr. Rizal Fadli
undefined

Halodoc, Jakarta - Listeriosis merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri akibat mengonsumsi makanan atau minuman yang telah terkontaminasi. Bakteri penyebab listeriosis sendiri dikenal dengan nama bakteri Listeria monocytogenes yang hidup dalam daging atau produk susu dan olahannya. Meski menjadi penyakit yang sangat berbahaya karena dapat berujung pada hilangnya nyawa, listeriosis merupakan penyakit yang jarang terjadi.

Penyakit ini tidak pandang bulu, dapat terjadi pada siapa saja. Namun, ibu hamil, anak kecil, dan orang yang memiliki daya tahan tubuh lemah, seperti pengidap kanker, AIDS, pasien transplantasi organ, dan orang lanjut usia lebih berisiko mengalami infeksi ini. Saat terjadi pada ibu hamil, listeriosis dapat menyebabkan kelahiran prematur, keguguran, atau kematian janin setelah kelahiran. Adakah langkah mencegah listeriosis yang efektif dilakukan?

Baca juga: Ketahui Lebih Lanjut Tentang Penyebab Listeriosis

Langkah Efektif dalam Mencegah Listeriosis

Saat terjangkit infeksi bakteri ini, gejala yang muncul dapat berupa mual, diare, demam, atau nyeri otot. Gejala biasanya akan muncul beberapa hari setelah pengidap mengonsumsi makanan atau minuman yang telah terkontaminasi bakteri. Pada kasus yang jarang terjadi, gejala bahkan dapat muncul beberapa bulan setelahnya. Saat infeksi bakteri telah menyebar pada sistem saraf, gejala yang tampak, meliputi kejang, leher kaku, sakit kepala, serta hilangnya keseimbangan.

Saat penyakit ini dialami oleh ibu hamil, risiko sangat fatal bisa saja terjadi pada janin dalam kandungan, meski ibu hamil hanya mengalami gejala yang ringan. Bakteri ini dapat hidup dalam kulkas atau freezer. Meski tidak dapat mati di ke kedua tempat tersebut, pertumbuhannya akan menjadi lebih lambat. Berikut sejumlah langkah mencegah listeriosis:

  1. Membersihkan alat-alat masak setelah digunakan dengan air hangat dan sabun.
  2. Selalu mencuci tangan dengan air hangat dan sabun sebelum dan sesudah makan.
  3. Mencuci buah-buahan dan sayuran sebelum dikonsumsi dan dimasak. Jangan lupa untuk mencuci dengan air yang mengalir.
  4. Pastikan makanan yang dimasak matang dengan sempurna.
  5. Panaskan terlebih dulu makanan yang ingin dikonsumsi.

Sedangkan pada ibu hamil dan orang-orang dengan sistem kekebalan tubuh yang rendah, langkah mencegah listeriosis dapat dilakukan dengan sejumlah cara berikut ini:

  • Hindari konsumsi hot dog.
  • Hindari konsumsi daging ham atau daging olahan lainnya.
  • Hindari konsumsi susu dan produk olahannya yang tidak dipasteurisasi.
  • Hindari konsumsi bandeng asap atau makanan seafood asap lainnya.
  • Hindari konsumsi sayuran mentah, seperti salad.

Baca juga: Inilah Tanda-Tanda Munculnya Listeriosis

Jika tidak dimasak dengan baik oleh diri sendiri, sebaiknya hindari mengonsumsi sejumlah makanan tersebut. Pasalnya, kamu sendiri tidak mengetahui bagaimana kebersihan tempat penyimpanan, proses pengolahan, serta cara memasaknya. Jika mengalami sejumlah gejala, silahkan temui dokter di rumah sakit terdekat untuk menghindari komplikasi yang membahayakan.

Baca juga: 4 Gejala yang Muncul saat Alami Listeriosis

Penularan Bakteri dapat Terjadi Melalui Beberapa Hal Berikut

Selain mengonsumsi sejumlah makanan dan minuman yang telah terkontaminasi, bakteri tersebut juga dapat menginfeksi peralatan produksi makanan dan pendingin makanan. Penyakit ini sering kali ditularkan melalui:

  • Daging olahan dan makanan yang disimpan pada pendingin.
  • Produk susu dan olahannya yang tidak dipasteurisasi.
  • Produk susu yang telah diproses.
  • Konsumsi sayur dan buah yang mentah dan tidak dicuci dengan baik.

Bakteri penyebab listeria tidak akan mati di lingkungan yang dingin, seperti kulkas dan freezer, penempatan di kedua tersebut hanya membuat pertumbuhan bakteri menjadi lebih lambat. Bakteri penyebab listeriosis dapat mati dengan suhu tinggi, yaitu sekitar 73.8 derajat Celsius. Jadi, pastikan agar makanan yang kamu konsumsi matang dengan sempurna, ya!

Referensi:
Mayo Clinic. Diakses pada 2020. Diseases & Conditions. Listeria Infection.
WebMD. Diakses pada 2020. What is Listeria?
NHS. Diakses pada 2020. Listeriosis.